alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Tiga Terdakwa Korupsi Bantuan Rumah Tahan Gempa Divonis Setahun Penjara

MATARAM-L Nu’mansyah, L Samsul Anwar, dan Doni Bayangkari divonis merata. Tiga terdakwa kasus korupsi rumah tahan gempa (RTG) di Desa Teratak, Batukliang Utara, Lombok Tengah (Loteng) itu divonis masing-masing satu tahun penjara.

”Tiga terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Ketiganya divonis selama satu tahun penjara,” kata Ketua Majelis Hakim Sri Sulastri membacakan amar putusan di PN Tipikor Mataram, kemarin (28/4).

Selain itu, mereka juga dibebankan membayar denda Rp 50 juta. ”Apabila tidak dibayarkan harus diganti dengan pidana kurungan selama satu bulan,” ujarnya.

Majelis hakim memvonis tiga terdakwa berdasarkan pasal 11 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Karena berdasarkan fakta persidangan tidak ada unsur paksaan yang dilakukan terdakwa.

Dia terbukti meminta fee atas proyek RTG dari aplikator setelah uang cair. Hanya saja, dia terus menagih, dan aplikator memberikan fee tersebut. Besaran fee yang diterima hanya Rp 5,2 juta.

Vonis yang dijatuhkan hakim jauh lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya, ketiga terdakwa dituntut lima tahun penjara.

Selain itu, JPU juga membebankan beban membayarkan denda Rp 200 juta.  Subsider dua bulan kurungan.

JPU menuntut berat ketiga terdakwa berdasarkan pasal 12 huruf e Undang-undang Tipikor. Menurut JPU, ketiga terdakwa terbukti memeras aplikator untuk menyerahkan fee proyek RTG.

Mendengar putusan yang jauh dari putusan, JPU belum menentukan sikap. Apakah akan melayangkan banding atau tidak.

Sedangkan tiga terdakwa tanpa berpikir panjang. Mereka menerima vonis yang dijatuhkan terhadapnya. ”Saya terima yang mulia,” jawab tiga terdakwa  dengan kompak melalui konferensi video.

Diketahui, ketiga terdakwa  diamankan dalam operasi tangkap tangan Polres Loteng, 4 Desember 2019 lalu. Barang buktinya uang tunai Rp5,2 juta.

Uang itu diberikan Direktur CV FAS Jauhari Mukti Aminullah sesuai permintaan. Pemberian itu sebagai tindaklanjut dari permintaan komisi sebesar 2 persen.

Komisi tersebut diambilkan dari pencairan termin pembayaran proyek RTG. Aplikator RTG CV FAS mendapatkan kontrak dengan Pokmas Amanah sebesar Rp 650 juta. kontraknya untuk pembangunan rumah rusak berat 13 kepala keluarga (KK).

CV FAS menerima pembayaran dalam tiga termin yang dibagi menjadi 50 persen, 30 persen, dan terakhir 20 persen. Saat pencairan termin terakhir sebesar Rp 130 juta terpaksa memberi sejumlah yang diminta karena terus menerus ditagih sejak Oktober. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Pemkab Loteng Persilakan Ibu Hamil Kerja Dari Rumah

          PRAYA-Bupati Loteng HM Suhaili FT mengeluarkan surat edaran (SE) terbaru terkait sistem kerja aparatur sipil negara (ASN). “Ini karena belum terkendalinya penyebaran covid-19,” ujar juru bicara gugus tugas Covid-19 Loteng HL Herdan, Kamis (6/8) lalu.

Bila Rinjani Tak Dirawat, Status Geopark Dunia Bisa Dicabut

Status Rinjani sebagai geopark dunia bisa dicopot Unesco bila tidak dijaga dengan baik. Karena itu, kekayaan alam di kawasan Rinjani harus tetap dilestarikan. ”Selain sebagai geopark dunia Rinjani juga merupakan cagar biosfer dunia, kita harus sungguh-sungguh mengelolanya,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah

RSUD NTB Kini Lebih Siaga, Cegah Jenazah Korona Diambil Paksa

Jemput paksa jenazah pasien covid-19 kerap terjadi akhir-akhir ini. Insiden itu membahayakan semua pihak. Beberapa upaya coba dilakukan pihak rumah sakit untuk mencegah kejadian serupa.

Target Emas, NTB Kirim Sembilan Petinju ke PON Papua

Bumi Gora meloloskan sembilan petinju ke PON Papua 2021. Salah satunya petinju putri Endang. Dia ditargetkan bisa menyumbangkan medali emas. ”Saya akan berusaha yang terbaik. Target pasti yang terbaik,” ujar Endang, Jumat (7/8) lalu.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks