alexametrics
Kamis, 11 Agustus 2022
Kamis, 11 Agustus 2022

Warga Mataram Antusias, Tapi Stok Vaksin dari Pusat Terbatas

MATARAM-Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi turun langsung mengecek pelaksanaan vaksinasi di RSUD Kota Mataram Sabtu (24/7) lalu. Didi ingin melihat bagaimana tingginya antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi disambut oleh pihak RSUD Kota Mataram.

“Pelayanan vaksinasi berjalan bagus dan antusias masyarakat sebagai peserta cukup tinggi. Para vaksinator atau petugas hampir tidak ada jeda waktu untuk istirahat,” terang Didi kepada Lombok Post.

Hanya saja, ia menemukan masalah ketidaksesuaian antara jumlah stok vaksin dengan permintaan masyarakat. Stok vaksin masih sangat terbatas dibanding jumlah peserta yang melampaui stok vaksin yang tersedia. “Demikian juga di beberapa Puskesmas gambarannya seperti itu,” ungkap Didi.

Sehingga persoalan ini harus segera disikapi Pemkot Mataram melalui Dinas Kesehatan. Ia meminta Dinas Kesehatan untuk terus bekerja memenuhi kebutuhan vaksin sesuai dengan jumlah permintaan masyarakat. “Perlu segera ada koordinasi dan komunikasi khusus dengan pihak Pemprov NTB dan pemerintah pusat,” pintanya.

Baca Juga :  HPN 2022, Airlangga Penangangan Pandemi Indonesia Terbaik ke-4 di Dunia

Komunikasi dan koordinasi ini sangat penting mengingat stok vaksin dikirimkan langsung oleh pemerintah provinsi atau pusat. Pemerintah Kota Mataram sifatnya hanya menerima atau sebagai pengguna. Ini juga untuk mempercepat proses vaksinasi sehingga kekebalan komunitas di Kota Mataram bisa didapatkan. Menghindari angka fatalitas atau risiko buruk penularan Covid-19 di Kota Mataram.

Didi juga mengingatkan agar pihak RSUD Kota Mataram mengevaluasi sistem layanan vaksinasi di rumah sakit. “Sistem pelayanan sepertinya perlu ditingkatkan dengan bagaimana mengembangkan atau menerapkan aplikasi yang memungkinkan peserta tidak perlu antri lama,” ujarnya. Ini untuk menghindari penumpukan antrean di rumah sakit.

Kabid Pelayanan Medis RSUD Kota Mataram dr Emirald Isfihan mengatakan jika Sabtu lalu merupakan jadwal vaksin tahap kedua bagi warga. “Sesuai dengan target jadwal vaksin kedua sekitar 350 orang,” jelasnya.

Baca Juga :  Siswa dan Guru Terpapar Korona, Dua SD di Mataram Ditutup Sementara

Antusias warga untuk mendapatkan vaksin kedua memang masih tinggi. Namun ia mengakui antusias paling tinggi adalah saat mendapatkan vaksin pertama. Antrean warga melalui pendaftaran online bahkan jauh melebihi kapasitas yang disiapkan pihak RSUD Kota Mataram. “Karena banyak yang butuh sertifikat menjadi syarat-syarat beberapa hal,” paparnya.

Sebagai catatan Dokter Emir, sapaannya mengatakan jika lansia akan tetap menjadi prioritas. “Khusus untuk lansia bisa dilayani baik vaksin pertama maupun kedua. Baik melalui online maupun onsite, selama vaksin masih tersedia,” tandasnya. (ton/R3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/