alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Pemprov NTB Beli 2.000 Mesin Produksi IKM Lokal

MATARAM-Setelah program jaring pengaman sosial (JPS) selesai, pemprov fokus membangkitkan perekonomian. Dana stimulus ekonomi Rp 310,5 miliar akan dipakai untuk membeli mesin-mesin produksi lokal, pelatihan, dan proyek-proyek padat karya. ”Dua hal yang jadi kebijakan pak gubernur yakni mempercepat belanja APBD dan memperkuat UMKM,” kata Asisten II Setda NTB H Ridwan Syah.

Pelibatan IKM dan UMKM dalam bantuan JPS Gemilang memberikan pengalaman berharga. Karena itu, dalam program stimulus ekonomi pemprov mengalokasikan dana Rp 310,5 miliar lebih.

Tapi hanya Rp 86 miliar dana yang benar-benar bisa dibelanjakan untuk mendanai program stimulus ekonomi. ”Sisanya seratus miliar lebih adalah refocusing anggaran lama tapi kita modivikasi sebagai program penanggulangan dampak covid-19,” jelas koordinator dampak ekonomi Gugus Tugas Covid-19 NTB itu.

Misalnya, beberapa pekerjaan konstruksi di OPD dikerjakan dengan pola padat karya. Sehingga bisa menyerap banyak tenaga kerja di desa. ”Ini membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi untuk mendapatkan penghasilan,” jelasnya.

Sedangkan dana Rp 86 miliar, semuanya dibelanjakan untuk penguatan IKM dan UMKM. Dari 4.673 UKM dan IKM yang terlibat dalam JPS Gemilang, potensi dan spesifikasi masing-masing sudah dipetakan. ”UMKM inilah yang kita perkuat,” katanya.

Pola penguatan itu dilakukan dengan cara pendampingan dan pelatihan-pelatihan. ”Serta memberi bantuan peralatan,” katanya.

Misalnya IKM yang memproduksi minyak kelapa diberikan bantuan permesinan untuk meningkatkan kapasitas produksi. Mesin-mesin bantuan itu dibuat STIP dan IKM-IKM permesinan lokal. ”Ada 2.000 mesin yang akan kita buat dan dikasi ke IKM pengolahan,” jelasnya.

Dengan begitu ada kesinambungannya pemberdayaan dari JPS ke stimulus ekonomi. Biaya pembuatan 2.000 mesin sendiri sekitar Rp 17 miliar, sisanya untuk pelatihan dan pendampingan. ”Sekarang sedang berkontrak, kita harap dari 2.000 mesin itu, di bulan Agustus 500 mesin sudah selesai,” jelasnya.

Bantuan mesin diproduksi bertahap dan dibagikan di bulan September, Oktober, November, dan Desember. IKM yang memproduksi mesin sudah didata dan siap bekerja. ”Tapi tidak mungkin kita tampung semua,” kata Ridwan.

Jadi selain membantu UMKM dan IKM olahan, pemerintah juga membantu IKM permesinan. Mesin yang diberikan tentu sesuai kebutuhan IKM agar mesin dimanfaatkan dengan maksimal. ”OPD-OPD diminta melakukan survei untuk itu,” katanya.

Tantangan lainnya, mesin buatan IKM lokal pasti belum sempurna. Tidak sebagus produksi pabrik besar. Setelah dipakai pasti akan ada kekurangan di sana sini. Menyadari hal itu aspek pemeliharaan akan diperhatikan.  ”Jangan sampai saat mesin rusak kemudian tidak dipakai lagi,” katanya.

Selain mesin untuk industri olahan, bantuan sepeda listrik dan motor listrik pengangkut sampah juga akan diberikan ke beberapa desa. ”Ada 20 sepeda motor listrik yang akan dibeli,” jelasnya.

Dinas Perindustrian NTB menjadi OPD utama dalam program itu. Namun dana stimulus ekonomi itu tersebar di Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Ketahanan Pangan, dan DPMD-Dukcapil. ”Jadi stimulus ekonomi ini di dalamnya juga sekaligus mengerjakan program ungggulan,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian  NTB Nuryanti mengatakan, pola tersebut diharapkan dapat merangsang kebangkitan IKM lokal. Baik IKM permesinan maupun IKM olahan. Sebab NTB memiliki banyak IKM yang kualitas mesinnya sudah berstandar nasional. (ili/r5)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak). “Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Kisah Baitul Askhiya Sekarbela (1) : Semua Berawal dari 12 Dermawan

Apa yang dilakukan 97 dermawan ini patut diteladani. Kehadiran mereka yang tergabung dalam Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya telah meringankan beban ratusan orang.

Libur Korona Semakin Panjang, Anak-anak Lupa Pelajaran Sekolah

"Kita sudah lupa (pelajaran)," kata Rio, salah satu anak di Pagutan, Kota Mataram saat ditanya, apakah ia masih ingat materi pelajarannya di sekolah.

Lulus 2018, Pelantikan 262 CPNS Mataram Tertunda Karena Korona

Sebanyak 262 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada tahun 2018 lalu harus bersabar. Sebab, pelantikan mereka harus ditunda karena wabah Korona.

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks