alexametrics
Rabu, 25 November 2020
Rabu, 25 November 2020

Juara Kampung Sehat NTB, Modal Mempertahankan Perilaku PHBS

Lima desa yang menjadi wakil Lombok Barat dalam Lomba Kampung Sehat tingkat Provinsi telah tuntas dinilai Tim Penilai Provinsi. Pemkab Lombok Barat yakin lima desa dari Gumi Patut Patuh Patju tersebut akan menjadi juara di Bumi Gora.

——————-

 

”KAMI tentu yakin sepenuhnya, lima desa yang mewakili Lobar ada yang bisa menjadi juara,” kata Wakil Bupati Lombok Barat Hj Sumiatun.

Ia menjelaskan pada Lomba Kampung Sehat tingkat Provinsi NTB, Lombok Barat menjadi daerah dengan wakil terbanyak. Sebanyak dua desa di bawah wilayah hukum Polresta Mataram yaitu Desa Gegelang, Kecamatan Lingsar, dan Desa Sesaot, Kecamatan Narmada. Tiga lainnya berada di bawah wilayah hukum Polres Lombok Barat yaitu Desa Kuripan dan Desa Giri Sasak di Kecamatan Kuripan dan Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong.

Dikatakan Sumiatun, sebagaimana juga diniatkan Kapolda NTB Irjen Pol M Iqbal, lomba ini menjadi sarana agar masyarakat betul-betul mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Jadi lomba ini bukanlah tujuan. Tapi hanya salah satu alat untuk mencapai tujuan yaitu Nurut Tatanan Baru.

”Tim juri tentu sudah langsung bertanya dan konfirmasi ke desa bersangkutan dengan segala kriteria penilaian,” ujarnya.

Menurut Wabup, Pemkab Lobar selalu menekankan esensi dari Lomba Kampung Sehat ini adalah kontinyuitas, keberlanjutan. Bukan hanya berhenti pada tahap lomba. Artinya, bagaimana masyarakat bisa terus peduli dan patuh pada protokol kesehatan, menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, dan seterusnya.

“Tentu saja, menang kalah dalam sebuah perlombaan adalah biasa. Harapan kami menjadi yang bisa menang,” terangnya.

Sekretaris Desa Desa Sekotong Tengah Muhammad Rasid secara terpisah mengatakan, pihaknya memiliki optimisme tinggi dapat menciptakan perubahan yang berkemajuan dalam lomba ini.

”Bintang dari selatan yang akan bersinar dari ujung selatan Lombok Barat untuk menduniakan Sekotong,” ujarnya.

Sementara Kades Giri Sasak Hamdani mengatakan dengan lomba ini, pihaknya jadi bisa melihat potensi desa. Sehingga ke depannya ini akan menjadi langkah awal pengembangan potensi tersebut.

”Kami akan memberikan pembinaan, lebih-lebih di masa pandemi ini,” tuturnya.

Ketua Tim Juri Joko Jumadi mengatakan, penilaian yang dilakukan merupakan penilain kedua setelah beberapa waktu yang lalu sudah dilakukan penilaian pertama. Lomba Kampung Sehat sendiri kata dia sedikit lebih rumit dibanding lomba desa, karena semua penilaian itu berkaitan.

”Kalau bicara Kampung Sehat harus didukung sosial ekonomi yang kuat dan keamanan yang baik. Kalau keamanan dan sosial ekonomi tidak baik, maka tidak mungkin suatu kampung menjadi sehat,” ujarnya.

Sesuai keinginan Kapolda, lanjutnya,  bukan selesai lomba kampung sehat kemudian selesai tapi terus berkelanjutan. Lomba kampung sehat sebagai upaya Kapolda untuk memotivasi semua pemda beserta masyarakat kemudian berpartisipasi aktif dalam penanganan Covid-19.

Itu sebabnya Joko berharap, perilaku hidup sehat yang terbangun dalam proses Lomba Kampung Sehat tetap berlanjut setelah lomba ini selesai. ”Karena dengan partisipasi masyarakat kita bisa melawan Covid-19 ini yang belum jelas kapan berakhir,” katanya. (nur/r6)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kejati NTB Tahan Bendahara Asrama Haji

Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB menahan Bendahara Asrama Haji Embarkasi Lombok Iffan Jaya Kusuma (IJK). Dia ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, Senin (23/11) lalu. "Kalau kepala UPT tidak datang," kata Juru Bicara Kejati NTB Dedi Irawan, kemarin (24/11).

Banyak Dijual ke Luar Daerah, Harga Bahan Pokok di Mataram Naik

”Yang buat mahal itu harganya karena banyak dikirim ke luar daerah. Di sana harganya jauh lebih menjanjikan jadi pedagang memilih kirim ke sana juga,” ujarnya.

Guru Garda Terdepan Pencegahan Korona di Sekolah

”Kalau guru tidak disiplin atau lengah, maka saya tidak bisa bayangkan, apa yang akan terjadi pada anak-anak kita,” ujar Pembina BKP PGRI NTB Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

Belajar dari Pengalaman Langsung Kesembuhan Penyintas COVID-19

Pola makan dengan asupan makanan tinggi kalori dan tinggi protein merupakan treatment yang dianjurkan saat terkena COVID-19. Hal ini berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh.

XL Axiata Raih Dua Penghargaan Internasional

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali berhasil mendapatkan penghargaan tingkat internasional.

Dosen Fisika Unram Gelar Pelatihan HOTS Daring

”Ini (pelatihan, Red) dalam rangka meningkatkan kualitas hasil pembelajaran siswa di tengah wabah Pandemi Covid-19,” kata Ni Nyoman Sri Putu Verawati, ketua tim dosen, kemarin (23/11).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.
00:06:43

VIDEO : Polisi Bongkar Pabrik Sabu di Pringgasela Lotim

Peredaran gelap narkoba di Provinsi NTB benar-benar mengkhawatirkan. Pera pelakunya menggunakan beribu macam cara. Bahkan sudah ada yang memproduksi barang haram itu di daerah ini. Polisi sudah berhasil membongkarnya.

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...
Enable Notifications    OK No thanks