alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Libur Masih Lama, SMA/SMK di NTB Mulai Dibuka September

MATARAM-Jika kasus penularan covid-19 terus menurun, 13 September mendatang sekolah SMA/SMK di NTB akan dibuka lagi. ”September bisa masuk kelas tatap muka,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB H Aidy Furqan dihadapan anggota Komisi V DPRD NTB, Kamis (2/7).

Saat ini sekolah-sekolah masih libur akhir tahun pembelajaran. Dalam kondisi normal, tahun ajaran baru biasanya dimulai 13 Juli. Tapi karena pandemi covid-19 tahun ajaran baru diundur dua bulan sampai 13 September.

Aktivitas pendidikan akan memulai masa transisi menuju new normal per 13 September mendatang. Artinya, proses belajar mengajar secara tatap muka dimulai dengan aturan tatanan baru.  ”Kita harapkan situasinya membaik,” katanya.

Proses belajar mengajar dalam tatanan baru tidak akan sama dengan proses belajar biasa. Ada dua skenario yang disiapkan pemerintah yakni sistem sif dan sistem blok.  Misalnya, satu kelas yang berisi 32 orang mereka masuk bergantian setiap kelas isi 16 orang atau bisa juga dipisah menjadi blok-blok. ”Ini untuk menjaga physical distancing,” katanya.

Selain itu, sekolah-sekolah juga harus diatur dengan protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari penataan kelas, penyediaan tempat cuci tangan, kewajiban memakai masker, dan lainnya.

Hal itu masih dalam tahap rencana, pelaksanaan akan disesuaikan dengan perkembangan kasus covid-19 di NTB. ”Kita merencanakan saja, mudahan covid-19 segera mereda,” kata Kepala Bidang Pembinaan SMK, Dikbud NTB H Muhammad Yahya.

Selain penyiapan lingkungan sekolah, tidak kalah penting juga pengawasan di luar sekolah. Sebab pihak sekolah tidak bisa mengontrol kalau siswa sudah berada di luar. ”Semua kita harus pikirkan sama-sama, orang tua dan masyarakat,” jelasnya.

Sebelum membuka sekolah, mereka akan melakukan sosialisasi kepada orang tua dan warga di lingkungan sekolah masing-masing. ”Kalau bisa pulang sekolah anak langsung pulang ke rumah,” harapnya.

Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB H Lalu Wirajaya dalam pertemuan itu mengharapkan, Dikbud NTB menyiapkan rencana pembukaan sekolah dengan matang. Semua detail protokol kesehatan harus diterapkan.  ”Jangan sampai kebijakan membuka sekolah justru menjadi sumber penularan baru,” katanya. (ili/r5)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks