alexametrics
Senin, 3 Agustus 2020
Senin, 3 Agustus 2020

Menolak Dirawat, Pasien Suspect Korona Kabur dari RSUD NTB

MATARAM-Pasien suspect virus Korona berinisial R, 71 tahun kabur dari RSUD NTB. ”Saat pasien mau dipindahkan ke ruang isolasi rawat inap, dia menolak dan meninggalkan ruangan isolasi IGD,” kata Direktur RSUD NTB dr H Lalu Hamzi Fikri, Minggu (8/3).

Petugas sempat mengejar dan memintanya kembali, namun R tetap ingin pulang. ”Petugas berusaha melakukan komunikasi dan edukasi tapi pasien tidak bersedia dan pulang,” jelasnya.

Karena pasien menolak dimasukkan ke ruang isolasi, pihak RSUD tidak bisa memaksa. ”Dalam ketentuan ada hak pasien untuk menolak dilakukan tindakan medis,” jelasnya.

Untuk menangani hal itu, manajemen RSUD berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan NTB. ”Kami sudah berusaha melayani sesuai prosedur,” jelasnya.

Fikri menjelaskan, sesuai prosedur penanganan orang suspect virus infeksi, mereka dirawat di tempat khusus atau ruang isolasi. ”Ruang isolasi ada di IGD dan ruang rawat inap,” katanya.

Terhadap pasien R, petugas medis telah melakukan pemeriksaan penunjang radiologi dan laboratorium. Dia kemudian hendak dipindahkan ke ruang isolasi rawat inap. ”Saat itu petugas sedang ganti baju untuk persiapan pindah, pasien keluar tanpa sepengetahuan  petugas,” jelasnya.

Pasien R harusnya masuk ke ruang isolasi untuk diambil swab tenggorokan. Sampel akan dikirim ke Balitbangkes di Jakarta, untuk mengonfirmasi apakah positif Covid-19 atau tidak. Tapi rencana itu gagal setelah pasien kabur.  ”Alternatifnya dia diisolasi di rumah karena masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP). Semoga aman,” harapnya.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD NTB dr Nyoman Wijaya Kusuma menambahkan, pasien R merupakan warga Mataram. Dia datang diantar keluarga untuk pemeriksaan kesehatan, hari Sabtu. ”Dia mengalami demam setelah pulang umrah seminggu yang lalu,” katanya.

Pada saat pemeriksaan di ruang isolasi IGD, dia dipisah dari layanan IGD reguler. Karena dipisah dia merasa tidak dilayani. ”Padahal sudah di-rontgen dan diambil darahnya untuk periksa laboratorium,” terang Nyoman.

R mengalami demam, batuk dan pilek. Suhu tubuhnya mencapai 37,5 derajat Celcius. Karena ada sesaknya, dia harus  diisolasi. Sesuai prosedur dia harus diantar menggunakan ambulans dari IGD ke ruang isolasi. ”Tiba-tiba beliau menghilang dari isolasi IGD,” katanya.

Pasien dikejar perawat sampai ke area parkir, tapi gagal. ”Beliau menolak untuk kembali,” tutur Nyoman.

Jika kondisinya semakin parah dia mengaku akan balik ke rumah sakit. ”Dikes sedang  menindak lanjuti,” katanya.

Nyoman mengharapkan pasien balik ke rumah sakit supaya bisa diperiksa lebih lanjut. (ili/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Desa Sekotong Tengah Pertahankan Status Zona Hijau Covid 19

Desa Sekotong Tengah terus mempertahankan status zona hijau Covid-19. Langkah sukses ini tak lepas dari upaya pemdes bersama masyarakat dengan dibantu TNI-Polri. Kuncinya, mitigasi dilakukan sedari awal kemunculan covid-19.

VIDEO : Polda NTB Bongkar Penyelundupan 2 Kg Sabu di Cakranegara

Penderita rabun ayam bakal sulit melihat jika kekurangan sumber cahaya. Tetapi, kekurangan para penderita penyakit tersebut malah  dimanfaatkan oleh para bandar narkoba. Untuk menyelundupkan sabu.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

Pathul Bahri, Pasrah Bila tak Diusung Golkar

HL Pathul Bahri enggan menanggapi hasil survei beberapa lembaga yang menempatkan elektabilitasnya nyaris di bawah satu digit. Salah satunya survei Olat Maras Institute yang menempatkannya di angka 13,9 persen. “Ya itu urusan di sana,” katanya.

Pelestarian Penyu Terus Jadi Atensi Pemerintah 

Meski berada di situasi pandemi Covid-19, upaya pelestarian penyu, tetap menjadi perhatian pemerintah

KPU NTB Jelaskan Teknis Verifikasi Faktual Calon Perseorangan

KPU NTB memperjelas teknis verifikasi data dukungan calon perseorangan. Anggota KPU NTB Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM Agus Hilman menjelaskan pencoretan dukungan dilakukan bila Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Independen gagal mendatangkan pemilik dukungan sampai di kantor PPS.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Sindikat Curanmor di Lotim Terbongkar, 24 Motor Hasil Curian Disita

Dua orang tersangka  pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan tiga penadah berhasil diringkus tim Puma Satreskrim Polres Lotim. Bersama para tersangka, 24 unit sepeda motor hasil curian berhasil disita. “Beberapa di antara pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama,” kata Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio pada konferensi pers yang digelar kamis (30/1).

Jumlah Pasien Korona NTB dalam Kondisi Kritis Melonjak Drastis

Semakin banyak pasien Covid-19 masuk ke RSUD NTB dalam kondisi parah. ”Pasien datang sudah dalam keadaan gagal napas,” kata Direktur RSUD NTB dr H Lalu Hamzi Fikri usai meninjau pembangunan rumah sakit darurat khusus Covid-19, Rabu  (29/7).

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).
Enable Notifications.    Ok No thanks