alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Mataram Waspada! Tujuh Kasus Korona Terbaru Merupakan Penularan Lokal

MATARAM—Warga Mataram semestinya kini harus lebih waspada. Zona waspada penularan Lokal yang disematkan Kementerian Kesehatan terhadap kota ini semakin terbukti.

Tujuh dari 17 kasus korona terbaru di Mataram yang dirilis Pemprov NTB Sabtu, (2/5)  merupakan penularan lokal. Tujuh warga ini tidak pernah melakukan perjalanan ke luar daerah namun mereka tertular oleh kerabat dekat yang pernah melakukan perjalanan ke daerah terpapar korona. Dalam kasus ini seluruh pembawa virus memiliki riwayat perjalanan ke Gowa, Sulawesi Selatan.

Dua kasus pertama yakni merupakan kakak beradik asal Kecamatan Ampenan, Mataram. Pasien nomor 234, merupakan bayi laki-laki berusia tiga bulan berinisial MB dan pasien nomor 235,  ZZM, perempuan usia  enam tahun.

Mereka terular oleh sang ibu   yang tercatat sebagai pasien nomor 181,  berinisial MD, 37 tahun. MD sendiri diduga tertular oleh sang suami  pasien nomor 106,  MZ, laki-laki, usia 42 tahun. MZ lebih dulu terjangkit sepulang dari  Gowa, Sulsel.

“Transmisi lokal ke dua,” ujar Kadikes NTB Hj Nurhandini Eka Dewi merinci pola penularan.

Maksudnya penularan telah terjadi dua kali. Pertama dari sang ayah ke ibu kemudian dari ibu ke anak-anak.

Kemudian  dua kasus lainnya dari Kelurahan Kebon Sari, Kecamatan Ampenan. Yakni Pasien nomor 236 berinisial  D, laki-laki, usia 58 tahun dan Pasien nomor 237 berinisial  N, perempuan, usia 23 tahun.

Keduanya tidak pernah  keluar daerah. Namun riwayat penularannya serupa dengan kasus di atas.  Mereka memiliki riwayat kontak dengan pasien yang pernah tertular yakni pasien nomor 147 dan 162.

Dalam keluarga ini yang pertama terjangkit adalah  pasien nomor 147,  berinisial  S, laki-laki, usia 28 tahun. Ia tertular sepulang dari Gowa.  Ia diumumkan positif pada Kamis 23 April lalu. Kemudian sehari setelahnya pasien nomor 162, AH, perempuan, usia 26 tahun diumumkan positif.

Terakhir tiga pasien  dari Kelurahan Turida, Sandubaya  Mataram yakni Pasien nomor 242,  RM, perempuan, usia 22 tahun,  Pasien nomor 243,  ATA, laki-laki, usia 23 tahun, dan  Pasien nomor 244 berinisial  M, perempuan, usia 52 tahun.

Ketiganya tak memiliki riwayat bepergian ke daerah terpapar korona. Namun memiliki riwayat kontak erat dengan pasien nomor 171, berinisial SS, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa.

“Jangan anggap enteng penyakit ini.  Hanya karena ego kita yang mengatakan  kami sehat siapa bilang kami kena virus, anak dan istri ikut menderita,” tambah Kadikes.

Dengan tambahan tujuh kasus ini total kasus korona di Kota Mataram menjadi 85 orang. Angka ini masih menempatkan Mataram sebagai daerah dengan jumlah kasus tertinggi di NTB.(ili/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks