alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Naik Pesawat di Masa Korona, Ini Dokumen yang Harus Dibawa!

MATARAM-Pembatasan penerbangan komersial diperpanjang hingga 7 Juni. Dengan demikian penumpang pesawat domestik wajib melengkapi sejumlah dokumen untuk bisa terbang.

”Semua syarat itu harus dipenuhi calon penumpang,” kata General Manager Bandara Lombok Nugroho Jati dalam keterangan persnya, kemarin (4/6).

Nugroho menjelaskan, selama masa pembatasan penerbangan seperti saat ini, orang yang boleh melakukan perjalanan dengan pesawat adalah mereka yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta yang menyelenggarakan pelayanan percepatan penanganan covid-19.

”Penyelenggara pertahanan, keamanan dan ketertiban umum, kesehatan, kebutuhan dasar, pendukung layanan dasar, dan pelayanan fungsi ekonomi penting,” jelasnya.

Juga pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat, orang yang anggota keluarga intinya sakit keras atau meninggal dunia. Serta pekerja migran Indonesia yang akan kembali ke daerah asal. ”Mereka semua diperbolehkan melakukan perjalanan rute domestik dengan memenuhi persyaratan yang ditentukan,” katanya.

Saat ini, setiap penumpang yang akan berangkat dan pulang diperiksa ketat. Pihak Bandara Lombok bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan maskapai penerbangan melakukan pengecekan dokumen. ”Sebagaimana ketentuan dalam SE Nomor 05 Tahun 2020,” jelasnya.

Selain itu, Satuan Tugas Pengamanan Bandara Lombok dari unsur TNI dan Polri membantu pengendalian, pengawasan, dan penindakan terhadap pelaksanaan prosedur dan kelengkapan dokumen perjalanan.

Nurgroho menambahkan, surat keterangan rujukan rumah sakit harus dibawa bagi pasien atau orang yang anggota keluarga inti sakit keras. Bagi orang yang ingin melakukan perjalanan karena anggota keluarga intinya meninggal dunia, wajib membawa surat keterangan kematian.

Communication and Legal Manager Bandara Lombok Arif Haryanto menambahkan, untuk pemeriksaan dan verifikasi dokumen mereka menyiapkan petugas, fasilitas, serta pengaturan agar tidak terjadi penumpukan. ”Tetap menjaga physical distancing,” katanya.

Calon penumpang diharapkan tiba di bandara dua jam sebelum jadwal keberangkatan, dan membawa persyaratan lengkap agar pemeriksaan dokumen berjalan lancar. (ili/r5)

 

Dokumen-Dokumen yang harus dilengkapi calon penumpang pesawat

  1. Menunjukkan KTP atau tanda pengenal lain yang sah
  2. Surat tugas bagi ASN dan TNI/Polri yang ditandatangani minimal pejabat setingkat eselon II
  3. Surat tugas bagi pegawai BUMN/BUMD/UPT/Satker/organisasi nonpemerintah/lembaga usaha yang ditandatangani direksi/kepala kantor
  4. Surat pernyataan yang diteken di atas materai bagi yang tidak mewakili lembaga pemerintah atau swasta dan diketahui lurah/kades setempat
  5. Menunjukan surat keterangan negatif uji tes reverse transcription-polymese chain reaction (RT-PCR) yang berlaku tujuh hari atau surat keterangan rapid-test dengan hasil non reaktif yang berlaku tiga hari pada saat keberangkatan
  6. Surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness) dari dokter RS/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas PCR-test/rapid test
  7. Melaporan rencana perjalanan

Sumber: Manajemen Bandara Lombok

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lomba Kampung Sehat Bawa Berkah untuk Warga

Lomba kampung sehat di Lombok Tengah ternyata membawa keberkahan bagi warga. “Salah satunya, keberkahan perputaran ekonomi,” ujar Kapolsek Pringgarata AKP Suherdi, Senin (13/7).

Katanya Gak Boleh, Kok Ritel Modern di Lotim Makin Menjamur?

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim memberikan lampu hijau bagi para investor yang hendak berinvestasi. Termasuk kehadiran ritel modern yang oleh beberapa pihak dianggap membunuh pedagang kecil. “Lotim ini zona hijau untuk berinvestasi,” kata  Kepala DPMPTSP Muksin pada Lombok Post, Senin (13/7).

Yuk.. Beli Sayur Segar di Embung Bengkel, Praya : Bisa Petik Sendiri!

Petani dan Pemerintah Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya Lombok Tengah, mencoba meniru budi daya sayur di Sembalun, Lombok Timur. Berikut ulasannya.

Sempat Bebas Korona, Lombok Utara “Merah” Lagi

Sempat zero case (nol kasus) positif Covid-19, pertahanan KLU dalam melawan virus Korona jebol lagi. Dari rilis yang dikeluarkan gugus tugas tertanggal 13 Juli, ada dua pasien positif yang tengah dirawat, dan satu orang meninggal dunia.

Polemik di Tanjung Bias, BPN Sarankan Pemdes Senteluk Gugat ke PTUN

Polemik sempadan Pantai Tanjung Bias yang belakangan diketahui memiliki sertifikat lahan milik pribadi belum menemui titik terang. Permintaan pemerintah desa agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Barat (Lobar) membatalkan sertifikat lahan tersebut belum bisa terpenuhi.

Warga Lobar Boleh Ikuti Pemakaman Pasien Korona, Ini Syaratnya

Kasus pemulangan paksa jenazah pasien Covid-19 kian marak. Yang terbaru kasus warga Desa Mekarsari yang memulangkan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSUD Kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.
Enable Notifications.    Ok No thanks