alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

UPDATE 1 Mei, Korona NTB Bertambah Tiga, Total Kasus Naik 233 Orang

MATARAM—Pemprov NTB kembali mengumumkan hasil pemeriksaan sampel warga terkait korona Jumat (1/5). Meski tak sebanyak hari-hari sebelumnya Laboratorium di NTB memeriksa 28 sampel swab. Hasilnya  22 sampel negatif,  dua sampel positif ulangan, dan tiga  sampel  positif Covid-19.  Jumlah ini membuat kasus korona di NTB kini menjadi 233. Naik tiga kasus dari hari sebelumnya.

Sekda NTB HL GIta Ariadi dalam siaran persnya merinci tiga kasus positif terbaru yakni :

Pasien nomor 231,  S, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Desa Akar-Akar, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Pasien nomor 232, S, laki-laki, usia 75 tahun, penduduk Desa Dangiang, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Pasien nomor 233,  SM, perempuan, usia 69 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 tidak pernah. Riwayat kontak dengan anggota keluarga yang pulang dari luar negeri.

“Selain adanya kasus baru, hari ini juga terdapat satu orang yang dinyatakan sembuh,” ujar Gita.

Yakni pasien nomor 19,  AS, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Desa Dasan Griya, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.  Dengan adanya tambahan  tambahan kasus sembuh baru,  total 32 orang sudah sembuh. Sementara empat meninggal dunia, serta 197 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Hingga hari ini Laboratorium RSUD NTB memang belum bisa menguji sampel dalam jumlah besar seperti biasanya. Reagen bahan untuk menguji sampel korona  menipis dan menunggu kiriman dari Jakarta.

 

Jika biasanya RSUD NTB bisa menguji ratusan sampel dalam sehari, Rabu (29/4) lalu mereka hanya menguji  19 sampel. Rinciannya  16 sampel negatif dan tiga positif. Sementara  Kamis (30/4) RSUD hanya menguji delapan sampel. Seluruhnya negatif.

“Salah satu dari tiga reagen yang dipakai di RSUP untuk memeriksa limit, sehingga spesimen  yang diperiksa terbatas. RS Sumbawa dan RS Unram tetap memeriksa tetapi kapasitas pemeriksaannya tidak sebesar RSUP. Insya Allah Sabtu semua lab bisa  bekerja optimal kembali,” ujar Kadis Kesehatan dr Hj Nurhandini Eka Dewi kepada Lombok Post.

Saat ini pemerksaan memang masih dilakukan namun dalam jumlah lebih kecil. Karena itu Kadikes menyebut pihaknya kini telah memesan namun masih dalam proses dan terkendala pengiriman. Ditutupnya penerbangan membuat barang pesanan harus menempuh waktu lebih lama melalui jalur darat.

“Yang dalam perjalanan dari jakarta untuk kebutuhan satu minggu yang ddalam perjalanan dari luar negeri untuk kebutuhan tiga minggu. Kita sedang menunggu kiriman dari kemenkes sebanyak 15000 reagen untuk RSUP dan 5000 untuk UNRAM,’’ tambahnya.(ili/r2)

Kadikes NTB

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks