alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

2023 NTB Ditargetkan Bebas BAB Sembarangan

TALIWANG-Pemprov menginginkan seluruh daerah di NTB bebas buang air besar sembarangan (BABS) atau open defecation free (ODF). ”Kami ingin kabupaten kota se-NTB berstatus ODF,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah, pada acara Advocacy Horizontal Learning (AHL) 2020, di Kabupaten Sumbawa Barat, kemarin (4/3).

                Rohmi mendorong kabupaten kota lebih peduli pada persoalan mendasar masyarakat. Seperti ketersediaan air bersih, sanitasi layak, dan pelayanan kesehatan. ”Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) merupakan satu-satunya kabupaten di NTB yang berstatus ODF,” katanya.

Karena itu, tidak salah jika AHL 2020 digelar di KSB. Acara yang diselenggarakan Asosiasi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (Akkopsi) itu mengangkat tema “Tuntaskan BASNO NTB, Hentikan Buang Air Sembarangan Menuju Pengelolaan Sanitasi Aman”.

Status tersebut diraih KSB karena memiliki infrastruktur pengolahan sanitasi aman, berupa Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT). Sedangkan sembilan derah lain  di NTB masih berstatus menuju ODF.

Menurut Rohmi, percepatan program unggulan seperti revitalisasi posyandu, zero waste dan perbaikan kerusakan lingkungan diyakini sebagai kunci suksesnya ODF di NTB.”Kita memulai dari skup terkecil namun memiliki dampak besar,” katanya.

Gerakan bebas buang air besar sembarangan, kata Rohmi, bisa membebaskan NTB dari banyak persoalan kesehatan. ”Edukasi masyarakat dalam menjaga lingkungan perlu terus dilakukan,” ujarnya.

Dari 7.300 posyandu di NTB, 1.300 telah menjadi posyandu keluarga. Ia optimis tahun 2023 semua posyandu di NTB bisa menjadi posyandu keluarga.

Sementara itu, Perwakilan UNICEF Robert Gas mengatakan, pihaknya berkomitmen membantu Pemprov NTB menghapus perilaku buang air sembarangan. ”Kami menargetkan NTB bebas buang air besar sembarangan tuntas tahun 2023,” katanya.

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI dr Kirana Pritasari mengapresiasi KSB sebagai tempat penyelenggaraan AHL 2020. ”KSB adalah tiga kabupaten di Indonesia yang telah berstatus ODF,” katanya.

Keberhasilan KSB meraih status ODF, karena komitmen luar biasa dari kepala daerah. ”Komitmen dari kepala daerah merupakan faktor kunci,” ujarnya. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Izin Tinggal Habis, WNA di NTB Siap-siap Kena Denda

Masa perpanjangan izin tinggal keadaan terpaksa berakhir Minggu (20/9) besok. Artinya, bagi warga negara asing (WNA) yang belum memperpanjang bakal dikenakan denda. ”Kalau tidak diperpanjang hingga batas waktu yang ditentukan maka dianggap overstay dan bakal dikenakan denda,” kata Kepala Imigrasi Kelas IA TPI Mataram Syahrifullah, kemarin (18/9).

Kasus Ikan Teri JPS Gemilang, Kejati Koordinasi dengan Inspektorat

Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB belum melangkah lebih jauh mengusut pengadaan ikan teri paket JPS Gemilang tahap II. ”Kita koordinasikan dulu dengan Inspektorat,” kata Asintel Kejati NTB Munif di ruangannya, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks