LombokPost – Film Korea berjudul Parasite dinobatkan sebagai film terbaik abad ke-21 oleh The New York Times, mengalahkan ratusan karya film lainnya di dunia.
The New York Times baru-baru ini menerbitkan kompilasi prestisius mereka, yakni "The 100 Best Movies of the 21st Century”, sebuah daftar yang paling ditunggu-tunggu penikmat dunia perfilman.
Daftar yang dirilis The New York Times itu menyajikan karya-karya sinema yang dirilis setelah 1 Januari 2000, dan disusun melalui survei komprehensif terhadap 500 individu kunci dalam industri film.
Para panelis yang terlibat dalam survei ini meliputi sutradara, aktor, produser, hingga para penggemar film, memastikan representasi pandangan yang luas dan beragam.
Dari ratusan film yang bersaing, satu judul berhasil mencuri perhatian dan menduduki puncak daftar The New York Times tersebut, yaitu film Parasite.
Film thriller satir asal Korea Selatan yang disutradarai oleh maestro Bong Joon-ho ini secara resmi dinobatkan sebagai film terbaik abad ke-21.
Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sinema Korea, tetapi juga menegaskan pengaruh global yang semakin kuat dari industri perfilman non-Hollywood.
The New York Times menggambarkan "Parasite" sebagai "sebuah kisah tentang yang kaya dan miskin," sebuah narasi yang relevan dan menggigit tentang kesenjangan sosial.
Publikasi tersebut menambahkan, "Sebuah kejutan yang menyimpang mengalir dari rumah tangga miskin ke rumah tangga kaya," menyoroti alur cerita yang tak terduga dan penuh ketegangan yang menjadi ciri khas film ini.
Kemampuan Bong Joon-ho untuk memadukan drama sosial dengan elemen thriller dan bahkan sentuhan komedi gelap telah memukau kritikus dan penonton di seluruh dunia.
Lebih lanjut, The New York Times tidak ragu memberikan pujian setinggi langit kepada sang sutradara, Bong Joon-ho.
Ia disebut sebagai "bintang yang sedang berkembang," sebuah pengakuan atas visinya yang unik dan keberaniannya dalam bercerita.
‘Seorang maestro genre yang tidak terikat oleh konvensi,’ demikian deskripsi yang diberikan, memuji kemampuannya untuk melampaui batasan genre tradisional.
Deskripsi yang lebih dramatis menambahkan bahwa Bong Joon-ho "membakar segalanya dalam kobaran kekerasan yang tak terhindarkan," mengacu pada gaya penyutradaraannya yang intens dan tak kenal kompromi dalam menyajikan konflik dan klimaks.
Penempatan "Parasite" di posisi teratas daftar The New York Times ini adalah pengakuan atas relevansi tematiknya, kecerdasan narasinya, serta eksekusi sinematik yang brilian.
Ini juga mengirimkan pesan kuat tentang pergeseran lanskap perfilman global, di mana karya-karya dari berbagai negara kini mampu mendapatkan apresiasi tertinggi di panggung dunia.
Daftar 100 film terbaik di The New York Times ini tidak hanya menjadi referensi bagi para pecinta film, tetapi juga refleksi akan evolusi dan kekayaan sinema di abad ke-21.
Editor : Jelo Sangaji