alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

20 Anak di NTB Positif Terjangkit Korona, Tertular Keluarga Dekat

MATARAM–Hingga Senin (4/6) jumlah kasus korona di NTB meningkat menjadi 275 kasus. Dalam jumlah itu  kasus anak terjangkit virus Korona di NTB semakin banyak. Kemarin, tiga orang anak dinyatakan positif Covid-19. Total sudah 20 orang jadi penderita Covid-19.

”Mereka tertular anggota keluarga,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (4/5).

Ia menerangkan, anak, khususnya balita merupakan kelompok risiko tinggi, sama halnya dengan orang lanjut usia. ”Balita umur tiga bulan kemarin itu kan menyusu pada ibunya, jadi itu resiko,” katanya.

Bayi dan balita berisiko tinggi karena sistem penangkis di tubuhnya belum sempurna. Sementara orang lanjut usia berisiko tinggi karena imunitasnya sudah mulai menurun. ”Sedangkan balita karena imunitasnya belum selesai terbentuk,” jelas dokter spesialis anak ini.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan NTB telah mencatat anak-anak usia 0-18 tahun yang terjangkit Covid-19 sebanyak 17 orang. Ditambah tiga anak positif baru menjadi 20 orang. ”Dan itu termasuk besar. Orang-orang di Jakarta terkaget-kaget, NTB anak-anak banyak sekali,” katanya.

Di sisi lain, ia bersyukur mereka cepat ditemukan agar segera ditangani. Bila tidak, virus  di badan makin ganas. ”Daya tahan tubuhnya belum sempurna, apa yang terjadi?” katanya.

Tapi bila ditemukan dan mendapatkan pengobatan, kemungkinan sembuh lebih besar. ”Insya Allah sembuh,” katanya.

Sementara dari 268 kasus sebelumnya, pasien dengan usia 50 tahun ke atas sebanyak 17 persen atau 46 orang. ”Cuma yang nambah pasien anak-anak dua hari ini,” katanya.

Tambahan tiga anak positif Covid-19 yakni pasien nomor 269, RRA, laki-laki, 9 tahun dan pasien nomor 273, RRH, 13 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Keduanya kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 233, klaster luar negeri. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik.

Kemudian, pasien nomor 275, ENP, perempuan, usia 2 tahun, asal Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Ia tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit atau kontak erat pasien Covid-19. Dengan kata lain ia terkena penularan lokal Covid-19.

Hingga kemarin, total kasus pasien Covid-19 di NTB mencapai 275 orang. Pasien sembuh 47 orang, meninggal dunia lima orang dan 223 orang masih dirawat. ”Penambahan pasien sesuai dengan kurva prediksi. Kalau sesuai bahaya, akhir Mei bisa sampai di atas 1.000 kasus,” katanya.(ili/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks