alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Faktor Ekonomi Picu Tingginya Pekerja Anak di Bawah Umur di NTB

MATARAM-Jumlah pekerja anak di bawah umur di NTB masih cukup tinggi. Baik di perusahaan ataupun di bidang jasa.

“Ada peningkatan setiap tahunnya, tapi untuk jumlahnya tidak terlalu banyak untuk saat ini,” kata Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB Joko Jumadi pada Lombok Post, Minggu (8/3).

Menurut Joko, maraknya kasus pekerja anak dibawah umur karena beberapa faktor. Salah satunya, kondisi ekonomi yang belum membaik. Sehingga, membuat anak-anak harus membantu perekonomian keluarganya.

Kasus kekerasan yang ditangani LPA NTB selama kurun waktu tiga tahun cukuplah beragam. Ada pelecehan seksual, perdagangan orang, eksploitasi anak, dan anak berhadapan dengan hukum. Lalu diikuti kasus penelantaran anak, pembuanganbayi dan kekerasan fisik lainnya.

Pada 2015, ada 2017 kasus. Kemudian 208 kasus di tahun 2016. Sementara, pada 2017 turun di angka 145 kasus.

“Untuk kasus eksploitasi anak atau mempekerjakan anak di bawah umur. Kami mencatat, kasus ini didominasi di kabupaten, terutama di wilayah-wilayah destinasi wisata,” ucapnya.

Dari kasus yang ada, LPA NTB mencatat banyaknya anak-anak di bawah umur yang dipekerjakan di sektor jasa.

“Ada yang bekerja menjadi buruh, pembantu, pelayan toko, ada juga yang bekerja secara terselubung (sembunyi-sembunyi di wilayah Senggigi, Lombok Barat) contohnya,” tutur dia.

Banyaknya kasus pekerja anak di bawah umur ini berawal dari maraknya ajakan dari oknum yang biasa disebut mami.

“Misalkan saja, dengan dalih gaji yang besar dan bekerja di toko pakaian. Tapi nyatanya, mereka dipekerjakan di tempat-tempat memprihatinkan,” terangnya.

Kasus terbaru, terkait maraknya pekerja anak di bawah umur yang terjadi ialah anak-anak yang dipekerjakan menjual produk.

“Mereka disuruh menjual produk alat terapi, bentuknya seperti MLM,” jelasnya. (tea/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks