alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

New Normal, Ini Aturan untuk Anda Berolahraga di Tempat Umum

JAKARTA–Gugus tugas telah mengeluarkan aturan baru terjait dengan perjalanan. Aturan tersebut berbentu Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 No 09/2020 tentang Perubahan Atas Surat Edaran Nomor 07/2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19. Dampaknya operator transportasi pun melakukan penyesuaian.

Dalam SE tersebut diatur  setiap penumpang pesawat harus menunjukkan hasil rapid test dan PCR test yang berlaku 14 hari pada saat keberangkatan. Sebelumnya hanya tujuh hari untuk PCR dan tiga hari untuk rapid test.

PT Angkasa Pura II optimistis lalu lintas penerbangan akan meningkat. Sebab traveler dapat mengatur waktu dengan lebih fleksibel.

”Kami perkirakan peningkatan lalu lintas penerbangan dapat meningkat mulai Juli,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin kemarin (28/6).

Menurut prediksinya, jumlah penumpang di 19 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II  dapat meningkat berkisar 20 hingga 25 persen. Peningkatan tersebut dibandingkan dengan bulan ini. Di bulan ini, lalu lintas pesawat di 19 bandara tersebut sebanyak 500 sampai 550 pergerakan perhari. Sementara jumlah penumpang mencapai 25.000 sampai 30.000 penumpang perhari.

Di sisi lain, Awal menegaskan bahwa PT Angkasa Pura II berkomitmen untuk menjalankan prosedur guna menjaga protokol kesehatan. Pemeriksaan dokumen masih diberlakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan dan maskapai di bandara-bandara.  ”Selain persiapan guna mendukung protokol kesehatan dipenuhi, kami juga melakukan persiapan terkait dengan angkutan publik di fase recovery bulan depan.

Hal yang sama juga dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Perusahaan tersebut menyesuaikan syarat naik kereta api jarak jauh. ”Penumpang yang akan melakukan perjalanan pulang pergi dalam rentang waktu yang singkat tidak perlu melakukan tes ulang,” ucap VP Public Relation PT KAI Joni Martinus.

Sejak dioperasikannya kembali KA Reguler di era new normal pada 12 hingga 26 Juni, KAI telah melayani 379.109 penumpang. Jumlah itu terdiri dari 47.924 penumpang KA jarak jauh dan 331.185 KA lokal. Selain itu, terdapat 8.287 calon penumpang yang ditolak berangkat karena tidak melengkapi persyaratan.

 

Olahraga Bersama

 

Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) juga memperbolehkan berbagai kegiatan olahraga untuk mulai dilakukan oleh masyarakat. Tim Komunikasi Publik GTPPC-19 Reisa Broto Asmoro mengungkapkan, Olahraga yang direkomendasikan adalah jenis yang bisa dilakukan di rumah, sendiri atau terbatas dengan anggota keluarga.

“Olahraga jenis-jenis ini memiliki resiko penularan Covid-19 yang rendah,” jelasnya.

Sementara itu, olahraga luar ruangan yang bersamaan dengan orang lain memiliki risiko penularan yang lebih tinggi. Namun, pemerintah juga tidak melarangnya. Reisa mengatakan, olahraga berkelompok di luar ruangan sebaiknya tidak dilakukan oleh mereka yang memiliki gangguan kesehatan serius seperti diabetes, hipertensi, gangguan paru-paru dan ginjal.

“Juga kondisi imunokompromis, autoimun atau sedang hamil. Hindari olahraga jenis ini,” jelasnya.

Olahraga di tempat umum kata Reisa sebaiknya yang tidak melibatkan perpindahan tempat terlalu sering. Bisa dilakukan sejajar dengan orang lain dengan jarak minimal 2 meter. ”Untuk jalan kaki, minimal 5 meter dengan orang lain. Sedangkan olahraga lari minimal 10 meter dengan orang di depannya,” jelas Reisa.

Sementara bersepeda berkelompok juga wajib menjaga jarak minimal 20 meter dengan yang lain. Setelah berolahraga segera cuci tangan, mandi, ganti pakaian, juga bersihkan alat olahraga, tas handphone, kacamata dengan cairan desinfektan.

Pusat-pusat kebugaran seperti gym, studio senam dan pilates serta tempat renang juga boleh mulai dibuka. Protokol kesehatan telah di atur antara Kemenkes dan Kemenpora. Pemilik studio dan tempat renang wajin memahami resiko penularan Covid-19, memastikan jaga jarak, dan menyediakan sarana cuci tangan.

Alat olahraga seperti handuk, pakaian dan lain sebagainya harus dibawa sendiri-sendiri. Tidak memakai alat bersama. Kepadatan ruang olahraga maksimal 4 meter persegi dengan jarak antar penggunan 2 meter.

“Harus juga membatasi kepadatan di ruang loker atau ruang ganti,” katanya.

Khusus untuk kolam renang, harus dipastikan desinfektasi dengan klorin minimal 1 hingga 10 ppm atau bromine 3 sampai 8 ppm. Sehingga PH air bisa dijaga antara 7,2 hingga 8. Ini harus diinformasikan pada pelanggan di papan informasi.

Tempat duduk lantai dan sarana sekitar kolam juga wajib dibersihkan. Pengguna kolam renang dibatasi jaga jarak. ”Baik di dalam maupun di sekitar kolam renang. Terutama di ruang ganti. Fasilitas lain seperti lantai dan tempat duduk juga wajib di desinfektasi secara rutin,” katanya.

Sementara itu, GTPPC-19 mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 kemarin Minggu (28/6) totalnya menjadi 54.010 setelah ada penambahan sebanyak 1.198 orang. Kemudian untuk pasien sembuh menjadi 22.936 setelah ada penambahan sebanyak 1.027 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal menjadi 2.754 dengan penambahan 34. (tau/JPG/r6)

 

Protokol Kesehatan Olahraga

 

TEMPAT TERBUKA

 

  • Sebaiknya yang tidak melibatkan perpindahan tempat terlalu sering.
  • Bisa dilakukan sejajar dengan orang lain dengan jarak minimal 2 meter.
  • Untuk jalan kaki, minimal 5 meter dengan orang lain.
  • Olahraga lari minimal 10 meter dengan orang di depan.
  • Bersepeda berkelompok juga wajib menjaga jarak minimal 20 meter dengan yang lain.
  • Setelah olahraga segera cuci tangan, mandi, ganti pakaian, juga bersihkan alat olahraga, tas handphone, kacamata dengan cairan desinfektan.

 

PUSAT KEBUGARAN

 

  • Pemilik studio wajib memahami risiko penularan Covid-19.
  • Memastikan jaga jarak, dan menyediakan sarana cuci tangan.
  • Alat olahraga seperti handuk, pakaian, dan lain sebagainya harus dibawa sendiri-sendiri.
  • Tidak memakai alat bersama.
  • Kepadatan ruang olahraga maksimal 4 meter persegi dengan jarak antar penggunan 2 meter.
  • Harus juga membatasi kepadatan di ruang loker atau ruang ganti.

 

KOLAM RENANG 

 

  • Harus dipastikan desinfektasi dengan klorin minimal 1 hingga 10 ppm atau bromine 3 sampai 8 ppm. Sehingga PH air bisa dijaga antara 7,2 hingga 8.
  • Desinfektasi tersebut harus diinformasikan pada pelanggan di papan informasi.
  • Tempat duduk lantai dan sarana sekitar kolam juga wajib dibersihkan.
  • Pengguna kolam renang dibatasi jaga jarak. Baik di dalam maupun di sekitar kolam renang. Terutama di ruang ganti.
  • Fasilitas lain seperti lantai dan tempat duduk juga wajib di desinfektasi secara rutin.

 

Sumber: Gugus Tugas Covid-19

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lomba Kampung Sehat Bawa Berkah untuk Warga

Lomba kampung sehat di Lombok Tengah ternyata membawa keberkahan bagi warga. “Salah satunya, keberkahan perputaran ekonomi,” ujar Kapolsek Pringgarata AKP Suherdi, Senin (13/7).

Katanya Gak Boleh, Kok Ritel Modern di Lotim Makin Menjamur?

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim memberikan lampu hijau bagi para investor yang hendak berinvestasi. Termasuk kehadiran ritel modern yang oleh beberapa pihak dianggap membunuh pedagang kecil. “Lotim ini zona hijau untuk berinvestasi,” kata  Kepala DPMPTSP Muksin pada Lombok Post, Senin (13/7).

Yuk.. Beli Sayur Segar di Embung Bengkel, Praya : Bisa Petik Sendiri!

Petani dan Pemerintah Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya Lombok Tengah, mencoba meniru budi daya sayur di Sembalun, Lombok Timur. Berikut ulasannya.

Sempat Bebas Korona, Lombok Utara “Merah” Lagi

Sempat zero case (nol kasus) positif Covid-19, pertahanan KLU dalam melawan virus Korona jebol lagi. Dari rilis yang dikeluarkan gugus tugas tertanggal 13 Juli, ada dua pasien positif yang tengah dirawat, dan satu orang meninggal dunia.

Polemik di Tanjung Bias, BPN Sarankan Pemdes Senteluk Gugat ke PTUN

Polemik sempadan Pantai Tanjung Bias yang belakangan diketahui memiliki sertifikat lahan milik pribadi belum menemui titik terang. Permintaan pemerintah desa agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Barat (Lobar) membatalkan sertifikat lahan tersebut belum bisa terpenuhi.

Warga Lobar Boleh Ikuti Pemakaman Pasien Korona, Ini Syaratnya

Kasus pemulangan paksa jenazah pasien Covid-19 kian marak. Yang terbaru kasus warga Desa Mekarsari yang memulangkan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSUD Kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.
Enable Notifications.    Ok No thanks