alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Dewan Panggil Disnakertrans dan Imigrasi Terkait Tewasnya Empat WNI di Arab Saudi

MATARAM-Komisi V DPRD NTB akan memanggil semua instansi yang terlibat dalam pengiriman buruh migran. Mulai dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Mataram, dan Polda NTB. Mereka akan duduk bersama menyikapi meninggalnya empat warga Lombok Tengah di Arab Saudi.

Rencananya, pertemuan digelar Senin pekan depan. Dari pertemuan itu, mereka akan menyusun langkah advokasi. Tidak hanya menuntaskan kasus tewasnya empat WNI, tetapi juga memperbaiki tata kelola pengiriman buruh migran. ”Kami tidak mau masalah ini menguap, harus ada endingnya,” tegas Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB HM Nursaid Kasdiono, saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (3/7).

Kasdiono menjelaskan, sejak awal mereka sudah berkoordinasi dengan Disnakertrans NTB.  Data-data yang didapatkan dari pusat juga sudah mereka terima. Namun masih banyak hal yang perlu didalami dalam kasus tersebut.

Dokumen-dokumen perjalanan para TKI tersebut harus dibongkar. Tidak menutup kemungkinan ada dokumen yang janggal di dalamnya. Data itu kemudian bisa ditelusuri lebih dalam sehingga diketahui siapa yang bertanggungjawab. Dia curiga empat WNI itu korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Tapi semua itu harus dibuktikan. ”Makanya kami perlu duduk bersama,” ujar politisi Partai Demokrat itu.

Daerah juga akan mendesak pemerintah pusat lebih serius mengusut kasus meninggalnya empat WNI tersebut. Jangan sampai tutup buku sebelum ada pihak yang bertanggungjawab. ”Negara harus hadir di sini,” ujar Kasdiono.

DPRD NTB juga berencana membentuk panitia khusus (pansus) untuk mengusut kasus itu. Serta mengusulkan gubernur NTB membentuk satgas untuk memberantas TPPO di NTB. Satgas nanti bertugas untuk mendeteksi dan mencegah warga menjadi korban TPPO, kemudian bisa menindak pelaku TPPO. ”Satgas ini penting, kita belum punya di NTB,” tendasnya.

Terpisah, Kepala Disnakertrans NTB HM Agus Patria mengatakan, dia menyambut baik pertemuan itu. Bahkan mereka sendiri yang bersurat agar pertemuan segera digelar. Mereka ingin kasus meninggalnya empat WNI itu dituntaskan. Di samping itu, mereka juga terus berkoordinasi dengan pusat melalui BP3TKI Mataram.

Agus menambahkan, satu orang selamat atas nama Nur Hayati, terakhir dikabarkan melarikan diri dari RS Al Noor, Makkah. Hingga saat ini keberadaannya belum diketahui. Karena itu, dia merasa perlu pemerintah daerah bersikap untuk menyelesaikan kasus tersebut. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, NTB Promosikan Peluang Investasi

Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. ”Pasti ujungnya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji.

Efek Pandemi, Transaksi Valas di NTB Melorot 90 Hingga Persen

”Hingga kini pandemi telah memukul telak seluruh kegiatan usaha penukaran valuta asing (kupva) di money changer hingga 90 persen,” kata Darda Subarda, pemilik Money Changer PT Tri Putra Darma Valuta, kepada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Silky Pudding Drink Lombok, Minuman Kekinian Satu-satunya di Lombok

Minuman ini hadir dengan delapan varian rasa, yakni Red Island, Choco Dream, Magical Blue, dan Beauty Sunset. Juga Baby Queen, Sweet Choco, Deep Purple dan terakhir ada Snlight Choco. “Harganya hanya Rp 13.000 per cup,” kata Ramadarima, pemilik Silky Pudding Drink Lombok.

Sumbawa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka

”Masing-masing kecamatan, ada perwakilan atau piloting, minimal dua sekolah yang kami tunjuk,” kata Sahril.

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Saatnya Kota Mataram Dipimpin Arsitek

“Tidak bisa kita mengharapkan perubahan, kalau masih memberikan kepemimpinan pada orang yang sama,” kata Ketua Partai Gelora NTB HL Fahrurrozi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks