alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Korona Mereda, Warga di Lombok Utara dan Pulau Sumbawa Bisa Adakan Keramaian

KAPOLRI Jenderal Idham Aziz mencabut maklumat kepatuhan terhadap pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid 19. Dengan begitu, masyarakat telah diperbolehkan untuk melakukan kegiatan yang mengumpulkan masa. Namun, tetap harus menjalankan protokol kesehatan.

Pencabutan maklumat itu tertuang dalam surat telegram nomor STR/364/VI/OPS.2./2020 tertanggal 25 Juni 2020. Telegram itu tentang perintah kepada jajaran soal pencabutan maklumat Kapolri dan upaya mendukung kebijakan New Normal.

Terdapat lima poin dalam telegram tersebut. Yakni, pengawasan dan pendisiplinan terhadap masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, menggunakan masker dan cuci tangan. Lalu, ada pula instruksi meningkatkan kerja sama Lintas sektoral untuk mencegah penyebaran Covid 19.

Poin ketiga berupa edukasi dan sosialisasi terus menerus kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman yang benar. Selanjutnya, koordinasi intensif harus dilakukan dengan Gugus Tugas Covid 19 di tiap daerah.

Poin terakhir, untuk daerah yang masih menerapkan PSBB atau dalam zona merah serta oranye, masih dilakukan pembatasan kegiatan masyarakat sesuai dengan ketentuan. Dengan demikian, kegiatan dengan massa hanya bisa dilakukan mereka yang tinggal di zona kuning.

Untuk Pulau Lombok, saat ini zona kuning hanya ada di Lombok Utara. Lombok Barat dan Kota Mataram masih zona merah. Sementara Lombok Timur dan Lombok Tengah masih zona oranye.

Sementara di Pulau Sumbawa, seluruhnya sudah bisa melakukan kegiatan yang mengumpulkan massa. Sebab, empat kabupaten yakni Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu dan Bima sudah zona kuning. Bahkah, Kota Bima sudah zona hijau.

Kadivhumas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan bahwa pencabutan maklumat ini ditujukan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam pemberlakuan new normal.”Itu tujuannya,” paparnya.

Dengan pencabutan maklumat tersebut, Maka dapat diartikan bahwa kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya orang banyak bisa digelar. Namun, jalannya kegiatan itu akan tetap diawasi agar melaksanakan protokol kesehatan. “Ya, tetap jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan,” urainya.

Sebelumnya, maklumat Kapolri dengan nomor Mak/2/III/2020 tertanggal  21 Maret melarang semua aktivitas masyarakat. Dari aktivitas sosial hingga budaya. Pembubaran kerumunan dilakukan diberbagai tempat. Bahkan, Polri sampai melakukan pembubaran sebanak lebih dari 1 juta kali di seluruh Indonesia.

Maklumat Kapolri itu dipandang sebagai penyebab salah satu keberhasilan Polri membantu pencegahan penyebaran covid 19. Komisioner Kompolnas Poengky Indarti menuturkan, memang Polri berhasil dalam membantu pemerintah untuk mencegah penyebaran covid 19. “Sulit dibayangkan tanpa adanya Polri membantu membubarkan kerumunan,” tuturnya.

Dalam berbagai pembubaran kerumunan itu, Polri menerapkan pendekatan humanis. Sehingga, jarang terjadi penolakan yang berakumulasi menjadi konflik dan sebagainya. “Tentunya Polri perlu diapresiasi,” jelasnya. (kus/JPG/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

12 Karyawan Bank di Cilinaya Mataram Positif Korona

Di Kelurahan Cilinaya misalnya. Di sini tercatat ada 12 karyawan salah satu bank terpapar virus Korona. “Sebenarnya hanya satu. Namun setelah kita tracing, menjadi 12 orang yang positif,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, Kamis (9/7)

Di Kediri Lobar, Ibu Rumah Tangga Diduga Jual Narkoba

WM, 28 tahun, warga asal Kediri Selatan ditangkap Satres Narkoba Polres Lobar. Ia bersama kedua rekannya MA dan MU diduga menjadi penjual dan penyalahguna narkotika jenis sabu. Bahkan, WM alias Dewi ini diketahui sebagai penjual obat penenang tanpa izin pihak instansi kesehatan.

Pariwisata Lesu, Pengusaha Travel Lombok Bertahan lewat Promo

Agen travel perjalanan wisata terus berupaya bertahan dalam ketidakpastian Pandemi Korona. Sektor ini menjadi salah satu yang paling terdampak akibat turunnya kunjungan wisatawan. ”Kami upayakan tetap bangkit seiring dengan penerapan new normal yang sedang digaungkan,” kata Kukuh Laro, pemilik Duta Lombok Transport.

Berdayakan UMKM Lokal, Bappeda NTB Tunggu Pergub

Pergub Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga kini belum rampung. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB masih menunggu kelanjutan masukan dan revisi dari gubernur. ”Sampai hari ini (kemarin,Red) kita belum terima. Jika sudah ada, akan langsung kita jadikan landasan dalam memberdayakan UKM/IKM,” kata Kepala Bappeda NTB Amry Rakhman, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2020).

Investasi Triwulan II di NTB Turun, Pencapaian Pertambangan Tertinggi

Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) menyampaikan data realisasi investasi sementara periode triwulan II tahun 2020 hanya mencapai Rp 788 miliar. Jumlah ini menurun dari triwulan sebelumnya Rp 2,1 triliun.

Mencuri Buat Modal Judi, Moyes Diciduk Polisi

Baru enam bulan keluar  dari penjara MR alias Moyes kembali beraksi. ”Pelaku ini mencuri handphone di kawasan Jalan Transmigrasi, Pejanggik, Mataram,” kata Kapolsek Mataram AKP Rafles Girsang, kemarin (9/7).

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks