alexametrics
Rabu, 12 Agustus 2020
Rabu, 12 Agustus 2020

Jenazah Pasien Korona Diambil Paksa, Pengamanan RSUD di NTB Diperkuat

MATARAM-Insiden penjemputan paksa jenazah pasien positif Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mataram menjadi atensi TNI-Polri. ”Kita tidak mau kecolongan lagi. Kita akan perketat penjagaan di rumah sakit,” kata Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal, Selasa (7/7).

Penempatan anggota kepolisian akan difokuskan di tiap-tiap rumah sakit yang menangani Covid-19. Langkah itu untuk mengantisipasi adanya tindakan pengambilan paksa jenazah yang dinyatakan positif korona. ”Saya sudah perintahkan untuk penjagaannya,” kata dia.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengambil tindakan sendiri. Patuhi protokol Covid-19. ”Jika memang dinyatakan positif, biarkan tim Satgas bertugas sesuai prosedur dan protokol Covid-19,” imbaunya.

Apa yang dilakukan tim Satgas Covid-19 tersebut demi menekan penyebaran virus tersebut. Mereka juga bekerja demi masyarakat supaya tidak terjangkit. ”Hargai upaya mereka. Kalau memang jenazah terjangkit Covid-19, harus dimakamkan dengan protokol,” tegasnya.

Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, dia memerintahkan semua Dandim dan Koramil untuk membuat jadwal piket di setiap rumah sakit. ”Mereka harus bergiliran menjaga rumah sakit,” kata Rizal.

Untuk mengawasi itu, tidak bisa dari anggota TNI saja. Melainkan juga harus koordinasi dengan anggota kepolisian dan Satpol Pamong Praja. ”Kita harus bersama-sama menjaga rumah sakit agar tidak terjadi persoalan penjemputan paksa jenazah positif Covid-19,” ucapnya.

Dia berharap, seluruh masyarakat bisa lebih sabar. ”Tujuan kita melindungi masyarakat agar tidak terpapar Covid-19,” ungkapnya.

Diketahui, dalam sepekan sudah ada tiga kasus penjemputan jenazah positif Covid-19 terjadi di RSUD Kota Mataram. Namun, dua kasus sebelumnya berhasil diredam anggota TNI-Polri.

Yang tidak mampu diredam pada Senin malam (6/7). Jumlah massa tak mampu dibendung sehingga masyarakat berhasil mengambil jenazah almarhumah berinisial M.  (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lawan Korona di Lombok tengah Lockdown Dusun Tetap Jadi Pilihan

Pencegahan penularan covid-19 di Lombok Tengah terus dilakukan pemkab. “Harapannya, jangan ada lagi yang positif,” kata sekretaris gugus tugas Covid-19 Murdi pada Lombok Post, Senin (10/8).

Kabar Baik, Pemerintah Izinkan Pengiriman TKI ke Luar Negeri

Pemerintah telah membuka peluang kerja bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Hanya saja, rekrutmen terbatas pada tenaga kerja terlatih sektor formal.

Tempat Hiburan di Lobar Tak Patuh Cegah Korona, Dewan : Segel Saja!

DPRD Lombok Barat (Lobar) memberi atensi penerapan protokol pencegahan covid. Terutama untuk tempat hiburan malam. ”Kami support penegak hukum dan pemerintah. Kalau ada yang membandel, segel saja,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lobar Indra Jaya Usman, Senin (10/8).

Pasangan Makmur-Ahda Tersandera SK PKB

MATARAM--Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda tersandera SK dukungan dari PKB. Tanpa PKB, pasangan ini kemungkinan besar tak bisa bertarung di Pilkada Kota Mataram.

FK Unram Prediksi Puncak Penularan Korona di NTB Bulan Ini

Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Mataram sempat memprediksi Bulan Agustus ini menjadi puncak pandemi Covid-19. Namun, trend Covid-19 justru perlahan menurun.

Bantu Siswa Belajar, Masjid Al-Falah Monjok Siapkan Internet Gratis

Inovasi Takmir Masjid Al-Falah Kelurahan Monjok patut ditiru. Terutama oleh takmir masjid di Kota Mataram. Karena, mereka menyiapkan internet gratis bagi siswa dan mahasiswa yang saat ini sedang menerapkan metode belajar dalam jaringan (daring).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks