alexametrics
Jumat, 7 Agustus 2020
Jumat, 7 Agustus 2020

Cegah Korona, Ratusan Santri NTB yang Baru Datang dari Jawa Dikarantina

MATARAM—Sementara itu para santri asal NTB yang tengah menempuh pendidikan di sejumlah pondok pesantren di Pulau Jawa terus berdatangan. Sabtu (4/4), pulang para santri dari Ponpes Salafiyah Safiiyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur. Mereka pulang melalui pelabuhan Lembar dengan menggunakan bus.

Tim Pemprov NTB melakukan pendataan di pelabuhan laut terbesar di NTB tersebut. Total santri yang pulang hari itu sebanyak 282 orang. Sebanyak 164 orang berasal dari Lombok Tengah, 40 orang dari Lombok Barat, 33 orang dari Lombok Timur, dan 27 orang dari Kota Mataram.

Selain itu, 9 orang dari Sumbawa, tiga orang dari Dompu, enam orang dari Kabupaten Bima, dan satu orang dari Lombok Utara. Pol PP Provinsi NTB kemudian mengawal para santri asal Mataram, Sumbawa, Dompu, Bima dan KLU untuk ditampung di Wisma Nusantara. Status para santri ini adalah Orang Dalam Pemantauan (ODP) korona.

Sementara itu, dua hari sebelumnya yakni pada 2 April, telah lebih dulu tiba santri dari Ponpes yang sama. Saat itu, dipulangkan 356 santri. Terdiri dari 44 santri asal Mataram, 33 asal Lobar, 222 orang asal Loteng, 50 orang asal Lotim, dan 7 orang asal Sumbawa.

Saat itu, masing-masing santri langsung dijemput oleh kabupaten asal santri. Sementara Satpol PP Pemprov NTB mengawal santri asal Mataram dan Sumbawa sebanyak 53 orang untuk kemudian sebelum dijemput keluarga ditampung dan dicek kesehatannya di Wisma Nusantara. (ili/kus/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Novi dan Dinasti Politik Zulkieflimansyah di Sumbawa

Dewi Noviany membantah keluarganya tengah membangun dinasti politik di NTB. Adik kandung  Gubernur NTB H Zulkieflimansyah itu mengklaim proses pencalonannya telah melalui mekanisme penjaringan parpol yang adil.

Partai Berkarya Terbelah, SK Dukungan di NTB Terancam Sia-sia

Goncangan politik hebat terjadi di tengah perburuan Surat Keputusan (SK) partai oleh para Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada). Goncangan itu muncul dari Partai Berkarya. Partai Berkarya versi Muhdi Pr ternyata yang direstui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks