alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Di NTB, Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa Cair Bulan Ini

MATARAM–Pemprov NTB memastikan bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa cair bulan ini. ”Pertengahan bulan ini in syaa Allah, pokoknya Mei ini cair,”kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMPD-Dukcapil) NTB H Ashari, Selasa (5/5).

Ia memperkirakan, jumlah BLT yang mampu dialokasikan 995 desa di NTB mencapai Rp 250 miliar hingga Rp 300 miliar. ”Sekarang semua sedang diproses baru sebagian yang selesai,” katanya.

Bantuan baru dicairkan setelah data penerima benar-benar valid. Ia tidak mau ada data penerima ganda atau salah sasaran. Karena itu, proses pencairan butuh kehati-hatian. ”Mereka yang belum mendapatkan bantuan diberikan BLT ini,” ujarnya.

Ashari meminta semua pemdes segera menuntaskan validasi data, sehingga bantuan segera diterima masyarakat. ”Kami harap bisa meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19,” katanya.

Dari 995 desa se-NTB, baru 333 desa yang sudah selesai melakukan musyawarah desa untuk menetapkan penerima BLT. Sejauh ini sudah terkumpul Rp 172 miliar lebih. Artinya, masih ada sisa 662 desa yang belum menyelesaikan musyawarah penetapan penerima BLT. Diharapkan dalam waktu dekat semua sudah selesai. ”Kami terus turun memantau,” katanya.

Sekretaris DPMPD-Dukcapil NTB Yus Harudian Putra menambahkan, dana desa tahap pertama yang sudah cair dari pusat Rp 492,9 miliar lebih. Dari dana itu, 757 pemerintah desa sudah mengalokasikan Rp 34,3 miliar untuk penanganan Covid-19. ”Jadi selain BLT pemdes juga mengalokasikan untuk penanganan Covid-19,” katanya.

Dana-dana itu dipakai untuk penyediaan sarana cuci tangan, sosialisasi kepada masyarakat, dan pembentukan relawan desa lawan Covid-19. Termasuk menyediakan ruang isolasi di masing-masing desa. ”Bagi desa yang belum kami minta segera,” tandasnya. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks