Film Sore: Istri Dari Masa Depan ini terpilih menjadi perwakilan Indonesia untuk kategori Best International Feature Film di Oscar 2026.
Pemilihan film Sore: Istri Dari Masa Depan sebagai perwakilan Indonesia di Oscar 2026 didasarkan pada beberapa faktor kunci yang membuatnya menonjol di mata Komite Seleksi Oscar Indonesia.
Pertama, kualitas cerita dan pesan yang mendalam.
Meskipun bergenre fiksi ilmiah dan romansa, film ini mengangkat tema universal yang sangat relevan, yaitu penerimaan diri dan pentingnya gaya hidup sehat.
Kisah Jonathan yang dibantu oleh Sore untuk mengubah kehidupannya yang berantakan menjadi cerita yang menyentuh dan mudah dihubungkan dengan pengalaman banyak orang.
Adaptasi dari serial web populer ini disempurnakan dengan pendekatan yang lebih matang dan penulisan naskah yang lebih mendalam.
Alur cerita yang tidak biasa, di mana seseorang datang dari masa depan untuk memperbaiki masa kini, memberikan elemen segar yang membedakannya dari film-film lain.
Kedua, kualitas produksi dan kolaborasi internasional.
Film ini dikenal memiliki sinematografi yang apik dan musik yang menjadi bagian integral dari cerita.
Soundtrack-nya yang dibuat khusus bukan hanya sekadar latar belakang, tetapi juga memperkuat emosi di setiap adegan.
Film ini tidak hanya menampilkan talenta terbaik Indonesia seperti Sheila Dara Aisha dan Dion Wiyoko, tetapi juga melibatkan aktor Kroasia, Goran Bogdan dan Lara Nekić.
Keterlibatan Goran Bogdan, yang pernah membintangi film nominasi Oscar, memberikan nilai tambah yang signifikan dan menunjukkan ambisi global dari produksi film ini.
Produksi Mandiri yang Profesional: Sebagai produksi mandiri pertama dari Cerita Films, film ini menunjukkan kematangan dalam manajemen produksi.
Dukungan dari studio-studio ternama seperti Imajinari dan Miles Films juga membuktikan kualitasnya.
Ketiga, performa komersial dan kredibilitas sutradara.
Film ini berhasil menggaet lebih dari 3 juta penonton selama penayangannya di bioskop, menunjukkan bahwa film ini memiliki daya tarik yang kuat di kalangan masyarakat.
Hal ini menjadi bukti bahwa film ini tidak hanya memiliki nilai seni, tetapi juga disukai oleh audiens yang lebih luas.
Nama sutradara Yandy Laurens sudah dikenal luas di industri film Indonesia berkat karyanya yang menyentuh dan berkualitas.
Ia juga baru saja meraih penghargaan sebagai Film Terbaik di Festival Film Indonesia 2024 untuk filmnya Jatuh Cinta Seperti di Film-film.
Pengalaman dan reputasinya menjadi faktor penting dalam keputusan Komite Seleksi.
Editor : Siti Aeny Maryam