alexametrics
Senin, 27 Juni 2022
Senin, 27 Juni 2022

Danrem 162/WB dan Gubernur NTB Diskusikan Permasalahan Daerah

MATARAM-Korem 162/WB bersama Pemprov NTB mengadakan olahraga bersama, Senin (8/3/2021). Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Gatot Subroto Makorem 162/WB itu diikuti Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dan Danrem Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

Olahraga berupa jalan santai dilanjutkan senam aerobic dirangkai dengan coffee morning untuk mempererat silaturahmi serta menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas di masa pandemi Covid-19. Selain gubernur hadir juga Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi dan para kepala OPD lingkup Pemprov NTB. Sementara dari jajaran Korem ikut para pejabat utama.

Saat diskusi dalam coffee morning, beberapa topik dibahas. Di antaranya pembentukan Batalyon Vaksinator dan pencegahan penyebaran Covid-19. Termasuk upaya meningkatkan ekonomi masyarakat melalui program ketahanan pangan.

Menurut Danrem, kasus Covid-19 masih tinggi. Beberapa daerah di Pulau Sumbawa masih berstatus zona merah. Terkait itu, Korem bersama Polda NTB telah membentuk Batalyon Vaksinator yang terdiri dari personel gabungan TNI-Polri untuk mengoptimalkan penanganan Covid-19 di NTB.

Baca Juga :  Tutup Utang, DPRD Dukung Pemprov NTB Jual Aset Daerah

Dalam diskusi tersebut, pihaknya bersama Gubernur NTB akan berupaya keras menekan kasus Covid-19 di Pulau Sumbawa. Salah satunya dengan mengerahkan personel Batalyon Vaksinator ke daerah-daerah untuk menyukseskan vaksinasi. “Kami berharap nanti bisa turun minimal statusnya menjadi oranye, sehingga masyarakat jadi lebih terjamin keamanannya,” harapnya.

Selain itu, kata Danrem, sesuai perintah Presiden Jokowi, TNI ikut serta membantu meningkatkan ekonomi masyarakat melalui program ketahanan pangan. Terkait itu, Korem bersama KPH telah menyiapkan lahan seluas 150 hektare di Desa Talonang, Kecamatan Sekongkang, Sumbawa Barat. “Nanti akan kita tanami jagung dan sorgum yang diintegrasikan dengan tanaman keras sebagai vegetasi hutan untuk mencegah erosi ataupun banjir,” terangnya.

Baca Juga :  Jelang MXGP, Pemprov NTB Siapkan Anggaran untuk Peningkatan Infrastruktur

Ke depan, lahan ini akan diperluas dan dibuat foot estate yang akan terintegrasi dengan ketahanan pangan maupun kelestarian hutan. Di areal food estate akan dikembangkan budi daya ikan air tawar dan peternakan yang akan melibatkan masyarakat setempat seperti anggota gabungan kelompok tani (Gapoktan). “Ini upaya kami untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, dan alhamdulillah Pak Gubernur sangat mendukung kegiatan ini,” kata Danrem Brigjen Ahmad Rizal Ramdhani.

Danrem menambahkan, terkait pembangunan 17 ribu unit RTG yang belum selesai di KLU, pihaknya akan menggerakkan 200 sampai 300 personel Yonif 742/SWY untuk mendukung pembangunannya. “Hal ini sudah kami diskusikan dengan gubernur dan BPBD NTB. Kita menunggu perintah dari komando atas yakni Mabes TNI Angkatan Darat,” tutupnya. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/