alexametrics
Jumat, 29 Mei 2020
Jumat, 29 Mei 2020

UPDATE : Naik Dua Kali Lipat, Jumlah Pasien Positif Korona NTB Jadi 21 Orang

MATARAM—Jumlah Pasien positif korona  di NTB pada Kamis (9/4) malam terus meningkat signifikan. Kamis sore Laman Gugus Tugas Covid 19 pusat mengumumkan adanya penambahan enam orang positif.

Kamis malam Pemprov NTB mengumumkan penambahan lima kasus baru yang belum diumumkan pusat. Sehingga total penambahan kasus baru di NTB sebanyak 11 kasus baru. Jumlah ini membuat jumlah pasien positif korona di NTB membengkak  lebih dua kali lipat dari 10 kasus di hari Rabu (8/4) menjadi 21 kasus. Ini merupakan peningkatan tertinggi di masa darurat siaga korona ini di NTB.

“Berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan oleh Laboratorium Biomedis RSUD Provinsi NTB, Kamis tanggal 9 April 2020 pukul 17.30 kami telah menerima konfirmasi 11 PDP positif Covid 19,” ujar Ketua pelaksana Harian Gugus Tugas Covid 19 HL Gita Ariadi dalam siaran persnya Kamis malam.

“Terdiri dari 6 orang PDP positif yang sudah diumumkan  di website gugus tugas nasional dan 5 orang sudah mendapatkan notice pusat namun belum diumumkan,” tambahnya.

Dengan penambahan ini gita mengkonfirmasi  jumlah pasien positif Covid-19 dii NTB hingga Kamis malam  sebanyak 21 orang. Rinciannya dua orang meninggal dunia,  dua  orang telah sembuh dan pulang ke rumah masing-masing.

“Sedangkan 17 orang masih dalam perawatan dengan kondisi klinis semakin membaik, menunggu hasil tes negatif 2 (dua) kali untuk bisa dipulangkan” tambahnya.

Sebelumnya RSUP NTB mengumumkan dua pasien yang telah sembuh dan diizinkan pulang dari ruang isolasi. Yakni pasien dengan nomor 01, Hj Yuyum  asal Aikmel Lotim dan pasien nomor 04, Pendeta Yance Tanopa berdomisili di Kekalik Jaya, Mataram.

Berikut Rincian 11 kasus positif korona terbaru :

Pertama pasien nomor 11, berinisial N, laki-laki, usia 65 tahun, warga Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Pasien memiliki riwayat bepergian ke daerah terjangkit Covid-19 dalam 14 hari sebelum sakit. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tanjung.

Pasien nomor 12,  FBM, perempuan, usia 38 tahun, warga  Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak memiliki riwayat bepergian ke daerah terjangkit Covid-19. Memiliki riwayat kontak dengan orang yang baru pulang dari daerah terjangkit Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram.

Pasien nomor 13, LAB, laki-laki, usia 54 tahun, dari  Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pasien memiliki riwayat bepergian ke daerah terjangkit Covid-19 dalam 14 hari sebelum sakit. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Awet Muda Narmada dalam kondisi baik.

Pasien nomor 14, RM, laki-laki, usia 68 tahun,  warga Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Dalam 14 hari sebelum sakit.  Pasien memiliki riwayat kontak erat dengan Pasien nomor 04. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB.

Pasien nomor 15, MA, laki-laki, usia 51 tahun, warga Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien memiliki riwayat bepergian ke daerah terjangkit Covid-19 dalam 14 hari sebelum sakit. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak ada. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB.

Pasien nomor 16, SL, perempuan, usia 59 tahun,  asal Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat bepergian ke daerah terjangkit Covid-19 tidak pernah. Pasien memiliki kontak erat dengan pasien nomor 14. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dalam keadaan baik.

Pasien nomor 17,  KP, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien tidak memiliki riwayat bepergian ke luar NTB namun suami memiliki riwayat bepergian ke Bali dalam 14 hari terakhir sebelum pasien sakit. Riwayat kontak dengan pasien Positif Covid-19 tidak pernah.

Pasien nomor 18, YRW, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kota Mataram. Pasien memiliki riwayat pernah kontak dengan pasien Positif Covid-19 nomor 04. Riwayat bepergian ke luar NTB selama 14 hari sebelum sakit tidak pernah. Pasien meninggal setelah dirawat di RSUD Kota Mataram.

Pasien nomor 19, AS, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien memiliki riwayat perjalanan ke Makassar dalam 14 hari sebelum sakit. Riwayat kontak dengan pasien Positif Covid-19 tidak pernah. Saat ini kondisinya baik.

Pasien nomor 20, MZ, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Kecamatan Cakra Kota Mataram. Pasien memiliki riwayat perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dalam 14 hari sebelum sakit. Riwayat kontak dengan pasien positif Covid-19 tidak pernah. Saat ini dalam kondisi baik.

Pasien nomor 21,  D, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Monjok, Kota Mataram. Pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan Pasien nomor 05. Saat ini tinggal di Wisma Nusantara untuk karantina dan dalam kondisi baik.(ili/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gubernur NTB Tutup Bandara 1 Juni, Dishub : Tak Ditutup, Hanya Dibatasi!

MATARAM-Penutupan Bandara Internasional Lombok (BIL) yang diwacanakan Gubernur NTB H Zulkieflimansyah tak jadi kenyataan. “Tidak ada penutupan bandara, hanya pembatasan penumpang. Itu hanya salah...

Di Lombok Tengah, Korona Menyebar di Sembilan Kecamatan

PRAYA-Seluruh desa harus memperketat penjagaan wilayahnya masing-masing. Hingga Kamis (28/5) jumlah kasus positif korona di Lombok Tengah menjadi 41 orang. 23 diantaranya telah sembuh. ”Covid-19...

Tiga Pegawai PLTU Jeranjang Lombok Barat Positif Korona

GIRI MENANG-Klaster baru sebaran virus Korona muncul di Lombok Barat (Lobar). Tepatnya di PLTU Jeranjang,  Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. "Karena memang warga yang positif...

Wakil Direktur RSUD Kota Mataram Positif Terjangkit Korona

MATARAM-Tenaga kesehatan (nakes) harus secara ketat menjalankan protokol pencegahan Covid-19. Bukan saja ketika bekerja di rumah sakit. Tapi juga ketika pulang ke rumah. ”Jangan diremehkan....

Kamis 28 Mei, Korona NTB Hampir 600 Kasus, Siapkah Hadapi New Normal?

MATARAM—Ditengah upaya pemerintah memperkenalkan konsep new normal kasus positif korona di NTB  justru  belum menujukkan tanda-tanda penurunan. Kamis (28/5) pemprov NTB kembali mengumumkan adanya...

Penularan Korona Terhadap Anak di NTB, Kasus Terbanyak di Mataram

MATARAM-Kasus positif Covid-19 yang menimpa anak-anak kian mengkhawatirkan. Dari total 78 kasus di seluruh kabupaten kota di NTB, Kota Mataram menyumbang sekitar  30 kasus....

Paling Sering Dibaca

Siap-siap, Pendaftaran CPNS Lulusan SMA Dibuka 1 Juni

JAKARTA–Pemerintah mengumumkan tahun ini bakal membuka seleksi CPNS baru untuk lulusan SMA sederajat melalui jalur sekolah kedinasan. Kuotanya belum ditetapkan. Politeknik Keuangan Negara STAN,...

Mulai 1 Juni, Masuk ke Malaysia Dikenai Biaya Karantina Rp 7 Juta

JAKARTA--Dampak pandemi Covid-19, Malaysia memberlakukan aturan ketat. Semua orang yang memasuki Malaysia harus menanggung biaya karantina wajib dan menandatangani surat setuju untuk membayar. Tentunya...

67 Tenaga Medis NTB Positif Tertular Korona, Kasus Covid 19 Naik Jadi 537 Orang

MATARAM—Jumlah tenaga medis di NTB yang tertular virus korona.  Mereka tersebar di enam rumah sakit dan satu puskesmas di NTB. “67 tenaga kesehatan kita yang...

74 Anak-anak di NTB Positif Korona, Sebagian Besar Tertular dari Keluarga Dekat

MATARAM—Jumlah anak-anak di NTB tertular Covid 19 terus meningkat. Minggu (24/5) Dikominfotik NTB mencatat 72 anak-anak tertular Covid 19. Rinciannya 24 balita dan 48...

Di Tingkat Banding, Mantan Kadispar Lombok Barat Dihukum Lebih Berat

MATARAM-Mantan Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat (Lobar) Ispan Junaidi  bakal tinggal lebih lama dipenjara. Hakim banding yang diketuai I Dewa Made Alit Darma dan hakim...