alexametrics
Rabu, 4 Agustus 2021
Rabu, 4 Agustus 2021

Pengembangan BIZAM dan Sirkuit Mandalika On The Track

MATARAM-Progres pembangunan pengembangan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) berjalan sesuai rencana.

“Saya lihat progres pembangunannya sudah sempurna dan bagus,” kata Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) H Moeldoko didampingi Gubernur NTB H Zulkiefimansyah usai meninjau langsung progres pembangunan pengembangan BIZAM, Senin (7/6/2021).

Usai berkeliling di sekitar kawasan bandara Moeldoko menuturkan, sesuai rencana pembangunan akan rampung di akhir bulan Juni 2021. Pengembangan ini dilakukan demi mendukung event  MotoGP yang akan datang. Seperti pengembangan bandara untuk memperpanjang serta peningkatan daya dukung landas pacu (runway) dari 2,7 km menjadi 3,3 km.

Perpanjangan ini perlu, untuk menambah dan memperluas taxiway, agar bisa memarkir pesawat berbadan lebar (wide body) sekelas B777 dan pesawat kargo logistik MotorGP. Serta menambah daya tampung kapasitas untuk penumpang bandara. Sebab diperkirakan akan terjadi lonjakan penumpang.

“Saat sekarang ini dengan 3 juta penumpang, akan ditambah menjadi 7 juta penumpang. Begitu pun pembangunan jalan baypass dari bandara menuju ke sirkuit Mandalika sudah on the track,” paparnya.

Usai meninjau bandara, mantan panglima TNI ini bersama gubernur NTB, kapolda NTB, direktur ITDC meninjau sirkuit di KEK Mandalika dan melihat outlet UMKM.

Menyambut event internasional MotoGP, pengerjaan Sirkuit Mandalika terus dikebut. Pantauan pada hari Senin (7/6/2021) lalu, proses pembangunannya telah mencapai 77 persen.

“Semuanya sudah berjalan dengan baik, alhamdulillah tidak ada hambatan,” kata Moeldoko.

Moeldoko menjelaskan, progres pembangunan sirkuit secara tahapan tidak ditemukan permasalahan yang berarti. Termasuk isu-isu pembebasan lahan juga tertangani dengan baik. Hanya ada pemunduran jadwal, yang semula direncanakan pada bulan November 2021, menjadi bulan Maret 2022.

“Saya senang, setelah mengelilingi sirkuit, prinsipnya sesuai on schedule,” kata Moeldoko yang juga didampingi Direktur ITDC Abdulbar M Mansoer dan Chief Strategic dan Communication Mandalika Grand Prix Associatio (MGPA) Happy Harianto.

Gubernur NTB H Zulkieflimansyah menambahkan, mundurnya jadwal MotoGP ini diakibatkan oleh keadaan dan situasi pandemi Covid-19. “Ini lebih karena keadaan atau situasi bukan kendala teknis dan keinginan kita,” sambung Doktor Zul di tikungan 10 sirkuit saat berkeliling melihat progres pembangunan.

Namun sebelum pelaksanaan MotoGP, pada 12-14 November 2021 akan digelar seri World Superbike, sebagai penutup WSBK 2021. “Ajang ini gak kalah bergengsinya,” kata gubernur. (ewi/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks