alexametrics
Jumat, 4 Desember 2020
Jumat, 4 Desember 2020

Satu UMKM Dapat Rp 2,5 Juta, Bantuan Mulai Cair Minggu Ini

JAKARTA-Penyaluran anggaran program pemulihan ekonomi nasional dampak Covid-19 menyisakan waktu tiga bulan. Pemerintah berjanji memaksimalkan sisa waktu di kuartal IV 2020 untuk menggelontorkan dana ke publik agar perputaran uang terus terjadi di masyarakat. Sejum-lah program disiapkan untuk penyaluran tersebut.

Salah satunya adalah perluasan jumlah penerima manfaat bantuan presiden untuk modal kerja usaha kecil dan mikro (UKM). Dari 9 juta menjadi 12 juta UKM penerima manfaat. Mereka ada-lah UKM yang selama ini tidak tersentuh permodalan dari bank.

’’Minggu ini sudah mulai me-nyalurkan untuk 3 juta (UKM) berikutnya,’’ ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di kantor presiden kemarin (7/10). Sebelumnya, bantuan modal untuk 9 juta UKM sudah tersalurkan 100 persen.

Teten mengakui, perluasan jumlah penerima manfaat itu tetap masih belum bisa mengakomodir semua usulan. Sebab, jumlah pelaku UKM yang unbankable diperkirakan mencapai 20 juta orang. meskipun demikian, dia memastikan ada aspek pemerataan antardaerah dalam penyaluran bantuan.

Selain hibah, yang juga menjadi prioritas adalahprogram restrukturisasi pinjaman dan subsidi bunga bagi UKM yang bankable. Subsidi bunga KUR diperpanjang hingga akhir tahun ini. ’’Kini menjadi flat 6 persen hingga 31 Desember,’’ lanjutnya. Sebelumnya, subsidi 6 persen berlaku selama 3 bulan pertama. Kemudian berlanjut 3 persen selama 3 bulan kedua.

Dia berharap para pelaku UKM yang mendapat hibah bantuan modal melanjutkan pengemban-gan usahanya lewat pinjaman KUR. Mumpung bunganya nol persen hingga akhir tahun ini. se-hingga usahanya bisa berkembang.

Sementara itu, Ketua Satgas PEN Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, pihaknya berupaya me-maksimalkan penyaluran anggaran PEN pada kuartal terakhir tahun ini. Selain memaksimalkan bantuan untuk UKM, program lainnya yang akan diperluas adalah bantuan subsidi upah. ’’Sudah disetujui oleh bapak presiden untuk diperluas ke guru-guru honorer,’’ terangnya.

Bantuan sosial lainnya tetap akan berjalan. Seperti program keluarga harapan, kartu sembako, kartu pra kerja, dan program lainnya. porsi cukup besar memang akan disalurkan ke bank sebagai kompensasi subsidi bunga bagi UMKM.

Budi menambahkan, bagaimanapun mitigasi kesehatan akan tetap diutamakan. Sehingga bisa menghilangkan rasa takut dan mengembalikan rasa aman. ’’Karena begitu rasa aman timbul, teman-teman kita berani keluar melakukan kontak fisik sehingga roda ekonomi bisa berputar kembali,’’ tutupnya.

Kucuran dana penanganan Covid-19 di antaranya juga mengalir ke pesantren melalui bantuan operasional pendidikan (BOP) pesantren. Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan kucuran BOP Pesantren saat ini memasuki tahap II. Dia berharap pengucuran BOP Pesantren keseluruhan sudah di selesai di tahap III pada 20 Oktober nanti. ’’Bertepatan dengan Hari Santri,’’ kata Zai-nut.

Dia menjelaskan lebih dari 21 ribu pesantren yang mendapatkan bantuan tersebut. Dengan total anggaran mencapai Rp 2,6 triliun. Dia berharap BOP Pesantren itu bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pesantren. Khususnya untuk program-program penanganan atau pencegahan penu-laran Covid-19.

’’Dengan ini kami berharap pesantren dapat terus memberikan layanan dan bimbingan kepada umat,’’ tutur Zainut. Kemudian dalam memberikan layanan dan bimbingan itu, pesantren juga tetap terjamin keamanannya.

Upaya lain penanganan Covid-19 adalah dengan vaksin. Kementerian Kesehatan menggelar persiapan simulasi uji coba vaksin COVID-19 di Puskesmas Abiansemal 1, Kabupaten Badung. Persiapan dilakukan pada 5 dan 6 Oktober lalu. Lokasi ini merupakan yang kedua setelah sebe-lumnya dilakukan persiapan serupa di Kota Bogor, Jawa Barat.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit M Budi Hidayat memas-tikan bahwa vaksin yang akan diberikan kepada peserta imunisasi aman. Sehingga tidak akan berdampak buruk bagi kesehatan. ”Sekarang sedang diteliti dan diupayakan untuk meminimalisir risiko-risiko yang akan terjadi,” kata Budi.

Lebih lanjut, Budi menjabarkan bahwa persiapan simulasi uji coba merupakan bagian dari ke-siapan Indonesia untuk melakukan vaksinasi massal. Untuk saat ini Kemenkes masih memper-siapkan standar operasional, sumber daya manusia yang akan melakukan, dan logistik tang diper-lukan.

Budi menekankan bahwa keselamatan tenaga kesehatan dan peserta vaksinasi adalah prioritas utama. Oleh karenanya, para tenaga kesehatan yang bertugas diarahkan untuk menggunakan APD level 2 serta apron. Sementara bagi masyarakat harus mencuci tangan dengan sabun terlebih dahulu, menggunakan masker, dan menjaga jarak aman antar peserta.

Dalam tahapan vaksinasi, nantinya peserta akan diskrining terlebih dahulu untuk mengetahui apakah yang bersangkutan memiliki penyakit komorbid atau tidak. Jika peserta vaksinasi terindi-kasi memiliki penyakit penyerta maka akan diarahkan ke ruang pemeriksaan umum, lalu diberikan surat rujukan ke RS. Sementara bagi peserta yang sehat, dapat menerima vaksinasi tahap pertama.

Usai penyuntikan vaksin, peserta tidak langsung pulang. Peserta harus menunggu selama 30 menit guna melihat apakah ada efek samping atau tidak. Jika vaksinasi tahap pertama sele-sai,peserta akan diimunisasi lagi dua minggu kemudian. (lum/rya/syn/byu/wan/tau/lyn/JPG/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kilas Balik Jalan Panjang SALAM

Gerakan pasangan Selly-Manan (SALAM) sepanjang masa kampanye Pikada Kota Mataram, bukan sekadar parade politik penuh kepentingan janji manis belaka. Kilas balik jejak kampanye jago koalisi PDIP - PKS ini juga memberi edukasi dan menginspirasi masyarakat dalam banyak aspek. Mulai dari aspek politik, ekonomi, sosial budaya, nilai keberagaman, hingga penegakan protokol kesehatan di masa pandemi.

Akhir Tahun, Okupansi Hotel di Mataram Masih Rendah

Bulan Desember harusnya menjadi bulan yang paling ditunggu pengusaha hotel yang ada di Kota Mataram. Di akhir tahun, hunian hotel biasanya memasuki puncaknya. Namun pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini membuat okupansi masih anjlok.

Bupati Sumbawa Barat Positif Terjangkit Virus Korona

Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW. Musyafirin terkonfirmasi positif covid-19. Pria yang kini kembali mencalonkan diri sebagai Bupati tersebut sedang menjalani isolasi mandiri di rumah sakit Harapan Keluarga, Kota Mataram.

Cegah Penyebaran Covid-19, Satgas Terus Tingkatkan Testing dan Tracing

Satgas penanganan Covid-19 mengklaim, 11 provinsi sudah mencapai target testing Covid-19 sesuai dengan standar Badan Kesehatan Dunia WHO yaitu 1:1.000 penduduk per minggu.

Tahun 2020, 1.460 PMI Asal NTB Dideportasi

”Karena non prosedural. Ada yang sudah habis masa kontrak tapi masih berada di sana. Ada yang sejak berangkat sudah ilegal,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB Hj Wismaningsih Drajadiah.

Pengamat : BARU Ungguli Semua Debat

“Dan saya lihat Baihaqi, mampu tampil konsisten sejak di debat pertama sampai terakhir kemarin, saya kira semua yang berpikir jernih akan melihat keunggulannya,” tekannya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Debat Pamungkas, BARU Sindir SALAM Takut Pajang Logo PDI Perjuangan

Debat terakhir pasangan calon wali kota dan wali kota Mataram telah berakhir Senin (30/12) lalu. Seluruh paslon telah menyampaikan visi misi dan program kerja jika mereka terpilih memimpin Mataram di periode mendatang.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks