alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Penyelundup Kambuh Lagi, Polres Lobar Sita 4.600 Benih Lobster

MATARAM-Unit tindak pidana tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Lombok Barat berhasil menggalkan penyelundupan benih lobster. ”Unit tipiter mengamankan benih lobster yang diangkut menggunakan mobil AVP dan rencananya lobster itu akan dibawa ke Nipah KLU,” kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Lombok Barat Iptu Ketut Sandiarsa, Rabu (7/7).

Penangkapan dilakukan Senin (6/7) pukul 22.00 Wita, di Jalan Raya Montong, Desa Montong, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat. Jumlah benih lobster yang disita 4.600 ekor yang kemas dalam 46 bungkus plastik bening.

Ia menerangkan, penangkapan bermula dari laporan masyarakat. Mobil Suzuki AVP warna hitam diduga mengangkut benih lobster dengan tujuan Lombok Utara. Senin malam, saat melintas di wilayah Desa Montong, anggota unit tipidter menyetop mobil tersebut.

Setelah diperiksa, polisi menemukan boks yang ditaruh di jok tengah mobil berisi benih lobster yang dibungkus menggunakan plastik bening. Pelaku berinisial TFQ, 38 tahun, seorang guru SD asal Kelurahan Kebun Sari, Ampenan, Kota Mataram bersama barang bukti digiring ke Polres Lombok Barat untuk diproses secara hukum.

Berdasarkan pengakuan pelaku, benih lobster tersebut rencana akan dibawa ke NZ, di Nipah KLU. Kepolisian kini tengah mendalani kasus tersebut.

Ketut Sandiarsa menambahkan, karena ada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 12 Tahun 2020, dan hasil koordinasi dengan karantina Lembar, lobster tersebut dikembalikan di habitatnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Yusron Hadi belum mengetahui kejadian tersebut. Namun ia sangat menyesalkan bila masih ada oknum yang berupaya menyelundupkan benih lobster. ”Sangat kita sesalkan, apalagi jika benar ia seorang guru PNS,” katanya.

Ia berharap pelaku diproses secara hukum dan aturan yang berlaku. ”Kami harap ke depan tidak ada lagi upaya-upaya penyelundupan seperti ini,” katanya.

Untuk meminimalisasi penyelundupan dan pelanggaran aturan, pemprov saat ini tengah menggodok rancangan peraturan gubernur (pergub) terkait benih lobster di NTB.

”Ini tidak lanjut dari Permen KP yang sudah mulai diterapkan,” katanya. (ili/ton/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks