alexametrics
Senin, 25 Mei 2020
Senin, 25 Mei 2020

Keluar dari RSUP NTB, Pendeta Yance Bagikan Pengalaman Pulih Hadapi Virus Korona

MATARAM– Dua pasien positif Korona asal NTB sembuh, Rabu (8/4). Dia adalah Pendeta  Yance Tonapa asal Kota Mataram dan Hj Yuyum Minwaroh asal Lombok Timur. Keduanya di boleh meninggalkan Ruang isolasi RSUP NTB.

Dalam video testimonial yang diunggah Humas NTB, Pendeta Yance membagi pengalaman  melewati masa-masa sulit melawan korona.  Dalam video itu  dia mengatakan, awalnya memang cemas. ”Tapi selama berada di ruang isolasi saya dapat keyakinan Covid-19 ini dapat disembuhkan,” katanya.

Dia disolasi selama 13 hari dengan tiga kali pengambilan sampel swab sampai akhirnya sembuh. ”Covid-19 bisa disembuhkan jika kita menjaga pikiran agar tidak stres,” ujar pria yang juga pendeta itu.

Selama isolasi, dia menghabiskan waktu membaca buku, berdoa, dan olahraga. Dia juga menjauhi pikiran-pikiran negatif dan bersikap tenang. ”Selama diisolasi semua petugas menjalankan tugas dengan baik,” katanya.

Motivasi yang diberikan petugas juga memberikan kekuatan bagi dirinya, sehingga imunitas tubuhnya tambah bagus. ”Saya hari ini bisa kembali ke rumah dan berjumpa dengan keluarga,” katanya.

Selama menjalani isolasi, dia juga banyak berolahraga sehingga cepat pulih. Kemudian beroda dan tidak membaca media sosial agar pikiran tenang. ”Saya mencari informasi yang tepat pada petugas medis di sini,” katanya.

Yance juga berpesan agar warga tidak menjadikan Covid-19 sebuah aib. ”Kalau mengalami gejala sesak nafas, batuk dan panas, datanglah ke tim kesehatan,” serunya.

Pendeta Yance sendiri merupakan pasien positif  korona keempat yang ditanganai RSUP NTB. Ia diduga terjangkit  setelah menghadiri pertemuan Gereja di Hotel Aston Bogor. Ia merupakan Pendeta GPIB Mupel Bali-NTB yang sedang bertugas di Mataram.

Hingga kemarin, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) yang masih dipantau 1.880 orang. Terjadi penambahan 70 orang dari sebelumnya. ”Bebas pemantauan 1.379 orang,” kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB Gede Putu Aryadi.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) yang masih diwasi 50  orang. Bertambah enam orang dari sebelumnya. ”Sementara PDP yang sembuh sebanyak 56 orang,” katanya.(ili/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Covid-19, Seleksi Alam, dan Pentingnya Alat Pelindung Diri

PEMERINTAH memutuskan agar masyarakat harus bisa berkompromi, hidup berdampingan dan berdamai, dengan Covid-19 agar tetap produktif. Suatu keputusan pasti mengandung suatu risiko. Pengambilan keputusan agar...

Pria di Dompu Dibacok Depan Istrinya Usai Salat Subuh

DOMPU-M Ali warga Desa Katua menjadi korban pembacokan usai salat subuh, Sabtu (23/5). Pria 45 tahun ini dibacok di depan istrinya. Korban mengalami dua luka...

Dua Tenaga Medis di Lombok Barat Positif Korona

GIRI MENANG-Dua orang tenaga medis di Lombok Barat (Lobar) terkonfirmasi positif korona. Saat ini, keduanya sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan dalam kondisi...

Kisah Tenaga Medis RSUD Selong harus Berlebaran di Ruang Isolasi Sambil Merawat Pasien Korona

SELONG – "Kami lebaran di sini saja. Selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir batin.’. Kalimat itu tertulis di dua lembar kertas putih....

Wabah Korona, Kemendagri Optimis Pilkada Serentak Tetap Digelar 9 Desember

JAKARTA--Pemerintah akhirnya menyampaikan sikapnya terkait nasib pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengusulkan agar pemungutan suara tetap dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Plt...

Sehari Bertambah 526 Orang, Korona di Indonesia Naik Menjadi 22.271 Kasus

JAKARTA--Terus Meningkat,  pasien positif Covid-19 di Indonesia masih mengalami peningkatan. Per Minggu (24/5) bertambah 526 kasus baru. Total pasien positif virus Korona di Indonesia...

Paling Sering Dibaca

Dalam Sehari, 10 Bayi dan Balita di Lombok Positif Terjangkit Korona

MATARAM—Jumlah bayi dan balita terjangkit korona di NTB terus bertamah. Jumat (22/5) kemarin sedikitnya lima bayi  dengan rentang usia satu sampai tujuh bulan positif...

Polres Mataram Tembak Komplotan Pembobol Mesin ATM

MATARAM-Jejak pelaku pembobol mesin ATM Wira alias Ceking dan Ibat alias Jarwo terhenti. Mereka diringkus tim opsnal Satreskrim Polresta Mataram, Kamis (21/5).   Mereka tertangkap di...

Siap-siap, Pendaftaran CPNS Lulusan SMA Dibuka 1 Juni

JAKARTA–Pemerintah mengumumkan tahun ini bakal membuka seleksi CPNS baru untuk lulusan SMA sederajat melalui jalur sekolah kedinasan. Kuotanya belum ditetapkan. Politeknik Keuangan Negara STAN,...

Malam Lebaran, Korona NTB Naik Jadi 474 Orang, Tidak Ada Tambahan Pasien Sembuh

MATARAM—Kasus positif korona di NTB kembali merangkak naik. Sabtu (23/5) Pemprov NTB mengumumkan 10 kasus positif baru. Hal ini merupakan hasil  pemeriksaan 73 sampel...

Mulai 1 Juni, Masuk ke Malaysia Dikenai Biaya Karantina Rp 7 Juta

JAKARTA--Dampak pandemi Covid-19, Malaysia memberlakukan aturan ketat. Semua orang yang memasuki Malaysia harus menanggung biaya karantina wajib dan menandatangani surat setuju untuk membayar. Tentunya...