alexametrics
Rabu, 21 April 2021
Rabu, 21 April 2021

Amman Kerahkan Tim Tanggap Bencana ke Bima

JAKARTA-Amman mengirimkan tim tanggap bencana ke Kabupaten Bima. Tim ini akan membantu upaya penanggulangan dampak banjir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima dan instansi terkait.

Tim tanggap bencana Amman dikerahkan dari site Batu Hijau di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menuju Kabupaten Bima yang berjarak sepuluh jam lewat jalur darat Rabu (7/4/2021). Tim tersebut terdiri dari 13 orang karyawan dan mitra bisnis yang memiliki keterampilan dalam hal tanggap darurat, pencarian dan penyelamatan (search and rescue), tenaga medis, serta personel pengamanan.

“Tim yang kami diterjunkan akan fokus pada proses penanganan pengungsi, pelayanan kesehatan, pembersihan fasilitas umum, serta penyaluran bantuan kebutuhan logistik bagi masyarakat terdampak,” kata Head of Corporate Communications PT Amman Mineral Nusa Tenggara Kartika Octaviana.

Kartika menyatakan perusahaan beserta keluarga besar karyawan Amman turut prihatin dan ingin mengerahkan berbagai upaya membantu para korban banjir bandang di Bima. Apalagi banyak karyawan dan mitra bisnis Amman yang berasal dari Bima dan wilayah sekitarnya. “Inisiatif dan kepedulian karyawan begitu tinggi, sehingga saat kami menghimpun bantuan, banyak sekali yang tergerak untuk membantu baik berupa keahlian, donasi, kebutuhan dasar pakaian, maupun bantuan logistik. Lokasi operasional kami yang berada di pulau yang sama juga memungkinkan kami untuk mencapai lokasi bencana dengan cepat,” ujar Kartika.

Bantuan logistik yang diserahkan melalui BPBD Kabupaten Bima antara lain obat-obatan dan vitamin, makanan cepat saji, tenda darurat, selimut, popok bayi, serta kebutuhan pokok lainnya. Tim tanggap bencana Amman rencananya akan membantu upaya penanganan di lapangan hingga dua minggu ke depan.

Sekretaris BPBD Kabupaten Bima Indra Nurjaya mengatakan bantuan dari Amman dan mitra bisnisnya sangat bermanfaat bagi warga yang terdampak. Terutama karena membawa fasilitas pelayanan medis.

Mewakili warga Kabupaten Bima yang terdampak banjir bandang dan pemerintah daerah, Indra mengapresiasi seluruh manajemen dan karyawan Amman serta mitra bisnisnya atas respons kemanusiaan ini. Menurutnya hal yang sangat dibutuhkan adalah layanan kesehatan. “Baru pertama kali ini kami mendapatkan bantuan layanan kesehatan dari pihak swasta, tentunya selain yang diberikan oleh rumah sakit atau perusahaan penyedia jasa kesehatan,” ujar Indra.

Dalam pelaksanaan pemberian bantuan langsung kepada para korban di Bima, Amman juga melakukan koordinasi erat dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM Siaga Bencana) dan Kementerian Sosial yang menggandeng dunia usaha untuk membantu meringankan beban masyarakat pada bencana NTT dan NTB. Amman terus berperan aktif untuk membantu penanganan bencana di seluruh wilayah Indonesia dan khususnya di sekitar wilayah operasional Amman. Salah satunya adalah upaya penanganan bencana saat gempa Lombok tahun 2018 dan baru-baru ini gempa yang terjadi di Majene, Sulawesi Barat. Upaya kepedulian terhadap masyarakat sekitar terus didorong oleh visi dan misi kami untuk menciptakan warisan terbaik. (*/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks