alexametrics
Senin, 15 Agustus 2022
Senin, 15 Agustus 2022

Ikut Seleksi CPNS Gak Boleh Setengah Hati, Ini Alasannya Menurut BKD NTB!

MATARAM-Seorang pelamar CPNS Pemprov NTB yang lulus seleksi, dinyatakan mengundurkan diri. Setelah tidak melanjutkan proses pemberkasan untuk memperoleh SK CPNS.

”Informasinya seperti itu. Yang bersangkutan lulus di formasi perencana di Dinas PU,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB Muhammad Nasir, Rabu (2/2).

Nasir mengatakan,panitia seleksi daerah sudah berusaha menghubungi peserta, untuk segera mengurus pemberkasan. Namun, tidak ada respons dari peserta. ”Sudah kita coba, tapi orangnya tidak bisa dihubungi. Peserta ini berasal dari luar daerah,” ujarnya.

Tak lama setelah itu, BKD menerima surat pengunduran diri dari peserta yang bersangkutan. ”Ada kita terima. Ini juga sudah kita laporkan ke BKN, terkait peserta yang mundur ini,” sebut Nasir.

Baca Juga :  OPD Loteng Terus Matangkan Persiapan MotoGP

Ada konsekuensi bagi peserta CPNS yang mundur setelah dinyatakan lulus seleksi. Yakni, masuk daftar hitam untuk seleksi CPNS. Yang bersangkutan tidak diperbolehkan mengikuti tes di tahun-tahun berikutnya.

Sanksi tersebut diatur Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Nomor 36 Tahun 2018 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS. ”Disebutkan di sana, pemblokiran dari seleksi CPNS itu selamanya. Diblacklist selamanya, jadi tidak satu atau dua tahun saja,” jelasnya.

Untuk mengisi peserta yang mengundurkan diri, BKD akan mengusahakannya dari pelamar di ranking kedua. Sehingga formasi perencana di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB tidak kosong.

Lebih lanjut, mengenai SK pengangkatan CPNS untuk 385 pelamar yang lulus, akan terbit akhir Februari ini. Setelah proses pemberkasan peserta yang dinyatakan lulus berakhir pada 21 Januari dan usulan penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP) dari 22 Januari sampai 22 Februari. ”Kemungkinan akhir Februari ini bisa keluar SK CPNS,” tutur Nasir.

Baca Juga :  Pulihkan Ekonomi, NTB Atur Strategi

Di seleksi CPNS Pemprov NTB tahun 2021, pemerintah pusat memberikan kuota 422 formasi untuk tenaga teknis dan kesehatan. Dari jumlah tersebut, terdapat 37 formasi yang kosong akibat tidak adanya pelamar hingga peserta yang tidak lolos untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). (dit/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/