alexametrics
Sabtu, 6 Juni 2020
Sabtu, 6 Juni 2020

Rapid Test Hanya untuk Tenaga Medis dan ODP Korona

MATARAM-Pemprov NTB menerima ribuan rapid test. Alat tersebut hanya difokuskan untuk tenaga medis dan orang dalam pemantauan (ODP).

“Pembagian ini akan kami komunikasikan dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) NTB, akan dibawa ke mana dan ke siapa saja,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB H Ahsanul Khalik, kemarin (3/4).

Khalik menuturkan, rapid test ini ini akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan serta daerah dengan jumlah ODP yang tinggi. “Terlebih lagi, bagi daerah yang sudah memiliki kasus positif,” jelasnya.

Rencananya, rapid test juga menyasar warga-warga yang sudah kontak dengan pasien positif. Dan diperkirakan, jumlah rapid test yang dibutuhkan pemprov cukuplah banyak.

“Masing-masing orang akan di tes dua kali, kita akan tes 2.400 orang. Maka alat yang dibutuhkan sekitar 4.800 buah,” tuturnya.

Jika kebutuhan rapid test dinilai kurang, pemprov akan meminta alat ini untuk dikirim kembali.

“Ini berlaku sampai siaga darurat,” jelas pria yang juga masuk Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona (covid-19) NTB tersebut.

Nantinya, pengecekan rapid test akan dilakukan setiap hari oleh masing-masing tenaga medis yang ada di kabupaten/kota. “Rencananya akan setiap hari, kami kan buat formulasi kebutuhan rapid test ini dulu,” tutupnya. (tea/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Japnas-Pemprov NTB Perkuat Peluang Ditengah Pandemi Covid-19 Saat New Normal

MATARAM–Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) mengambil inisiatif, menjajaki peluang bangkit ditengah pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia dan dunia saat ini. Japnas menggandeng Pemprov NTB,...

Astra Motor Hadirkan Promo Hot Deals Special Juni

MATARAM- Astra Motor NTB setiap bulannya selalu memberikan penawaran paket promo yang sangat menarik khusus untuk konsumen setia Honda. Bulan Juni 2020 ini Honda...

Beban Bertambah, Selain BPJS Pekerja Harus Bayar Iuran Tapera

JAKARTA–Sistem Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) akan mewajibkan seluruh pekerja baik sektor pemerintah maupun swasta untuk menjadi peserta. Meski demikian, hanya masyrakat dengan penghasilan rendah...

Batal Berangkat Tahun Ini, Sebagian Besar Jamaah Tak Tarik Dana Haji

JAKARTA–Calon jamaah haji (CJH) diperkirakan lebih memilih tidak menarik uang setoran pelunasan ongkos hajinya. Sejak pembatalan haji diputuskan 2 Juni lalu, sampai kemarin (3/6)...

NTB Coba-coba “New Normal”, Mulai dari Masjid dan Pusat Perbelanjaan

MATARAM-Tidak ada daerah di NTB layak new normal. Dari 102 daerah yang dipersilakan pemerintah pusat menerapkan New Normal, tak ada satu pun daerah dari...

Keluar Daerah Palsukan Surat Bebas Korona, Ini Sanksi Pidananya

MATARAM-Kejaksaan Agung mengeluarkan surat Nomor B-2115/Ejp/05/2020. Surat tersebut menegaskan terkait pemalsuan surat yang berkaitan dengan penanganan Covid-19. ”Kalau ada pelaku yang melakukan tindakan pemalsuan...

Paling Sering Dibaca

Cek Korona di Mataram, Biaya Rapid Test Rp 400 Ribu, Swab Rp 1.250.000

MATARAM-Di masa New Normal, hasil rapid test dan swab sangat dibutuhkan. Misalnya jika Anda ingin bepergian dengan menggunakan pesawat. Padahal, biaya untuk rapid test dan...

Jenazah Positif Korona, Warga di Kediri Lobar Tolak Pemakaman Standar Covid-19

GIRI MENANG-Sejumlah warga di Kediri, Lombok Barat  menolak mengikuti arahan pemerintah. Kaitannya dengan standar protokoler Covid-19 untuk pemakaman warga yang dinyatakan positif Korona. Seorang warga...

Siap-siap, Pendaftaran CPNS Lulusan SMA Dibuka 1 Juni

JAKARTA–Pemerintah mengumumkan tahun ini bakal membuka seleksi CPNS baru untuk lulusan SMA sederajat melalui jalur sekolah kedinasan. Kuotanya belum ditetapkan. Politeknik Keuangan Negara STAN,...

RS Mulai Kewalahan, Dokter Tertular, Ruang Isolasi Pasien Korona di Lombok Penuh

MATARAM-Selain banyaknya tenaga medis tertular virus Korona, rumah sakit rujukan Covid-19 di NTB mulai over kapasitas. Jumlah pasien yang dirawat melebihi kapasitas ruang isolasi. Anggota...

152 Tenaga Medis di NTB Tertular Korona, Pelayanan Rumah Sakit Bisa Lumpuh

MATARAM-Rumah sakit bisa lumpuh. Jumlah tenaga medis terjangkit Covid-19 melonjak dua kali lipat. Pekan lalu baru 67 orang. Namun kemarin sudah mencapai 152 orang. ”Ya,...