alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

MATARAM-Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

“Terkait pemulasaraan ini, kami cek sudah memenuhi standar syariat islam. Keluarga bisa menyaksikan dan ikut memandikan langsung dan menyalatkan di masjid rumah sakit,” jelas Ekawana.

Pengecekan yang dilakukan pihaknya untuk menjawab kekhawatiran masyarakat selama ini. Jika proses pemulasaraan tidak sesuai syariat agama. Justru, ia mengapresiasi positif pihak rumah sakit yang telah menyiapkan langsung alat yang lengkap untuk pemulasaraan dengan memperhatikan syariat agama.

“Kami sudah memastikan pemulasaraan jenazah memenuhi standar protokoler Covid-19 yang sesuai dengan syariat agama,” tegasnya.

Tanggal 3 Agustus kemarin, dua pasien Covid-19 diketahui meninggal dunia. Proses pemulasaraannya pun sesuai protokoler Covid-19. Sehingga ini diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat yang lain.

“Kalau dari masyarakat, kalangan keluarga kami pikir mereka sudah paham. Cuma kadang ada dari pihak lain yang memprovokasi. Makanya kalau ada provokator, kami amankan!” tegasnya.

Direktur RSUD Kota Mataram dr HL Herman Mahaputra mengaku pihaknya sejauh ini tetap mengacu pada Undang-Undang terkait Protokol Covid-19. Pemulasaraan tetap sesuai SOP, namun melibatkan keluarga inti.

“Kami memberikan ruang bagi 5-10 orang keluarga ikut memandikan sampai menyalatkan jenazah dan pemakaman. Tentu dengan menggunakan APD lengkap,” jelas dr. Jack, sapaannya.

Semua tahapan proses pemakaman, pihak keluarga bisa mengikuti. Ini salah satu kebijakan untuk menghadirkan kesepahaman antara pihak keluarga, rumah sakit dan pemerintah.

Sehingga dr. Jack berharap kasus pemulangan paksa jenazah pasien Covid-19 tidak terulang kembali. “Kami menyiapkan fasilitas sesuai syariat Islam. Kami menyiapkan solusi dari sisi medis dan nonmedis,” jelasnya.

Keberadaan Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) pasien Covid-19 menjadi bukti komitmen kuat RSUD Kota Mataram menjawab harapan masyarakat. Mereka sama sekali tidak mengabaikan syariat.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Mataram TGH Abdul Manan mengatakan, sejauh ini masyarakat memang masih melekat dengan ritual keagamaan. Mengingat itu menjadi salah satu syariat yang memang mesti dilaksanakan.

“Ritual seperti talkin, zikir, dan yang lain seharusnya masih bisa didiskusikan. Pasti ada solusinya,” yakinnya.

Sehingga membangun kesepahaman antara masyarakat dan pemerintah ini harus dilakukan melalui musyawarah. Baik pihak yang bersangkutan dan pihak berwenang. “Jadi memang harus ada ruang untuk melibatkan keluarga,” lanjutnya.

Untuk itu, ia juga berharap sebenarnya ada komunikasi antara gugus tugas Covid-19 dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan MUI Kota Mataram. Gugus tugas diharapkan bisa menggandeng lembaga keagamaan dan komponen masyarakat yang bisa bersinergi agar bisa menyelesaikan persoalan yang menyangkut keagamaan. Salah satunya seperti pemakaman jenazah pasien yang terkonfirmasi terpapar Covid-19. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks