alexametrics
Kamis, 26 November 2020
Kamis, 26 November 2020

17 Persen Gangguan Listrik di NTB Akibat Pohon

MATARAM-PLN Unit Induk Wilayah NTB menggelar kompetisi pemeliharaan. Kompetisi ini bagian dari upaya PLN untuk mengurangi gangguan pasokan listrik yang terjadi di masyarakat yang disebabkan oleh pohon.

Kompetisi tersebut digelar serempak di tiga unit pelaksana. Yaitu PLN UP3 Mataram, PLN UP3 Sumbawa, dan PLN UP3 Bima.

“Saat ini, sebanyak 17 persen gangguan yang terjadi di NTB disebabkan oleh pohon,” kata General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTB Lasiran.

Terlebih kata dia kalau memasuki musim penghujan. Dahan atau ranting yang basah berpotensi menyebabkan gangguan apabila menyentuh jaringan listrik.

“Untuk itu, sebagai upaya antisipatif, kami terus melakukan pemangkasan pohon di seluruh unit di NTB,” katanya.

Lasiran menjelaskan, selama ini pihaknya sudah bekerja sama dengan dinas terkait untuk kegiatan pemangkasan ranting atau pohon yang mengganggu kabel jaringan listrik. Kegiatan pemangkasan juga dilakukan secara periodik, dan frekuensinya semakin meningkat seiring dengan mulai masuknya musim penghujan untuk menghindari pohon tumbang karena angin kencang dan menimpa kabel jaringan listrik.

Di PLN UP3 Mataram, kompetisi ini bernama Kompetisi Perabasan atau “Kobas”, di PLN UP3 Bima dinamakan “Bangkalis”, Tebang Pangkal Habis dan PLN UP3 Sumbawa disebut “Sirapadang”, Kompetisi Rabas Tanpa Padam Gangguan.

“Dengan adanya kompetisi ini, kami berharap dapat lebih meningkatkan semangat tim untuk terus menjaga dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan,” harapnya.

Lasiran juga mengimbau kepada warga agar tidak mendirikan bangunan di luar batas jarak aman terhadap jaringan listrik, yaitu maksimal 2,5 meter dari jaringan listrik.

“Kami juga berterima kasih kepada warga yang mengijinkan pohonnya untuk ditebang atau dipangkas untuk meminimalisir gangguan akibat pohon,” kata Larisan.

Kepada warga yang mempunyai pohon dekat jaringan listrik agar segera ditebang karena dapat berpotensi bahaya. Apabila dalam melakukan penebangan dikhawatirkan terkena jaringan, warga bisa menghubungi PLN terdekat agar dilakukan pengamanan.

Masyarakat dapat menghubungi PLN melalui Contact Center PLN 123. Juga bisa menginformasikan melalui media sosial PLN. Juga melalui website www.pln.co.id atau aplikasi PLN MOBILE dan melalui Kantor Unit Layanan Pelanggan PLN terdekat. (kus/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

La Nyalla Dorong Promosi MotoGP Harus Digencarkan

”Kalau ada gambaran utuh, entah melalui tayangan video, infografis, dan konten lain mengenai manfaat dan untungnya pembangunan, pasti dukungan masyarakat semakin kuat,” jelas mantan Ketua Umum PSSI itu.

Sebut Kerja Sama Pemprov-PT GTI Kontrak Jahat, Dewan Minta KPK Turun

”Harus KPK masuk. Melakukan penelusuran, penyelidikan kenapa bisa terjadi seperti itu,” kata Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi, Rabu (25/11/2020).

Sepi Pembeli, Perajin Gerabah Banyumulek Terpaksa Alih Profesi

”Awal Korona pesanannya membludak sekali. Sekarang satu saja kalau bisa  terjual,” ujar Hj Khairunnisa, pemilik toko Banyu Andika salah satu toko pengepul kerajinan gerabah, Rabu (25/11/2020).

Sekolah di NTB Sambut Kebijakan Pembukaan Sekolah

Ditegaskan, pihaknya tetap berkomitmen menerapkan protokol kesehatan secara ketat. ”Menyongsong tahun depan ini, kami juga akan betul-betul mempersiapkan segalanya,” kata Wahyuni.

Perekrutan PPPK, Honorer Berharap Masa Pengabdian Jadi Tolok Ukur

”Seharusnya, pengabdian yang sudah kami lakukan selama belasan tahun, harus dijadikan tolok ukur kemampuan kami,” tegas dia.

Sejarah Vaksinasi Massal di Indonesia, Upaya Pencegahan Penyakit

Vaksin bukanlah hal baru buat masyarakat Indonesia. Sudah puluhan tahun Indonesia akrab dengan vaksin. Sejarah vaksin di Indonesia secara resmi dimulai tahun 1956, ketika dilakukannya vaksinasi cacar. Pemberian vaksin ini diakui sebagai salah satu upaya pencegahan yang cukup efektif dalam upaya memerangi satu wabah penyakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks