alexametrics
Senin, 25 Mei 2020
Senin, 25 Mei 2020

Terus Bertambah, Jumlah ODP dan PDP Korona di NTB Membengkak Jadi 1869 Orang

MATARAM—Sementara itu, hingga kemarin Kamis (2/4) jumlah  pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 terus bertambah.

Hingga kemarin, jumlah PDP dan ODP membengkak menjadi 1.869 orang. PDP sebanyak 66 orang, 39 orang masih diruang isolasi rumah sakit. ODP melonjak signifikan yakni 1.803 orang, sebanyak 1.357 orang masih dipantau.

Update Perkembangan jumlah penanganan warga terkait Covid 19 dalam website corona.ntbprov.go.id hingga Jumat (3/4) pukul 12.00 Wita.

Meningkatkatnya jumlah ODP disebabkan banyak warga NTB pulang kampung. Semua yang datang dari daerah terdampak Covid-19 masuk daftar ODP. Mereka menjalani karantina selama 14 hari.

Sementara itu total, lima orang PDP telah meninggal. Bertambah satu dari sebelumnya. Hasil uji lab sudah lama keluar, hanya saja selama ini belum dimasukkan dalam data PDP meninggal. Sehingga total ada lima PDP meninggal, termasuk pasien J, asal Dasan Agung yang positif Korona.

”PDP inisial Bu EN, 77 tahun asal Rembiga meninggal 8 Maret lalu. Dipastikan negatif Covid,” kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB I Gede Putu Aryadi, kemarin (2/4).

Gede menjelaskan, hasil uji laboratorium menyatakan dia negatif Covid. EN juga tidak punya riwayat perjalanan ke luar daerah. Kasusnya hampir sama dengan PDP asal Karang Medain. ”Meninggal karena penyakit lain,” katanya.(ili/r6/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Covid-19, Seleksi Alam, dan Pentingnya Alat Pelindung Diri

PEMERINTAH memutuskan agar masyarakat harus bisa berkompromi, hidup berdampingan dan berdamai, dengan Covid-19 agar tetap produktif. Suatu keputusan pasti mengandung suatu risiko. Pengambilan keputusan agar...

Pria di Dompu Dibacok Depan Istrinya Usai Salat Subuh

DOMPU-M Ali warga Desa Katua menjadi korban pembacokan usai salat subuh, Sabtu (23/5). Pria 45 tahun ini dibacok di depan istrinya. Korban mengalami dua luka...

Dua Tenaga Medis di Lombok Barat Positif Korona

GIRI MENANG-Dua orang tenaga medis di Lombok Barat (Lobar) terkonfirmasi positif korona. Saat ini, keduanya sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan dalam kondisi...

Kisah Tenaga Medis RSUD Selong harus Berlebaran di Ruang Isolasi Sambil Merawat Pasien Korona

SELONG – "Kami lebaran di sini saja. Selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir batin.’. Kalimat itu tertulis di dua lembar kertas putih....

Wabah Korona, Kemendagri Optimis Pilkada Serentak Tetap Digelar 9 Desember

JAKARTA--Pemerintah akhirnya menyampaikan sikapnya terkait nasib pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengusulkan agar pemungutan suara tetap dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Plt...

Sehari Bertambah 526 Orang, Korona di Indonesia Naik Menjadi 22.271 Kasus

JAKARTA--Terus Meningkat,  pasien positif Covid-19 di Indonesia masih mengalami peningkatan. Per Minggu (24/5) bertambah 526 kasus baru. Total pasien positif virus Korona di Indonesia...

Paling Sering Dibaca

Dalam Sehari, 10 Bayi dan Balita di Lombok Positif Terjangkit Korona

MATARAM—Jumlah bayi dan balita terjangkit korona di NTB terus bertamah. Jumat (22/5) kemarin sedikitnya lima bayi  dengan rentang usia satu sampai tujuh bulan positif...

Polres Mataram Tembak Komplotan Pembobol Mesin ATM

MATARAM-Jejak pelaku pembobol mesin ATM Wira alias Ceking dan Ibat alias Jarwo terhenti. Mereka diringkus tim opsnal Satreskrim Polresta Mataram, Kamis (21/5).   Mereka tertangkap di...

Siap-siap, Pendaftaran CPNS Lulusan SMA Dibuka 1 Juni

JAKARTA–Pemerintah mengumumkan tahun ini bakal membuka seleksi CPNS baru untuk lulusan SMA sederajat melalui jalur sekolah kedinasan. Kuotanya belum ditetapkan. Politeknik Keuangan Negara STAN,...

Malam Lebaran, Korona NTB Naik Jadi 474 Orang, Tidak Ada Tambahan Pasien Sembuh

MATARAM—Kasus positif korona di NTB kembali merangkak naik. Sabtu (23/5) Pemprov NTB mengumumkan 10 kasus positif baru. Hal ini merupakan hasil  pemeriksaan 73 sampel...

Mulai 1 Juni, Masuk ke Malaysia Dikenai Biaya Karantina Rp 7 Juta

JAKARTA--Dampak pandemi Covid-19, Malaysia memberlakukan aturan ketat. Semua orang yang memasuki Malaysia harus menanggung biaya karantina wajib dan menandatangani surat setuju untuk membayar. Tentunya...