Film Ahlan Singapore tampil unik dengan menggabungkan dua latar budaya antara Indonesia dan Singapura yang dikemas dalam narasi emosional.
Tak tanggung-tanggung, film Ahlan Singapore yang merupakan arahan sutradara Indra Gunawan ini tayang serentak di empat negara sekaligus, yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
Melalui gala premiere yang meriah di Epicentrum XXI Jakarta, Senin 2 Februari 2026, film Ahlan Singapore menjanjikan visual memukau dan cerita yang menyentuh hati.
Alur cerita Ahlan Singapore berfokus pada kehidupan Aisyah (Rebecca Klopper), seorang mahasiswi Indonesia yang tengah menempuh studi S2 di Singapura.
Meski terlihat mandiri, Aisyah sebenarnya tengah berjuang menyembuhkan luka dari masa lalunya.
Kehidupan Aisyah mulai berubah saat ia bertemu dengan Liam (Kiesha Alvaro), mahasiswa lokal Singapura yang aktif sebagai relawan di National University of Singapore (NUS).
Benih cinta mulai tumbuh di antara keduanya, namun segalanya menjadi rumit saat Ridwan (Ibrahim Risyad), sosok masa lalu Aisyah, kembali muncul dan membuka trauma lama.
Lebih dari sekadar romansa segitiga, film Ahlan Singapore menonjolkan realitas kehidupan anak rantau.
Isu mengenai beban sebagai anak sulung dan perjuangan mencari nafkah jauh dari rumah menjadi nyawa dalam film ini.
Menariknya, penggunaan bahasa menjadi tantangan tersendiri. Pemeran utama, Kiesha Alvaro, dituntut fasih berbahasa Singlish (English Singapore) hanya dalam waktu dua minggu.
Bagi Kiesha, tantangan tersulit bukanlah meniru aksen Singapura, melainkan harus berpura-pura tidak fasih berbahasa Indonesia yang merupakan bahasa ibunya sendiri.
Film Ahlan Singapore merupakan hasil kolaborasi perdana MD Pictures dengan Singapore Tourism Board (STB).
Penonton akan dimanjakan dengan pemandangan sudut-sudut ikonik Singapura, termasuk atmosfer kampus NUS yang merupakan salah satu universitas terbaik dunia.
Selain itu, Ahlan Singapore memotret sisi Singapura yang inklusif dan ramah muslim, dengan menonjolkan berbagai destinasi kuliner halal.
Film Ahlan Singapore diharapkan dapat mempererat hubungan budaya kedua negara melalui karya layar lebar yang inspiratif.
Editor : Marthadi