alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Jangan Tunggu Sampai Jatuh Korban! FLLAJ Undang Pemkot Bahas Gerbang Tembolak

MATARAM-Budaya swafoto yang dilakukan masyarakat di sekitar gerbang Tembolak sampai saat ini masih menjadi perhatian Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) NTB. Sebab, sudah banyak keluhan masyarakat yang diterima oleh forum, terkait dengan kurang lancarnya lalu lintas di kawasan tersebut.

Terkait hal itu, Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) NTB Asep Supriyatna mengatakan, Pemkot Mataram sudah seharusnya melakukan sebuah upaya dalam mengatasi hal ini. Jangan sampai setelah ada kejadian yang tidak diinginkan, baru ada tindakan.

“Memang kondisinya seperti itu, namun setidaknya harus ada upaya tegas juga agar pengguna jalan bisa memanfaatkan fungsi jalan sebagaimana mestinya,” terangnya, kemarin (28/2).

Ia kemudian menyoroti, desain pembangunan proyek Monumen Mataram Metro. Seperti yang terlihat saat ini, pada bundaran monumen ternyata tidak memiliki jarak dengan badan jalan. Padahal, harus ada jarak di antara itu. Karenanya, desain-desain seperti ini harus menjadi perhatian Pemkot Mataram.

Apalagi, dengan rencana Pemkot Mataram yang akan mengintegrasikan gerbang Tembolak dengan Monumen Mataram Metro. Menurutnya, masyarakat harus memiliki kepastian terkait rasa aman dan selamat dalam berlalu lintas di kawasan tersebut.

“Saya mendapat kabar juga, ada bagian dari proyek ini yang belum rampung, ya rampungnya sampai kapan? Ini yang harus kita perjelas juga,” tegas Asep.

Karena itu, dalam waktu dekat FLLAJ NTB berencana akan mengundang instansi terkait di Pemkot Mataram. Tujuannya untuk menggelar ekspose di hadapan anggota forum. Pemkot diminta menjelaskan bagaimana rencana proyek ini ke depannya. Ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari keluhan masyarakat.

“Menjelaskan bagaimana sebenarnya desain yang sedang direncanakan oleh Pemkot Mataram, dalam membangun dua proyek prestiusnya, agar tidak menganggu arus lalu lintas,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pokja FLLAJ NTB Wayan Suteja mengatakan, pihak kepolisian pun sebenarnya dilema dalam menindak kegiatan swafoto. Sebab berdasarkan aturan, belum ada yang mengatur mengenai hal ini. Yang terjadi saat ini hanya sebuah reaksi keprihatinan.

Namun, hal itu bisa disiasati oleh Pemkot Mataram dengan memasang rambu-rambu lalu lintas. Seperti rambu dilarang berhenti dan dilarang parkir. Agar pihak kepolisian memungkinkan untuk bisa bertindak tegas. “Tentu hal ini harus disepakati bersama,” ujarnya.

Wayan mengakui, menyikapi hal ini harus ada kehatian-hatian. Semua sikap dihadapkan pada situasi dilematis. Dengan adanya kegiatan swafoto juga membuat nama Kota Mataram terus berdengung, karena ada landmark-nya. Ini bisa mengangkat branding pariwisata Kota Mataram. Namun, demi keselamatan bersama, fungsi jalan juga harus menjadi perhatian.

“Saya tentunya berharap dalam forum nanti, Dishub Kota Mataram bisa menyampaikan satu atau dua hal terkait hal itu, harus ada antisipasi terhadap animo masyarakat,” pungkasnya. (yun/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks