alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Danau Segara Anak Masih Zona Merah

MATARAM-Bila ditilik pada tahun-tahun sebelumnya, pendakian gunung Rinjani sangat ramai saat Lebaran. Namun akan berbeda pada Lebaran tahun ini, para pendaki yang biasa melancong ke Gunung Rinjani harus gigit jari. Sebab, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Sudiyono mengatakan, pada hari pertama dan kedua Lebaran, jalur pendakian masih ditutup.

“Semua jalur pendakian masih ditutup karena petugas perlu Lebaran, selain itu kami juga menghormati mereka yang muslim,” terangnya, kemarin (7/5).

Soal kemungkinan kapan dibuka jalur pendakian, pihaknya masih menunggu selesai dilakukannya berbagai macam perbaikan fasilitas di jalur pendakian. Terutama yang rusak karena gempa beruntun yang terjadi sejak tahun lalu. Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan Balai TNGR, Trekking Organizer (TO) dan Guide Porter di jalur tengah pendakian Gunung Rinjani pada 4-5 Mei lalu.

“Di keempat pintu pendakian, kita sudah survei dan hasilnya memang ada beberapa titik yang harus diperbaiki,” jelas Sudiyono.

Setelah semuanya selesai diperbaiki, laporan kemudian dikirimkan ke Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) Kementerian LHK. Karena kata Sudiyono, pihak kementerian yang memiliki wewenang apakah jalur pendakian masih ditutup atau sudah bisa dibuka. Namun, dirinya menandakan sinyal kuat, bahwa jalur pendakian gunung Rinjani, kemungkinan akan dibuka setelah Lebaran. “Kemungkinan memang mengarah ke sana (setelah Lebaran),” jawabnya.

Meski begitu, jika jalur pendakian sudah dibuka, Balai TNGR akan tetap menerapkan aturan bahwa pendakian belum bisa dilakukan sampai ke Danau Segara Anak. Walau bagaimanapun, pihaknya tidak hanya mewaspadai pendaki pada musim penghujan, namun juga musim kemarau yang memiliki efek kuat terjadinya longsor. Mengingat gempa yang masih saja terjadi di NTB.

Dia tidak memungkiri, sudah banyak pihak yang menginginkan agar jalur pendakian Gunung Rinjani segera dibuka. Salah satunya Bupati Lombok Utara Najmul Ahyar. Namun sembari menunggu hasil dari Ditjen KSDAE nanti, pihaknya tetap akan fokus pada perbaikan jalur dan penyempurnaan penggunaan aplikasi booking online.

“Saya pikir semuanya paham dengan keadaan yang sekarang ya, kita jangan terburu-buru juga karena kita menghindari hal yang tidak di inginkan, jadi semuanya harus sabar,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB H Lalu Mohammad Faozal mengatakan, semakin cepat jalur pendakian dibuka maka akan semakin baik. Karena wisatawan minat khusus tercatat mencapai 20 persen dari total seluruh wisatawan yang melancong ke NTB. Artinya, pemprov bisa menyelamatkan angka tersebut kalau jalur pendakian sudah dibuka.

“Apalagi nanti high season wisman akan mulai kelihatan di Juli dan Agustus, dengan dibukanya jalur pendakian, maka kunjungan wisman kita akan lebih naik lagi,” pungkasnya. (yun/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gali Terowongan, Napi Narkoba asal China Kabur dari Lapas Tangerang

KAPOLRES Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengungkapkan, pihaknya menemukan beberapa barang bukti berupa linggis, pahat, obeng dan lainnya yang digunakan terpidana mati kasus narkoba asal Tiongkok tersebut. Pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang pegawai dan satu orang sipil.

Desa Mantang Masuk Nominasi Juara Lomba Kampung Sehat

Desa Mantang menjadi salah satu desa yang masuk nominasi juara pada Lomba Kampung Sehat di Lombok Tengah. Total ada 10 desa terbaik dari 139 desa dan kelurahan yang mengikuti lomba dari Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Jasa Raharja NTB turut Berpartisipasi Meriahkan Hut Lantas Ke-65

Sebagai bentuk koordinasi dan memperkokoh sinergi Kepala Cabang Jasa Raharja (JR) NTB bersama jajaran, Selasa (22/9) turut serta memeriahkan puncak HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65.

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks