alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Balai BPOM Mataram Launching Inovasi GAS-PAMAN

BALAI Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mataram, menggelar lauching inovasi keluarga sadar pangan aman, atau disingkat GAS-PAMAN. Asisten III Setda Loteng HL Idham Khalid, yang mewakili Bupati HM Suhaili FT menjelaskan, pangan menjadi kebutuhan pokok manusia, berperan penting dalam pemenuhan gizi dan peningkatan kesehatan masyarakat.

Pangan yang dimaksud, harus aman. Itu sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2004 tentang keamanan, mutu dan gizi pangan. Aturan itu dijadikan sebagai upaya mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia dan benda lain yang mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia.

“Aturan itu diperkuat lagi dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2017. Itu sebagai pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS),” terang Idham.

Kata dia, GERMAS merupakan upaya meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan bagi setiap orang, untuk hidup sehat. Salah satu tujuannya yakni, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi. Atas dasar itulah, Balai BPOM Mataram membuat inovasi KIE keamanan pangan dengan pemberdayaan pedagang sayur keliling. Tujuannya mewujudkan GAS-PAMAN.

“Ini kita harapkan bisa menjadi solusi peningkatan keamanan pangan sampai ke tingkat keluarga kita di Loteng,” ujar Idham. Inovasi yang satu itu, baru pertama kali dilaksanakan di Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Inovasi GAS-PAMAN itu sendiri, melibatkan 20 orang kader keamanan pangan, atau para pedagang keliling. Rata-rata mampu melayani sekitar 45 keluarga per kader. Pelaksanaan inovasi GAS-PAMAN akan di evaluasi setiap enam bulan. “Prinsipnya, pangan harus aman, itu dari budidaya sampai di atas meja,” sambung Kepala Balai BPOM Mataram Zulkifli.

Bagi Zulkifli, urusan menjaga pangan aman menjadi tanggung jawab bersama. Tidak bisa semata-mata diserahkan ke BPOM. Karena dari hasil pengawasan di 10 kabupaten/kota di NTB, masih ada ditemukan bahan-bahan berbahaya pada pangan. Untuk itulah, BPOM Mataram melakukan intervensi besar-besaran.

Salah satunya, di Loteng. Dia berjanji, secara bergiliran akan menyasar kabupaten/kota lain. “Kami siap bergerak melalui inovasi GAS PAMAN ini,” ujarnya.

Dia berharap, pemerintah kabupaten/kota di NTB, memanfaatkan inovasi yang dimiliki BPOM Mataram. Satu tujuannya, menjaga warga tetap sehat, terhindar dari pangan-pangan berbahaya. Khususnya, yang mengandung zat-zat kimia seperti formalin, boraks dan rhodamin b, atau zat pewarna.

“Kami telah menitip pesan kepada 20 orang pedagang keliling itu, agar menjadi kader BPOM dalam mensukseskan inovasi GAS PAMAN,” papar Zulkifli.(advertorial)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Dorong Industri Kreatif : HARUM Rancang Mataram Creative District

ebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kota Mataram harus menangkap peluang ini sebagai salah satu penguat daya saing global di masa mendatang.  Bagaimana rencana pengembangan Industri Kreatif di Mataram di masa mendatang berikut petikan wawancara kami dengan H Mohan Roliskana calon wali kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks