alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Bappenda Sasar Kalangan Santri

MATARAM-Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) NTB terus berupaya meningkatkan kesadaran wajib pajak. Tidak hanya melalui razia dan denda pajak, namun juga sosialisasi ke masyarakat. Kali ini Bappenda menyasar para santri di pondok-pondok pesantren (ponpes).

Karena itu, pekan panutan pajak kendaraan bermotor dan sosialisasi milenial road safety digelar di Ponpes Nurul Haramain, Narmada, Lombok Barat, Kamis (28/2). Beragam acara memeriahkan acara itu. Di antaranya, sosialisasi ketaatan membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), sosialisasi keselamatan berlalu lintas di jalan raya, hingga senam kreasi Samsat serta kuis dan doorprize. Juga penampilan hadrah dan drama bertemakan taat PKB dibawakan para santri Ponpes Nurul Haramain.

Sosialisasi bertujuan memberikan edukasi kepada para pelajar untuk menanamkan sadar pajak sejak dini, serta mematuhi peraturan berkendara di jalan raya, mengingat tingginya angka kecelakaan usia pelajar dan usia produktif.

“Kalau sosialisasi melalui pasar-pasar, perkampungan hingga mal sudah sering kita lakukan, sekarang kita mulai masuk ke ponpes dan sekolah-sekolah,” kata Kepala Bappeda  H Iswandi.

Kepala Unit pelayanan Pajak Daerah Gerung H Saiful Amri menyebutkan, puluhan ribu pelajar dari berbagai sekolah menengah di Lombok Barat mengendarai sepeda motor dan secara tidak langsung merupakan wajib pajak. Hal inilah yang melatarbelakangi diadakannya pekan panutan pajak kendaraan bermotor dan sosialisasi milenial road safety dilakukan di sekolah-sekolah. Harapannya para pelajar dapat menjadi generasi taat pajak serta pelopor keselamatan dalam berkendara.

Dalam kesempatan yang sama juga dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama melibatkan Tim Pembina Samsat, Kanwil Kementerian Agama NTB serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB tentang integrasi layanan kesamsatan dengan pendidikan keselamatan dan ketertiban berkendara bagi siswa SMA, SMK dan Ponpes. Sekaligus penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan nomor induk kependudukan, data kependudukan dan kartu tanda penduduk elektronik dalam layanan Bappenda NTB. (ili/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.
Enable Notifications    Ok No thanks