alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Obati Rasa Cemas dengan Posko Anti Waswas

DI tengah pandemi Covid-19, kebutuhan pelayanan kesehatan meningkat. Namun sebagian warga dihinggapi rasa waswas datang ke puskesmas. Hal itu mendorong warga Lingkungan Pancawarga, Dusun Pasir, Desa Labuhan, Sumbawa membangun posko kesehatan mandiri.

Posko kesehatan dan mitigasi itu memanfaatkan salah satu toko milik warga. Lokasinya terletak di pinggir jalan sehingga mudah diakses penduduk setempat. ”Posko ini disediakan untuk melayani kesehatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” kata Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra, saat meninjau posko, Senin (22/6).

Posko tersebut didirikan 18 Juni lalu, yang merupakan tindaklanjut dari program kampung sehat Polda NTB. ”Namun demikian rencana pendiriannya sudah dilakukan jauh-jauh hari,” katanya.

Keberadaan posko itu sangat penting dalam upaya mencegah dan menangani kasus Covid-19 di kampung tersebut. ”Jika ada masyarakat yang memiliki gejala covid, posko terpadu ini juga sudah menyiapkan rumah isolasi,” katanya.

Warga yang dicurigai Covid-19 ditempatkan di rumah isolasi tersebut. Lokasinya tidak jauh dari posko terpadu. ”Operasional posko terpadu ini juga melibatkan pihak puskesmas dan tenaga bidan,” jelasnya. .

Sementara itu, Kepala Desa Labuhan Sumbawa Kamiruddin mengatakan, pandemi Covid-19 cukup mengganggu psikologi warga. Penyebaran virus yang masif membuat warga sampai takut ke puskesmas. ”Sebagian besar masyarakat merasa khawatir mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas bahkan rumah sakit,” katanya.

Menjawab persoalan itu, warga sepakat mendirikan Posko Terpadu Kesehatan dan Migrasi. ”Kita hajatkan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan,” katanya.

Dengan cara itu warga kini lebih tenang dan tidak merasa was-was memeriksakan kesehatan. Posko terpadu itu juga menjadi titik awal untuk medeteksi bila ada warga yang punya gejala mengarah ke Covid-19. Karena itu, mereka menyebutnya posko mitigasi. (ili/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Novi dan Dinasti Politik Zulkieflimansyah di Sumbawa

Dewi Noviany membantah keluarganya tengah membangun dinasti politik di NTB. Adik kandung  Gubernur NTB H Zulkieflimansyah itu mengklaim proses pencalonannya telah melalui mekanisme penjaringan parpol yang adil.

Partai Berkarya Terbelah, SK Dukungan di NTB Terancam Sia-sia

Goncangan politik hebat terjadi di tengah perburuan Surat Keputusan (SK) partai oleh para Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada). Goncangan itu muncul dari Partai Berkarya. Partai Berkarya versi Muhdi Pr ternyata yang direstui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks