alexametrics
Sabtu, 31 Oktober 2020
Sabtu, 31 Oktober 2020

Pemda Boleh Libatkan Ormas dan LSM dalam Proyek Penangana Korona

JAKARTA-Pemerintah Daerah (Pemda) diminta merangkul pihak lain dalam upaya menangani pandemi COVID-19 di wilayahnya. Salah satunya Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada.

Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian dalam Surat Edaran (SE) Mendagri No 440 tertanggal 6 Oktober 2020 tentang Kemitraan Antara Pemda dengan Ormas. SE tersebut sekaligus menjadi dasar dibukanya akses kerjasama Pemda dengan Ormas dalam penanganan COVID-19.

“Isi SE Kemendagri antara lain penegasan bahwa Pemda dapat melakukan kerjasama dengan Ormas termasuk LSM dalam pengadaan barang/jasa pemerintah,” ujar Staf Khusus Menteri Dalam Negeri bidang Politik dan Media, Kastorius Sinaga, kemarin (7/9).

Kasto menambahkan, SE itu menjadi aturan turunan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7/2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Sehingga dalam SE tersebut diatur petunjuk praktis dalam hal perumusan kebijakan penanganan dampak penularan Covid-19 yang melibatkan non, swasta serta pihak lain.

Untuk diketahui, swakelola tipe 3 adalah cara memperoleh barang/jasa yang direncanakan dan diawasi oleh Kementerian/Lembaga maupun Perangkat Daerah dan dilaksanakan oleh Ormas. Skema tersebut diatur dalam. Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018.

Kasto menjelaskan, kerjasama Pemda dengan LSM/Ormas dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan kesehatan. “Dengan memberdayakan kompetensi yang dimiliki oleh Ormas termasuk LSM,” imbuhnya.

Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pencegahan dan penanganan Covid-19. Juga meningkatkan efektifitas dan efisiensi kinerja pemerintah daerah dalam penanganan Covid-19. “Dengan demikian upaya penanganan Covid-19 dapat dipastikan sampai ke level terbawah,” kata dia.

Bagi Ormas/LSM sendiri, Kasto menyebut kerjasama diharapkan memberi kesempatan dan pemberdayaan dalam percepatan penanganan Covid-19. “Akan meningkatkan kemampuan teknis SDM Ormas termasuk LSM dalam penanganan Covid-19,” tuturnya.

Berdasarkan SE tersebut, barang dan jasa yang dapat disediakan Ormas termasuk LSM melalui Swakelola Tipe lll ada beberapa macam. Yakni penyelenggaraan sosialisasi mengenai pencegahan dan penanggulangan Covid-19, sensus, survei, pengolahan data, perumusan kebijakan publik, pengujian laboratorium, hingga pengembangan sistem, aplikasi, tata kelola, atau standar mutu kesehatan tertentu.

Salain itu, bisa juga yang berbentuk barang fisik seperti masker, hand sanitizer, disinfektan, pembuatan media sosialisasi hingga barang/jasa lainnya dalam rangka penanganan Covid-19 di daerah.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan menambahkan, Ormas/LSM yang dapat melaksanakan kerja sama dengan Pemda harus memenuhi sejumlah syarat. Yakni berbadan hukum, memiliki perangkat organisasi, mempunyai bidang kegiatan yang berhubungan dengan barang/jasa yang dibutuhkan, memiliki neraca keuangan yang teraudit.

“Ormas juga harus memiliki kemampuan teknis dan manajerial dalam menyediakan barang/jasa sejenis dalam tiga tahun terakhir, ” ujarnya.

Benni mengingatkan, dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban kerjasama dengan Ormas termasuk LSM, Pemda wajib mempedomani ketentuan peraturan perundang-undangan yang terkait. (far/JPG/r6)

 

Ormas dan LSM Bisa Ikut Proyek

KHUSUS SWAKELOLA TIPE III

  • Penyelenggaraan sosialisasi mengenai pencegahan dan penanggulangan Covid-19.
  • Sensus, survei, pengolahan data.
  • Perumusan kebijakan publik
  • Pengujian laboratorium.
  • Pengembangan sistem, aplikasi, tata kelola, atau standar mutu kesehatan tertentu.

BARANG FISIK

  • Pengadaan masker, hand sanitizer, disinfektan.
  • Pembuatan media sosialisasi hingga barang/jasa lainnya dalam rangka penanganan Covid-19 di daerah.

SYARAT KHUSUS

  • Wajib berbadan hukum
  • Memiliki perangkat organisasi
  • Mempunyai bidang kegiatan yang berhubungan dengan barang/jasa yang dibutuhkan
  • Memiliki neraca keuangan yang teraudit

 

Sumber: SE Mendagri

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Inovasi Menyulap Lahan Kosong Jadi Taman Indah dari Sumbawa Barat

Desa Mura, Desa Menemeng, dan Kelurahan Arab Kenangan adalah juara Kampung Sehat di Sumbawa Barat. Dua desa dan satu kelurahan ini pun optimistis bakal bisa menyabet juara di tingkat provinsi. Apa yang diandalkan? Dua desa dan satu kelurahan itu rupanya punya satu kesamaan. Yakni, membuat inovasi dengan menyulap lahan kosong menjadi taman yang indah dan asri.

SADAR Keliling Kampung Sambil Ajak Warga Loteng Bermasker

TANTANGAN terbesar para Pasangan Calon saat berkampanye sehat adalah saat bersentuhan dengan pemilih di pelosok kampung. Kesadaran menggunakan masker relatif masih lebih rendah daripada warga yang tinggal di perkotaan

Gagasan ‘Magrib Mengaji’ Jarot-Mokhlis Diapresiasi

Gagasan Pasangan Calon (Paslon) nomor urut lima H Syarafuddin Jarot-H Mokhlis menggagas program ‘Magrib Mengaji’. Hal ini diharapkan menjadi benteng sekaligus fondasi generasi cerdas dan mulia di Sumbawa.

Ridwan Klaim JODA Lampaui NADI di Lombok Utara

Gerindra optimis meraih kemenangan di tujuh kabupaten/kota. “Sebelum pendaftaran dan setelahnya (mesin partai) terus bergerak,” kata Ketua DPD Partai Gerindra NTB H Ridwan Hidayat.

H Muzihir Optimis HARUM Unggul di Pilwali Mataram

Politisi PPP NTB H Muzihir sangat optimis Pasangan Calon (Paslon) H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (HARUM) tampil sebagai jawara di Pilwali Kota Mataram. “Yang realistis (peta paslon yang berpeluang besar menang) ya baru di Mataram saya lihat,” katanya, Selasa (27/10).

Perambah Hutan Soromandi Dompu Ditangkap

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB menemukan kawasan hutan Soromandi RTK-15 di Desa Bara, Kecamatan Woja, Dompu, dirambah warga setempat. Hasil penyelidikan dan lacak balak kawasan hutan tersebut, penyidik PPNS Dinas LHK NTB menangkap warga setempat berinisial NSR alias Udin.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Lolos SKB, Peserta CPNS Wajib Daftar Ulang, Terakhir 7 Agustus

Panitia seleksi nasional (panselnas) CPNS 2019 sudah memutuskan melanjutkan tahapan rekrutmen. Bagi pelamar yang dinyatakan lulus ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB), wajib daftar ulang. Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan daftar ulang dilakukan 1-7 Agutus.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Kabar Baik, Pemerintah Izinkan Pengiriman TKI ke Luar Negeri

Pemerintah telah membuka peluang kerja bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Hanya saja, rekrutmen terbatas pada tenaga kerja terlatih sektor formal.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications    Ok No thanks