alexametrics
Senin, 15 Agustus 2022
Senin, 15 Agustus 2022

Perbaikan IC Molor, PUPR Belum Bersikap

MATARAM-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB belum bersikap. Mereka belum menentukan apakah kontraktor dicoret atau tidak atas keterlambatan perbaikan Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center (IC) NTB.

Kepala Dinas PUPR NTB H Azhar menjelaskan, pihaknya masih harus menggelar rapat evaluasi dengan PPK untuk mengambil kesimpulan dan keputusan. Hasil evaluasi itu sangat penting untuk mengetahui kondisi sebenarnya. Apalagi dia baru melakukan serah terima jabatan beberapa hari lalu, sehingga masih perlu mempelajari setiap persoalan secara detail.

Kalau memang kontraktor tidak sanggup lagi mengerjakan setelah masa perpanjangan dilakukan, maka dia akan dicoret. Tapi kesimpulan bahwa kontraktor tidak punya komitmen bekerja baru diketahui setelah membedah hasil evaluasi bersama PPK. ”Saya belum rapat sama PPK, kemarin ada persiapan Musrenbang,” ujarnya.

Baca Juga :  BP2MI NTB Ajak Kabupaten/Kota Perkuat Komitmen Lindungi PMI

Meski demikian, Azhar menekankan aturan tetap harus ditegakkan. Bila sampai masa perpanjangan kontraktor tidak mampu, maka dia bisa di-blacklist. Tapi keputusan itu tidak bisa diambil tanpa dasar yang jelas. ”Kalau belum selesai kita putus sudah kontraktornya,” tegas Azhar.

Proyek perbaikan dan penataan IC sendiri akan kembali dilakukan tahun 2019. Tapi pekerjaanya lain, proyek itu untuk melanjutkan pekerjaan yang belum sebelum-sebelumnya. Seperti penataan taman dan beberapa fasilitas di sana.  ”Taman dan kolam yang belum tuntas dulu,” katanya.

Total dana perbaikan masjid IC akibat gempa tahun 2018 sebesar Rp 1,6 miliar. Kontraktor ditunjuk langsung Dinas PUPR NTB karena dalam kondisi darurat. Harusnya perbaikan selesai Desember 2018. Namun pengerjaan proyek molor dan diperpanjang hingga Maret. (ili/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/