alexametrics
Rabu, 12 Agustus 2020
Rabu, 12 Agustus 2020

Disiplinkan Masyarakat, Kapolres se NTB Kini Wajib Cek Lapangan

MASIH terjadinya masyarakat yang abai pada protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah direspon taktis Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal. Lulusan Akpol 1991 ini Rabu (8/7) langsung menginstruksikan seluruh Kapolres di NTB mengecek langsung kondisi lapangan dan mendisiplinkan masyarakat.

Instruksi tersebut disampaikan Kapolda saat menggelar apel udara pagi kemarin. Perhatian khusus diarahkan untuk Kota Mataram dan Lombok Barat, dua daerah zona merah dengan infeksi kasus positif Covid-19 paling parah di NTB.

Kepada Lombok Post, Kapolda menegaskan, setiap pagi seluruh Kapolres di NTB akan ditanya satu persatu terkait progress nyata apa yang dilakukan untuk menekan penyebaran Covid 19 di daerah masing-masing.

”Tadi pagi saya absen setiap Kapolres untuk turun langsung melihat kondisi di lapangan,” kata Kapolda.

Dia meminta seluruh Kapolres dan jajaran untuk lebih banyak turun ke lapangan. Terutama, ke tempat kerumunan banyak orang. ”Seperti pasar dan tempat-tempat lainnya,” kata dia.

Terus melakukan imbauan dan menegur setiap masyarakat yang tidak mematuhi protokol Covid-19. ”Imbauan dan teguran itu harus masif dilakukan,” ujarnya.

Saat ini, yang masih menjadi zona merah adalah wilayah Kota Mataram dan Lombok Barat. Dua daerah ini masih menjadi episentrum penyebaran Covid-19. ”Untuk itu perlu ada penanganan khusus untuk penanganan Covid-19 di dua daerah itu,” ungkapnya.

Dia berharap, positif Covid-19  setelah polisi all out turun ke lapangan terus menurun. ”Sehingga daerah zona merah ini bisa menjadi kuning. Yang kuning menjadi hijau,” harapnya.

Sementara itu, kemarin, Kapolresta Mataram Kombes Pol Guntur Herditrianto langsung turun ke lapangan. Dia turun bersama tim pemerintah Kota Mataram.

Antara lain melakukan pemantauan di beberapa pusat perbelanjaan dan pasar Kebon Roek di Ampenan. Dari hasil pantuan, masih ada masyarakat yang tidak menjalankan imbauan dan edaran protokol Covid-19.

”Masih banyak masyarakat yang tidak menjalankan penerapan sosial distancing dan penggunaan masker saat beraktivitas,” kata Guntur.

Pihaknya pun langsung memberikan teguran kepada masyarakat yang tidak menjalankan protokol Covid-19. Pedagang yang tidak menggunakan masker diminta kembali pulang kerumah. “Mereka kita bolehkan ke pasar setelah menggunakan masker,” ujarnya.

Ditegaskan, protokol Covid-19 harus dipatuhi semua masyarakat Kota Mataram. Mengingat, Kota Mataram merupakan daerah penderita covid-19 terbanyak di NTB. ”Kesadaran masyarakat sangat diperlukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19,” ujarnya. (arl/r2/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lawan Korona di Lombok tengah Lockdown Dusun Tetap Jadi Pilihan

Pencegahan penularan covid-19 di Lombok Tengah terus dilakukan pemkab. “Harapannya, jangan ada lagi yang positif,” kata sekretaris gugus tugas Covid-19 Murdi pada Lombok Post, Senin (10/8).

Kabar Baik, Pemerintah Izinkan Pengiriman TKI ke Luar Negeri

Pemerintah telah membuka peluang kerja bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Hanya saja, rekrutmen terbatas pada tenaga kerja terlatih sektor formal.

Tempat Hiburan di Lobar Tak Patuh Cegah Korona, Dewan : Segel Saja!

DPRD Lombok Barat (Lobar) memberi atensi penerapan protokol pencegahan covid. Terutama untuk tempat hiburan malam. ”Kami support penegak hukum dan pemerintah. Kalau ada yang membandel, segel saja,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lobar Indra Jaya Usman, Senin (10/8).

Pasangan Makmur-Ahda Tersandera SK PKB

MATARAM--Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda tersandera SK dukungan dari PKB. Tanpa PKB, pasangan ini kemungkinan besar tak bisa bertarung di Pilkada Kota Mataram.

FK Unram Prediksi Puncak Penularan Korona di NTB Bulan Ini

Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Mataram sempat memprediksi Bulan Agustus ini menjadi puncak pandemi Covid-19. Namun, trend Covid-19 justru perlahan menurun.

Bantu Siswa Belajar, Masjid Al-Falah Monjok Siapkan Internet Gratis

Inovasi Takmir Masjid Al-Falah Kelurahan Monjok patut ditiru. Terutama oleh takmir masjid di Kota Mataram. Karena, mereka menyiapkan internet gratis bagi siswa dan mahasiswa yang saat ini sedang menerapkan metode belajar dalam jaringan (daring).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks