Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Menkes Budi Pastikan Rumah Sakit Tetap Beroperasi Selama Libur Nyepi dan Lebaran

Yuyun Kutari • Rabu, 18 Maret 2026 | 15:15 WIB

Menkes Budi Gunadi Sadikin saat meninjau salah satu fasilitas layanan kesehatan, di RS Kanker Dharmais, Jakarta, Senin (16/3).
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat meninjau salah satu fasilitas layanan kesehatan, di RS Kanker Dharmais, Jakarta, Senin (16/3).

LombokPost - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan, seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh selama libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri pada 20–24 Maret 2026.

Kebijakan ini diambil untuk menjamin masyarakat tetap dapat mengakses layanan kesehatan, khususnya penanganan gawat darurat, di tengah meningkatnya mobilitas selama masa libur nasional. 

Kepastian tersebut disampaikan Budi, saat melakukan peninjauan kesiapan layanan di Rumah Sakit (RS) Kanker Dharmais, Senin (16/3), bersama Menteri PANRB Rini Widyantini.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto, agar pelayanan publik tetap berjalan optimal meskipun diberlakukan kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan cuti bersama. “Hampir 40 rumah sakit vertikal Kemenkes akan tetap siaga selama periode libur,” terangnya.

Layanan penting seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), pemeriksaan CT Scan untuk kasus stroke, hingga operasi akibat kecelakaan akan tetap tersedia selama 24 jam dengan dukungan tenaga kesehatan dan fasilitas yang memadai. 

Upaya ini merupakan bagian dari strategi nasional Kemenkes, dalam memperkuat sistem layanan kesehatan selama periode libur panjang. Secara keseluruhan, pemerintah telah menyiagakan 3.292 rumah sakit, 10.300 puskesmas, serta 119.372 Public Safety Center (PSC).

Selain itu, sekitar 2.700 pos pelayanan kesehatan juga akan diaktifkan di 31 provinsi, dengan dukungan 51 Balai Kekarantinaan Kesehatan. 

Pada kesempatan yang sama, Menteri PANRB Rini Widyantini menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mengawasi kualitas layanan publik.

“Kami mengimbau masyarakat, untuk memanfaatkan kanal pengaduan resmi apabila menemukan kendala selama mengakses layanan kesehatan,” katanya.

Rini menjelaskan pemerintah telah menyediakan portal pengaduan SP4N-LAPOR! serta Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) berbasis barcode yang tersedia di setiap fasilitas kesehatan.

Masukan dari masyarakat, menurutnya, akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh Indonesia.  Pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang tetap bertugas selama masa libur.

Dedikasi mereka dinilai sebagai kunci, dalam menjaga keberlangsungan layanan kesehatan. Selain itu, inovasi seperti sistem pendaftaran daring yang telah diterapkan di RS Kanker Dharmais diharapkan dapat diperluas ke rumah sakit lain guna meningkatkan pemerataan layanan dan kenyamanan pasien. 

Editor : Rury Anjas Andita
#idulfitri #BUDI Gunadi Sadikin #public safety center #libur nasional #survei kepuasan masyarakat #layanan publik #rumah sakit #instalasi gawat darurat #hari raya #layanan kesehatan