alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Mahal, Penanganan Satu Pasien Korona di NTB Habiskan Rp 148 Juta

MATARAM-Penyembuhan pasien positif Korona mahal. Tidak murah. Satu pasien bisa menghabiskan Rp 148 juta untuk perawatan 14 hari. Padahal, ada pasien yang harus dirawat di ruang isolasi mencapai 35 hari.

”Sehat itu mahal, apalagi penyakit menular yang baru seperti ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (3/5).

Bila ditotal, 268 orang pasien positif Covid-19 hingga kemarin di NTB membutuhkan Rp 39,6 miliar lebih. Dengan asumsi semua pasien dirawat 14 hari dengan standar biaya dari Kementerian Kesehatan sebesar Rp 148 juta. ”Kita punya pasien yang dirawat 35 hari lho,” kata Eka.

Dana itu belum termasuk biaya selama proses contact tracing orang yang kontak dengan pasien positif. Karenanya, banyak anggaran belanja pemerintah daerah tersedot untuk penanganan Covid-19.

”Anggaran seluruh Indonesia terserap untuk mengatasi Covid,” jelasnya.

Biaya perawatan pasien Covid-19 besar karena dia membutuhkan ruang khusus untuk isolasi. Masa perawatan cenderung panjang dan biaya pemeriksaan penunjang mahal. ”Untuk merawat butuh APD dalam jumlah yang besar,” katanya.

Kenyataan di lapangan penanganan pasien tidak hanya dalam pemulihan. Penanganan dimulai sejak rapid test dua kali dan swab. Semua itu membutuhkan biaya. Akhir pekan kemarin, stok reagen untuk uji swab sempat menipis, namun saat ini sudah normal kembali.

Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi yang dikonfirmasi soal besaran anggaran enggan menjawab.  Pemprov NTB dikabarkan mengalokasikan dana hingga Rp 900 miliar untuk penanganan Covid-19.

Dengan besarnya biaya perawatan, dr Eka meminta warga meningkatkan kesadaran. Jika sudah terjangkit, tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga keluarga. ”Jangan anggap enteng penyakit ini,” tegasnya.

Ia mencontohkan, pasien nomor 234, MB, balita tiga bulan dan pasien 235 ZZM,  usia enam tahun, asal  Ampenan. Kakak beradik itu tertular sang ibu pasien 106 yang juga positif Covid-19. Sang ibu tertular suaminya, pasien 181 yang pernah ke Gowa, Sulawesi Selatan. Sehingga satu keluarga positif Covid-19. ”Ditularkan dari ayah ke ibu transmisi lokal pertama dari ibu ke anak transmisi lokal kedua,” jelasnya.

Dengan fakta itu, dia menyerukan warga benar-benar serius menyikapi situasi saat ini. Tidak menganggap enteng pandemi Covid-19. Ia prihatin, masih banyak warga berkeliaran di jalan tanpa masker. Kerumunan masih banyak terlihat pada sore hari di Kota Mataram.(ili/r6/r2)

Berikut Detail Biaya Perawatan Pasien Korona  di NTB 

PASIEN POSITIF/ODP/PDP TANPA KOMPLIKASI

  • ICU dengan ventilator Rp 15,5 juta
  • ICU tanpa ventilator Rp 12 juta
  • Isolasi tekanan negatif dengan ventilator Rp 12 juta
  • Isolasi tekanan negatif tanpa ventilator Rp 10,5 juta
  • Isolasi non tekanan negatif dengan ventilator Rp 10,5 juta
  • Isolasi non tekanan negatif tanpa ventilator Rp 7,5 juta

PASIEN POSITIF/ODP/PDP DENGAN KOMPLIKASI

  • ICU dengan ventilator Rp 16,5 juta
  • ICU tanpa ventilator Rp 12,5 juta
  • Isolasi tekanan negatif dengan ventilator Rp 14,5 juta
  • Isolasi tekanan negatif tanpa ventilator Rp 9,5 juta
  • Isolasi non tekanan negatif dengan ventilator Rp 14,5 juta
  • Isolasi non tekanan negatif tanpa ventilator Rp 9,5 juta

PEMULASARAAN JENAZAH

  • Pemulasaraan jenazah Rp 550.000
  • Kantong jenazah Rp 100.000
  • Peti jenazah Rp 1,75 juta
  • Plastik erat Rp 260.000
  • Disinfektan jenazah Rp 100.000
  • Transport mobil jenazah Rp 500.000
  • Disinfektan mobil jenazah Rp 100.000

Sumber: Kementerian Kesehatan

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Dorong Industri Kreatif : HARUM Rancang Mataram Creative District

ebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kota Mataram harus menangkap peluang ini sebagai salah satu penguat daya saing global di masa mendatang.  Bagaimana rencana pengembangan Industri Kreatif di Mataram di masa mendatang berikut petikan wawancara kami dengan H Mohan Roliskana calon wali kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks