alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Mulai Rusak, Warga Keluhkan Kondisi Jalan Tanak Awu-Pengembur

PRAYA-Kondisi jalan kabupaten dari Desa Tanak Awu menuju Desa Pengembur, Kecamatan Pujut Lombok Tengah memprihatinkan. “Mulai retak-retak, bergelombang, dan berlubang,” kata salah satu tokoh pemuda Desa Pengembur Sadrah pada Lombok Post, Kamis (4/6).

Kerusakannya diperkirakan sepanjang 2 kilometer (km). Warga berharap, Dinas PUPR Loteng bersikap. Apalagi umur jalan sudah tujuh tahun atau dibangun sejak tahun 2014 lalu. Di satu sisi, akses itu menjadi jalan pintas menuju objek-objek wisata di wilayah selatan. “Salah satunya, Pantai Mawun Desa Tumpak,” ujarnya.

Disisi lain, akses jalan itu juga telah menghasilkan manfaat besar bagi warga. Baik bidang ekonomi, pertanian, perikanan, pendidikan, kesehatan, dan aktivitas sehari-hari warga. “Setelah dihotmix, yang sebelumnya jauh semakin dekat, yang mahal semakin murah dan yang berat semakin ringan,” paparnya.

Namun kini, beberapa titik jalan itu mengalami kerusakan. Pengendara harus lebih berhati-hati. Jika tidak, bisa-bisa terjatuh. Dia menyarankan, perbaikan harus menyesuaikan dengan kondisi tanah. Sehingga bertahan lama. “Secara geografis, sebagian lahan yang dilalui akses jalan itu tanah liat,” ujar Sadrah.

Kendati demikian, pihaknya bersyukur dan berterima kasih, karena sejak zaman Bupati HM Suhaili FT, akses-akses jalan kabupaten mulus. “Mohon yang sempit juga diperlebar dan yang lebar diperkuat,” tambah tokoh pemuda Desa Pengembur lainnya Nursiah.

Dia juga berharap jalan yang rusak segera diperbaiki. Jangan berlama-lama dan menunggu rusak parah. Selain itu, diperlukan program pembangunan drainase. Kalau sudah seperti itu, maka wisatawan merasa aman dan nyaman.

Kepala Dinas PUPR Loteng Lalu Firman Wijaya menjelaskan, untuk sementara waktu program pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di stop dulu. Karena anggarannya dialihkan untuk penanganan covid-19. “Itu yang bersumber dari APBD. Sedangkan dari APBN, jalan terus. Namun bersifat terbatas,” tandasnya.

Kata dia, begitu covid-19 dinyatakan berakhir, maka program yang dimaksud dibuka kembali. “Karena kami di Dinas PUPR, ikut berperan aktif mendukung penanganan covid-19,” pungkasnya. (dss/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lomba Kampung Sehat Bawa Berkah untuk Warga

Lomba kampung sehat di Lombok Tengah ternyata membawa keberkahan bagi warga. “Salah satunya, keberkahan perputaran ekonomi,” ujar Kapolsek Pringgarata AKP Suherdi, Senin (13/7).

Katanya Gak Boleh, Kok Ritel Modern di Lotim Makin Menjamur?

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim memberikan lampu hijau bagi para investor yang hendak berinvestasi. Termasuk kehadiran ritel modern yang oleh beberapa pihak dianggap membunuh pedagang kecil. “Lotim ini zona hijau untuk berinvestasi,” kata  Kepala DPMPTSP Muksin pada Lombok Post, Senin (13/7).

Yuk.. Beli Sayur Segar di Embung Bengkel, Praya : Bisa Petik Sendiri!

Petani dan Pemerintah Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya Lombok Tengah, mencoba meniru budi daya sayur di Sembalun, Lombok Timur. Berikut ulasannya.

Sempat Bebas Korona, Lombok Utara “Merah” Lagi

Sempat zero case (nol kasus) positif Covid-19, pertahanan KLU dalam melawan virus Korona jebol lagi. Dari rilis yang dikeluarkan gugus tugas tertanggal 13 Juli, ada dua pasien positif yang tengah dirawat, dan satu orang meninggal dunia.

Polemik di Tanjung Bias, BPN Sarankan Pemdes Senteluk Gugat ke PTUN

Polemik sempadan Pantai Tanjung Bias yang belakangan diketahui memiliki sertifikat lahan milik pribadi belum menemui titik terang. Permintaan pemerintah desa agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Barat (Lobar) membatalkan sertifikat lahan tersebut belum bisa terpenuhi.

Warga Lobar Boleh Ikuti Pemakaman Pasien Korona, Ini Syaratnya

Kasus pemulangan paksa jenazah pasien Covid-19 kian marak. Yang terbaru kasus warga Desa Mekarsari yang memulangkan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSUD Kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.
Enable Notifications.    Ok No thanks