alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

PT DLU Cabang Lembar Siap Melayani Penumpang Saat New Normal Diberlakukan

MATARAM-PT Dharma Lautan Utama (PT DLU) Cabang Lembar menegaskan kesiapannya menyambut kebijakan pemerintah. Khususnya saat memberlakukan new normal, atau kenormalan baru di masa Pandemi Covid-19 pada 1 Juni 2020.

“Kami sebagai perusahaan penyedia jasa penyeberangan nasional, memastikan pelayananan di Selat Lombok sudah memenuhi seluruh ketentuan kesehatan dan keselamatan yang berlaku,” kata Manager Cabang PT DLU Cabang Lembar Listyono Dwitutuko pada media, Senin (1/6).

Ia menjelaskan, kesiapan PT DLU sebetulnya bukan saja karena ada wacana pemerintah akan memberlakukan kenormalan baru tatanan kehidupan. Tetapi jauh sejak terdeteksinya virus Covid-19 di Indonesia sudah menerapkan SOP sesuai kondisi. “Standar operasional dalam pelayanan kami lakukan cukup ketat,” tuturnya.

Baik itu dari kesiapan sisi SDM, armada, dan pelayananan. Dari sisi SDM misalnya, PT DLU mengikuti anjuran pemerintah mengantisipasi penularan virus Korona dengan memperkuat imunitas karyawan.

Perusahaan telah melaksanakan program kepada seluruh karyawan di lintasan penyeberangan, dari kantor pusat, kantor cabang, dan seluruh crew kapal, diharuskan mengkonsumsi ramuan herbal setiap dua hari sekali. Ramuan herbal terdiri dari jahe, kunyit, daun sirih, madu putih, dan kuning telur ayam kampung dijadikan satu ramuan.

“Seluruh karyawan mengkonsumsinya. Baik crew darat, crew kapal, maupun kantor pelayanan,” terangnya.

 

Selain itu, setiap harinya karyawan diharuskan mengkonsumsi vitamin C dan E. Setiap seminggu dua kali, perusahaan juga memberikan jus buah terdiri dari buah pepaya, tomat, jeruk (lemon), madu putih, dicampur menjadi jus dan diminum rutin.

“Seluruh karyawan juga harus rutin jemur dibawah sinar matahari pukul 10.00 selama 15 menit. Baik di kantor maupun crew kapal, tidak ada pengecualian jemur karena jemur ini untuk manfaat sinar ultraviolet dan meningkatkan kesehatan daya imun tubuh,” ujarnya.

Yang tak kalah wajib adalah penggunaan masker seluruh karyawan. Baik pada saat berdinas, maupun beraktivitas lain diluar rumah. Saat beraktivitas dilapangan, baik kru darat maupun kru kapal, khususnya yang berhadapan langsung dengan pelanggan (penumpang), diharuskan menggunakan kaca pelindung wajah, masker, sarung tangan. Mencuci tangan juga dijadikan keharusan. Perusahaan menyediakan wastafel di titik-titik strategis. Kepada karyawan, kepada tamu, maupun kepada penumpang kapal. Pengecekan suhu tubuh wajib dilakukan sebelum masuk kantor atau sebelum memulai beraktivitas. “Pengecekan suhu tubuh berlaku tanpa kecuali,” tambahnya.

Untuk kesiapan kantor cabang dan kapal, setiap hari minimal satu kali dilakukan penyemprotan disinfektan. Di kantor cabang, penyemprotan dilakukan sebelum aktivitas pekerjaan kantor dilakukan setiap pagi. Kemudian di kapal, sebelum dioperasikan, kapal disemprot disinfektan. Akhir dari kegiatan operasional pun, penyemprotan kembali dilakukan.

Untuk kapal yang beroperasi tiga trip, saat penumpang turun, kapal disemprot disinfektan,  kemudian menunggu beberapa menit sebelum penumpang berikutnya dipersilahkan masuk kembali. Penyemprotan dilakukan diseluruh bagian kapal. Kegiatan ini setiap hari harus dilakukan.

“Kalau kapal cuma sekali jalan, sebelum beroperasi disemprot disinfektan, setelah selesai beroperasi, semprot lagi dan kapal diistirahatkan,” jelas Listyono.

Saat diberlakukan kenormalan baru, perusahaan juga tetap menerapkan standar kesehatan. Pembatasan tempat duduk antar penumpang. Baik diruang penumpang maupun ruang lesehan (penumpang ekonomi duduk dan ekonomi tidur), diberikan jarak minimal satu meter. Dengan memberi tanda silang pada setiap jarak agar tidak diisi.

“Sosial distancing dan pembatasan penggunaan kursi sudah dilakukan di kapal,” imbuhnya.

Diatas kapal, tenaga dan kebutuhan medis disiapkan. Bila mana ada potensi penumpang kapal yang mengalami sakit. Penanganannya menggunakan standar penanganan pasien Covid-19. Tenaga medis menggunakan baju hamzat, obat-obatan, masker medis, tabung oksigen, tandu.

Selain itu, imbauan dan edukasi diatas kapal juga tak luput dilakukan. Demikian juga di kantor-kantor cabang. Edukasinya tentang Covid-19 dan cara pencegahannya, serta cara mencuci tangan yang baik.

Edukasi lainnya, berupa Safety News tentang Covid-19 dan imbauan melalui ruang informasi. Dimana penumpang di edukasi mengenai Covid-19 dan pemutaran video berisi edukasi langsung dari Direktur Utama PT DLU Erwin H Poedjono.

Edukasinya tentang  Covid-19 dan bagaimana cara pencegahan penularan. Hal ini dilakukan sebagai kerja sama perusahaan dengan pemerintah untuk membantu pencegahan penularan Covid-19. “Secara umum, kesiapan kami diusahakan melebihi kesiapan yang dianjurkan pemerintah,” jelas Listyono.

Menurutnya, dengan kesiapan yang cukup optimal ini masyarakat tak usaha ragu menggunakan jasa penyeberangan laut yang dilayani oleh PT DLU. Untuk Penyeberangan Selat Lombok (Lembar-Padang Bai), PT DLU mengoperasikan tiga kapal yaitu KMP Dharma Rucitra III, KMP Dharma Fery VIII, dan KMP Dharma Fery IX. “Kapasitas umum penumpang 422 orang dan 40-50 kendaraan (roda 4),” kata dia (nur/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks