alexametrics
Senin, 3 Oktober 2022
Senin, 3 Oktober 2022

Sirkuit Mandalika Diusulkan Jadi Balapan Penutup GT World Challenge Asia

MATARAM-Event balap mobil GT World Challenge Asia belum dipastikan digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit. ”Belum tanda tangan kontrak. Masih pada tahap terms of condition, hampir deal,” kata Direktur Teknik dan Operasi Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Samsul Purba.

Purba mengatakan MGPA tetap intens menjalin komunikasi dengan promotor GT World Challenge Asia, yakni SRO Motorsport. MGPA maupun SRO Motorsport disebut Purba memiliki keinginan yang sama, soal menggelar balap mobil GT World Challenge Asia yang Sirkuit Pertamina Mandalika.

Hanya saja, ada beberapa hal teknis yang harus diselesaikan bersama. Terutama dari sisi homologasi sirkuit. MGPA juga diharuskan untuk merealisasikan sejumlah rekomendasi dari Federation Internationale de I’Automobile (FIA), yang diperoleh saat inspeksi ke Sirkuit Pertamina Mandalika Maret lalu.

Beberapa rekomendasi FIA, di antaranya terkait dengan penambahan fasilitas keamanan untuk balap mobil di Sirkuit Pertamina Mandalika. Ada juga soal penambahan pit exit serta penempatan barrier.

Baca Juga :  Penonton MotoGP Gak Perlu Bingung, Ada 278 Shuttle Bus Gratis ke Sirkuit

”Itu sedang kami kerjakan. Komunikasi intens juga tetap dengan FIA dan SRO Motorsport,” sebutnya.

Dikutip dari laman GT World Challenge Asia, rencananya ada enam seri yang digelar enam sirkuit. Dimulai dari Sepang International Circuit sebagai seri pertama pada 20 Mei; Suzuka International Circuit pada 14 Juli; Fuji International Speedway pada 22 Juli.

Kemudian, Sportsland Sugo di Jepang mulai 19 Agustus; Okayama International Circuit di 23 September; dan seri pemungkas di Pertamina Mandalika International Street Circuit pada 21 Oktober.

Namun, Purba mengatakan jika GT World Challenge Asia jadi di Mandalika, kemungkinan tidak digelar pada Oktober. Tapi direncanakan pada Desember. Artinya dilakukan setelah balapan World Superbike (WSBK) pada November.

SRO Motorsport sendiri berkeinginan untuk menggelar balapan sebelum WSBK. Tapi, MGPA menilai hal tersebut tidak memungkinkan. Alasannya, ada banyak persiapan yang harus dilakukan untuk balapan WSBK.

Baca Juga :  Komunitas Ruang Sandi Siap Promosikan Pariwisata NTB

Meski direncanakan Desember, MGPA juga belum bisa memastikan kapan tanggal balapan GT World Challenge Asia untuk seri Mandalika. ”Masih kami bahas intens,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Arie Prasetyo menyebut skema bisnis untuk penyelenggaraan GT World Challenge Asia masih belum final. ”Itu sedang kami finalkan bersama SRO Motorsport,” kata Arie.

Belum finalnya gelaran GT World Challenge Asia ditegaskan Arie bukan disebabkan faktor Sirkuit Pertamina Mandalika yang belum siap, untuk menggelar balapan mobil. Tapi sebaliknya, Arie mengklaim sirkuit sudah sangat siap.

”ITDC yang menjadi host itu ada banyak yang harus dibahas dengan promotor. Kami ngomongin hosting fee, racenya, dan yang bukan racenya,” tandas Arie. (dit/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/