alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Travel Warning Ganggu Aktivitas Kapal Cepat ke Lombok

MATARAM-Dampak virus korona tak hanya mengganggu perjalanan ibadah umrah jamaah NTB. Tapi juga memberikan dampak signifikan pada aktivitas kapal cepat di perairan Lombok.

“Dampaknya ada, dan sangat kita rasakan,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lalu Bayu Windia, kemarin (1/3).

Aktivitas kapal cepat yang kerap beroperasi dari dan menuju Lombok memberi pengaruh yang cukup signifikan. Mengingat, banyak wisatawan yang takut untuk bepergian ke luar negeri. Pascapenetapan travel warning oleh sejumlah negara.

“Dampaknya memang terasa, tapi aktivitas masih ada. Tapi memang tidak terlalu signifikan,” jawabnya.

Bayu menjelaskan, masih ada aktivitas kapal cepat dari Bali menuju tiga gili. Bahkan, ada beberapa kapal cepat yang langsung menuju tiga gili dan Sekotong. Tanpa harus melintas di Bangsal dan sebaliknya.

“Jumlah aktivitas kapal cepat di sana memang ada, tapi tidak sebanyak biasanya,” ujarnya.

Agung, salah satu pelaku usaha di Gili Trawangan mengaku aktivitas wisatawan tidak terlalu signifikan. Apalagi, sejak virus korona merebak.

“Kalau awal-awal terdengar virus korona, wisatawan masih banyak yang datang. Apalagi setelah pergantian tahun,” katanya.

Tapi kunjungan wisatawan mendadak menurun, pascadiberlakukannya travel warning oleh sejumlah negara. Yang mengakibatkan, kunjungan ke tiga gili maupun destinasi wisata lainnya menjadi menurun.

“Biasanya kapal cepat bisa lebih dari lima dalam sehari, tapi kalau sekarang kurang dari itu,” tutupnya. (tea/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Simulasi Pembukaan Sekolah di NTB, Kerumunan Siswa Masih Terjadi

”Kalau di dalam lingkungan sekolah, semuanya tertib, tetapi pada saat pulang, masih ada kita temukan (kerumunan) meski tidak terlalu banyak ya,” ujarnya.

15 Ribu Suara Partai Non Parlemen Siap Dukung MUDA

"Kami berterima kasih atas dukungan tiga partai ini kepada kami," ujar HL Makmur Said memberikan apresiasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks