alexametrics
Selasa, 9 Agustus 2022
Selasa, 9 Agustus 2022

Seleksi Calon Anggota KPU dan Bawaslu RI, Wakil NTB Lolos Administrasi

MATARAM-Tim seleksi (Timsel) calon anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027 telah mengumumkan ada 629 calon anggota atau pendaftar yang lolos seleksi administrasi.

Dari jumlah tersebut, tidak hanya nama-nama petahana terpantau lolos seleksi administrasi. Ada juga komisioner KUP dan Bawaslu asal NTB tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang turut mendaftar juga terpantau lolos adminstrasi.

Hal ini tertuang dalam Surat Timsel Nomor : 139/TIMSEL/XI/2021 tentang Pengumuman Hasil Penelitian Adminitrasi Seleksi Bakal Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum dan Bakal Calon Anggota Badan Pengawas Pemilu Masa Jabatan Tahun 2022-2027.

Dalam surat tersebut, Ketua Timsel KPU-Bawaslu Juri Ardiantoro menyampaikan, semua pendaftar yang telah dinyatakan lolos tahap penelitian administrasi akan mengikuti tahapan seleksi selanjutnya. Tahapan selanjutnya akan dilakukan serentak pada 24-25 November 2021 secara terpusat di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Berhak mengikuti tahap berikutnya yaitu tahap seleksi tertulis, tahap penulisan makalah, dan tahap tes psikologi,” kata Juri dalam konferensi pers virtual belum lama ini.

Terpisah, Divisi Hukum, Humas Data dan Informasi Bawaslu NTB Suhardi mengatakan, cukup banyak putera puteri daerah NTB yang lolos pada tahap administrasi tersebut. Tidak hanya diikuti komisioner KPU dan Bawaslu NTB, seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu RI periode 2022-2027 juga diikuti tingkat kabupaten/kota.

“Banyak yang daftar, banyak juga yang lolos tes administrasi dari NTB, bukan hanya di provinsi saja, tapi juga kabupaten/kota,” ucap Suhardi saat dihubungi koran ini, kemarin (22/11).

Baca Juga :  Terlibat Politik Praktis, Enam PNS Mataram Terancam Sanksi

Dari sepengetahuannya, kata dia, untuk komisioner Bawaslu NTB yang mendaftar sebanyak empat orang. Tiga diantaranya mendaftar untuk Bawaslu RI adalah Muhammad Khuwailid, Umar Achmad Sech dan Yuyun. Sedangkan dirinya mendaftar untuk KPU RI.

“Keempat ini semua lolos administrasi,” tambahnya.

Sementara dari KPU NTB, sambung Bang Hardi sapaannya, ada tiga orang komisioner yang mengikuti pendaftaran. Diantaranya, ada Ketua KPU NTB Suhardi Soud, Yan Marli dan Zuriati. Berdasarkan informasi, Yan Marli mendaftar untuk Bawaslu RI, sementara Suhardi Soud dan Zuriati mendaftar untuk KPU RI.

“Ada juga yang lolos admin dari Bawaslu Dompu, KPU Lotim, mantan ketua KPU Kota Mataram,” ucapnya.

Setelah dinyatakan lolos administrasi, kata dia, sehari sebelumnya para peserta harus sudah tiba di Jakarta untuk mempersiapkan tahapan ujian berikutnya. Dijadwalkan pada hari Rabu (24/11), seluruh peserta akan mengikuti tahapan tes tulis yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Dilanjutkan dengan pembuatan makalah dihari yang sama, sejak siang hingga sore hari. Sementara pada hari Kamis (25/11), dilakukan tes psikologi selama satu hari penuh.

“Sekarang ini kita semua sudah di Jakarta, tapi tidak dalam satu lokasi,” jelas mantan komisioner KPU Lombok Barat itu.

Baca Juga :  Jarak Pemilu dan Pilkada 2024 Terlalu Dekat Pengaruhi Partisipasi

Hardi menerangkan, berdasarkan informasi dari panitia seleksi, ujian tertulis nanti berkaitan soal kepemiluan, politik, manajemen pemilu. Selain itu, pansel juga menyampaikan, akan ada yang berbeda mengenai model ujian tertulis CAT. Artinya  peserta tidak bisa asal menebak jawaban berdasarkan hitung kancing baju.

“Biasanya kan ketika tidak tahu, orang cari peruntungan dengan hitung kancing baju. Nah ini tidak bisa, langsung tereliminasi karena sudah diketahui dari metode ini. menjawab itu nanti harus berdasarkan pengetahuan bukan tebak-tebakan,” jelasnya.

Melihat metode ini, diakui para peserta yang lolos administrasi tidak bisa menggampangkan rangkaian tahapan seleksi. Terlebih dari hasil seleksi nantinya yang direkrut menjadi komisioner KPU RI sebanyak tujuh orang, sedangkan Bawaslu RI sebanyak lima orang.

“Apalagi ada rangkai prokes yang ketat, kita diminta harus sehat jasmani dan rohani, negatif PCR, rapid antigen juga setiap hari ketika jadwal ujian dilakukan,” tambah Bang Hardi.

Senada, Ketua KPU NTB Suhardi Soud yang dihubungi koran ini berharap, meski baru lulus tahapan administrasi diharapkan para peserta yang ikut mendaftar dari NTB bisa lolos seleksi menjadi komisioner di KPU maupun Bawaslu RI.

“Mohon doanya kepada seluruh masyarakat NTB,” pintanya singkat. (ewi/r2)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/