alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Taman Budaya dan Yoiakustik Ajak Lestarikan Tradisi

MATARAM-Taman Budaya NTB dan Yoiakustik mengajak masyarakat untuk melestarikan tradisi. Salah satunya dengan menampilkan pertunjukkan pentas seni bertemakan Toples Ikan di Gedung Teater Tertutup Taman Budaya NTB, Sabtu (29/6) malam. ”Kedepannya bentuk pertunjukkan itu akan lebih varian, agar tidak menjenuhkan,” kata Kepala Taman Budaya NTB Bq Rahmayati, Sabtu (29/6) malam.

Ia melihat pertunjukkan Toples Ikan yang dibawakan Yoiakustik ini sudah peka dengan lingkungan yang dikemas tradisi dalam bentuk musik. Selain subtansinya dan kemasan pertunjukkannya sudah memulai terlihat sesuai keinginan lingkungan. ”Agar tidak jenuh ini jadi pertimbangan kita. Kalau bicara konsep, waktu kuantitas kualitas harus seiring. Kalau bisa seiring sejalan, akan mendatangkan penonton,” tambahnya.

Pertunjukkan ini menjadi agenda rutin yang digelar Taman Budaya NTB setiap bulannya. Bila mengacu anggaran, Taman Budaya NTB hanya bisa menggelar pertunjukkan sekali sebulan. Namun setelah bersinergi dengan seniman, akhirnya bisa mewujudkan penampilan beberapa kali dalam sebulan. ”Dengan pertunjukkan 10 kali setahun, kami rasa pasti akan sangat minim sekali,” terangnya.

Ini sebagai bentuk apresiasi pada seniman se-NTB dengan memberikan ruang seniman berkarya. Sedangkan Taman Budaya menyiapkan tempat untuk mempertunjukkan karya tersebut. ”Pendampingan juga kami berikan dalam mengembangkan seni pertunjukkan tersebut,” tuturnya.

Sementara, Perwakilan Yoiakustik Wing Sentot Irawan mengatakan, Taman Budaya NTB lebih simpel. Khususnya dalam mengkomunikasikan keinginan birokrasi kebudayaan dengan masyarakat. ”Taman budaya ini lembaga untuk bisa menemukan kebahagiaannya dengan berkesenian,” katanya.

Harapannya masyarakat bisa mengenal seni tradisi melalui taman budaya. Karena kreatif itu tidak harus asing dengan nilai tradisi. Kalau sudah mengenal dan diajarkan nilai-nilai hakiki seni akan lebih memudahkan mengajak masyarakat melestarikan seni tradisi. ”Kebudayaan itu mengembalikan esensi dari kegiatan sosial masyarakat. Awalnya kesenian ya seperti itu,” tambahnya.

Pertunjukan Toples Ikan ini membaca kegelisahan menghadapi realitas media sosial. Asal semua dikelola dengan baik, hasil sebenarnya akan baik. (nur/r5/*) 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks