alexametrics
Kamis, 13 Agustus 2020
Kamis, 13 Agustus 2020

Kepastian Pelaksanaan Haji Tahun ini Ditentukan 19 Ramadan

JAKARTA–Calon jamaah haji (CJH) asal Indonesia harus lebih bersabar menunggu kepastian haji tahun ini ditunda atau berjalan normal. Rencana semula kepastian pelaksanaan haji 2020 disampaikan pekan keempat April ini. Tetapi diundur menjadi 19 Ramadan atau 12 Mei depan.

Informasi terbaru pelaksanaan haji itu disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nizar di Jakarta kemarin. Dia mengatakan pemerintah Arab Saudi akan mengumumkan kebijakan haji 2020 pada tanggal 19 Ramadan atau 12 Mei. Seperti diketahui pemerintah Saudi sampai saat ini menggunakan kalender hijriyah.

Nizar menjelaskan dalam pengambilan keputusan haji nanti, Arab Saudi menunggu hasil survei yang dilakukan oleh The World Hajj and Umrah Convention (WHUC). Organisasi itu telah melakukan survei persiapan pelaksanaan haji 2020 di tengah wabah Covid-19 dan melibatkan 25 negara pengirim jamaah haji. ’’Dari 25 negara tersebut, salah satunya Indonesia,’’ katanya kemarin (27/4).

Dari 25 negara yang menjadi objek survei, 15 negara diantaranya sudah mengembalikan form isian survei. Nantinya hasil survei itu digunakan sebagai masukan untuk pemerintah Arab Saudi dalam mengambil kebijakan pelaksanaan haji 2020.

Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali menuturkan, diantara materi surveinya adalah persiapan dan Langkah kesehatan yang diambil setiap negara dalam penanganan wabah Covid-19. Kemudian tentang kesiapan setiap negara jika kebijakan haji akan mempertimbangkan pembatasan aspek umur maksimal 50 tahun.

’’Survei juga menanyakan tentang kesiapan negara jika harus ada karantina sebelum perjalanan dan ketika tiba di Saudi,’’ jelasnya. Selain itu juga kesiapan setiap negara jika ada pengurangan kuota haji sebanyak 20 persen. Seperti diketahui kuota haji Indonesia tahun ini adalah 221 ribu jamaah. Jika ada pemangkasan 20 persen, berarti tinggal 176.800 orang.

Pelaksana Penerangan Sosial dan Budaya (Pensosbud) KBRI Riyadh Djoko Sulastomo menjelaskan kebijakan pemberlakuan jam malam yang diatur dalam dekrit Raja Salman tertanggal 26 April. Diantaranya adalah pencabutan larangan beperkgian di seluruh Arab Saudi antara pukul 09.00 – 17.00 waktu setempat. Aturan ini berlaku 26 April sampai 13 Mei. Ketentuan ini dikecualikan untuk Makkah dan sejumlah kota yang sebelumnya diisolasi.

Kemudian kegiatan ekonomi seperti pertokoan grosir dan eceran serta pusat perbelanjaan (mal) diizinkan kembali beroperasi mulai pukul 09.00 sampai 17.00 waktu setempat. Aturan ini berlaku mulai 29 April sampai 13 Mei. Untuk klinik atau salon kecantikan, salon rambut, klub olahraga dan kebugaran, pusat rekreasi, bioskop, restoran, dan café masih dilarang beroperasi.

Aturan lainnya adalah mengizinkan perusahaan dan pabrik beroperasi normal tanpa pembatasan mulai 29 April sampai 13 Mei. Otoritas Arab Saudi tetap melakukan pengawasan protokol kesehatan. Selain itu hukuman tetap akan dikenakan kepada setiap pelanggar aturan pembatasan pergerakan atau sosial.

’’Untuk perkantoran belum ada perkembangan lebih lanjut,’’ kata Djoko. Dia menuturkan aturan itu berlaku sampai 13 Mei. Nanti pemerintah Arab Saudi akan meninjau kembali kebijakan tersebut. Djoko berharap kondisi Covid-19 di Saudi membaik. (wan/JPG/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar Tatap Muka Harus Ada Izin Orang Tua Siswa

TALIWANG- Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW. Musyafirin menegaskan belajar tatap muka di sekolah di tengah covid-19 bisa saja digelar. Tetapi syaratnya harus ada izin atau persetujuan orang tua siswa.

Lima Daerah di NTB Alami Kekeringan Parah, Ini Daftarnya

Lima daerah di NTB mengalami kekeringan ekstrem dengan status awas. Yaitu Kabupaten Dompu, Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Lombok Timur. ”Masyarakat  kami imbau mewaspadai dampak dari kekeringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Luhur Tri Uji Prayitno, kemarin (11/8).

Tertular Korona, Satu Anggota DPRD Lombok Timur Diisolasi

SELONG-Salah seorang anggota DPRD Lotim berinisial SM terpapar covid-19. “Ya, ada anggota kami yang dikonfirmasi positif,” kata Wakil Ketua DPRD Lotim H Badran Achsyid membenarkan informasi tersebut saat dihubungi Lombok Post, Selasa (11/8).

Soal Wifi Gratis Dewan Mataram : Pak Sekda Jangan Siap-Siap Saja!

Niat DPRD Kota Mataram untuk memasang wifi gratis di setiap lingkungan segera terealisasi. “Pak Sekda sudah bilang siap. Tapi saya bilang jangan siap-siap saja. Harus segera, karena anak-anak sangat butuh,” terang Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati.

Lale-Yusuf atau Pathul-Nursiah, Siapa Didukung Golkar di Loteng?

MATARAM-Tampilnya H Yusuf Saleh mendampingi Lale Prayatni atau Lale Sileng membuat dinamika politik di Lombok Tengah (Loteng) semakin dinamis. Tidak hanya untuk peta perebutan kursi Kepala Daerah tetapi untuk arah dukungan partai Golkar.

H Masrun : TGH Saleh Hambali Harus Jadi Pahlawan Nasional

PRAYA-Kiprah dan nama besar ulama NU TGH Saleh Hambali tercatat dalam sejarah. Tokoh ulama karismatik yang berkontribusi nyata dalam membangun pendidikan dan semangat kebangsaan di Lombok, NTB.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.

Berkarya Pecah, Baihaqi-Diyah Terancam

MATARAM-Dualisme kepengurusan di DPP Partai berkarya berimbas ke daerah. terutama bagi Paslon yang sebelumnya menerima SK dukungan dari kepengurusan Berkarya terdahulu. Salah satunya pasangan H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (Baru) di Pilwali Mataram.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.
Enable Notifications.    Ok No thanks